Wakil Ketua Komisi III Pesimistis WNI Eks ISIS Bisa Dideradikalisasi

Wakil Ketua Komisi III Pesimistis WNI Eks ISIS Bisa Dideradikalisasi
Ilustrasi teroris ( Foto: Istimewa )
Markus Junianto Sihaloho / FMB Kamis, 6 Februari 2020 | 15:16 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Komisi III, Adies Kadir, menyatakan dirinya tak yakin Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mampu melakukan deradikalisasi dan mengembalikan nasionalisme para WNI mantan ISIS yang hendak pulang ke Indonesia.

"Saya tidak yakin, saya sebagai Anggota Komisi III tidak yakin. Orang yang melakukan kegiatan terorisme, yang dia terkontaminasi paham ISIS yang ada di Indonesia, melakukan teror-teror itu, yang sudah dihukum, itupun sudah sangat susah," kata Adies Kadir, Kamis (6/2/2020).

Sejauh ini, Adies mengaku pihaknya kerap melihat mantan pelaku teror yang dipengaruhi paham ISIS, justru kembali ingin melakukan teror.

"Apalagi orang-orang ini, 600 orang ya kurang lebih, dan masuk. Bayangkan kalau kita menerima tiba-tiba dia lihat situasi di negara kita menurut mereka masih tetap seperti yang tidak diinginkan, kemudian menyebarkan paham-paham itu ke masyarakat yang di tingkat bawah. Tentunya akan menjadi virus-virus yang berbahaya," ulas Adies.

Komisi III mempertanyakan kepastian jaminan deradikalisasi terhadap para mantan ISIS itu.

"Bagaimana jaminannya, siapa yang bertanggung jawab apabila orang ini terus kemudian melakukan hal-hal teror kembali? Apa BNPT mau bertanggung jawab? Makanya kami paham Pak Presiden sudah berhati-hati," ujar Adies.

Bagi Adies, dari 647 WNI yang hendak dipulangkan itu, ada 40 orang yang merupakan tahanan ISIS. Sehingga yang benar-benar ISIS adalah 607 orang.

"Kita tahu ISIS ini, kalau ada yang menyatakan virus ISIS ini lebih bahaya dari korona kalau masuk di sini," ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com