Ini Data Kasus Covid-19 di Tiga Matra TNI

Ini Data Kasus Covid-19 di Tiga Matra TNI
Ilustrasi Prajurit TNI (Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono)
Carlos KY Paath / FER Rabu, 15 April 2020 | 16:54 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi I DPR menggelar rapat secara virtual dengan panglima TNI, kepala Staf angkatan darat (Kasad), kepala staf angkatan laut (Kasal), dan kepala staf angkatan udara (Kasau), Rabu (15/4/2020). Pada kesempatan itu tiga kepala staf melaporkan data kasus Covid-19 di masing-masing matra.

Baca: Panglima TNI: 55 Orang di Mabes TNI Positif Covid-19

Kasad Jenderal Andika Perkasa mengatakan, terdapat 463 kasus positif Covid-19 di lingkungan TNI Angkatan Darat (AD).

"Pertama untuk personel Angkatan Darat yang menjadi korban maupun yang saat ini dirawat karena COVID-19 itu 463 orang. Sebanyak 285 di antaranya militer aktif dan 178 di antaranya PNS (pegawai negeri sipil)," ungkap Andika.

Andika menambahkan, empat orang meninggal dunia terdiri dari satu militer aktif, dan tiga PNS.

Baca: Personel Polda Metro Siaga 24 Jam di 158 Check Poin

Sementara itu, Kasal Laksamana Siwi Sukma Adji mengatakan di TNI Angkatan Laut (AL) ada 20 orang yang dinyatakan positif Covid-19.

"Keluarga besar TNI Angkatan Laut sampai hari ini, laporan yang kami terima bahwa saat ini ODP (orang dalam pemantauan) 97 orang, PDP (pasien dalam pengawasan) 32 orang, positif 20 orang," ucap Siwi.

Siwi menuturkan, satu militer aktif meninggal, sedangkan untuk purnawirawan lima orang. "Kemudian korban meninggal sampai saat ini tim TNI Angkatan Laut aktif selaku dokter ada satu orang, kemudian purnawirawan ada lima, dan keluarga besar tiga orang," ucap Siwi.

Baca: Wagub Riza Patria Siap Bantu Anies Tangani Covid-19

Kasau Marsekal Yuyu Sutisna menyatakan, sebanyak 346 anggota TNI Angkatan Udara (AU) dari militer aktif, keluarga, dan PNS kini berstatus ODP. Berikutnya terdapat 23 orang berstatus PDP. Kasus positif Covid-19 berjumlah 25 orang dari militer, satu orang dari PNS, dan delapan orang dari keluarga.

"Dari yang positif, yang meninggal dua orang dari militer aktif, dan dua orang sembuh," kata Yuyu.



Sumber: BeritaSatu.com