Mahfud Sebut Kasus Penolakan Gereja di Karimun Sudah Selesai

Mahfud Sebut Kasus Penolakan Gereja di Karimun Sudah Selesai
Mahfud MD. ( Foto: Antara )
Robertus Wardy / WBP Kamis, 13 Februari 2020 | 17:57 WIB

Jakarta, Beritasatu.com  - Menko Polhukam Mahfud MD menyebut kasus penolakan gereja di Karimun, Kepulauan Riau sudah selesai. Sudah ada kesepakatan bersama untuk penyelesaian masalah yaitu menunggu putusan pengadilan.

"Bicara kasus, kasus yang diributkan di media sosial (medsos), dimana itu, di Karimun. Itu sebenarnya udah enggak ada apa-apa. Udah selesai di sana," kata Mahfud usai menerima Ketua Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) di Kemko Polhukam, Jakarta, Kamis (13/2).

Kecam Pencabutan IMB Geraja Pantekosta di Bantul, PSI Beri Bantuan Hukum

Ia menjelaskan semua pihak sudah datang ke Menteri Agama (Menag). Mereka sudah sepakat ingin menyelesaikan secara bersama-sama dan menjaga perdamaian serta kerukunan. "Jadi itu sudah terjadi kesepakatan, antara semua pihak, pihak gereja, pihak bupati, pihak forum umat Islam. Pokoknya sudah datang ke kantor Menag tanggal 12 kemarin dan mereka sudah sepakat menjaga kondusivitas daerah sambil menunggu putusan Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Vox Point Indonesia Minta Pemerintah Selesaikan Kasus Gereja Karimun

Dia menyebut yang ribut hanya di medsos. Padahal kondisi di lapangan sudah aman. "Jadi Karimun, soal Minahasa juga sekaligus tadi dibahas. Masyarakat kondusif di sana. Yang ribut kan kadang kala di medsos saja. Seakan-akan mau gempa bumi. Kalau enggak percaya datang aja ke sana. Tadi bahkan kami lagi bicara dikirimi dari daerah sedang ada deklarasi damai di sana antara kelompok-kelompk gereja dan kelompok-kelompok umat bersama Pemda setempat dan seterusnya," tutur Mahfud MD.



Sumber: BeritaSatu.com