Penjaga Langit, Permainan Interaktif Berhadiah dari Kohanudnas untuk Pelajar

Penjaga Langit, Permainan Interaktif Berhadiah dari Kohanudnas untuk Pelajar
Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas) Marsda Imran Baidirus. (Foto: Istimewa)
Asni Ovier / AO Selasa, 12 Mei 2020 | 13:37 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Dalam upaya mendukung anjuran pemerintah untuk tinggal di rumah dan sekaligus menindaklanjuti perintah Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto agar seluruh jajaran TNI berkontribusi aktif membantu pemerintah dalam pandemi Covid-19, Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) membuat permainan interaktif berhadiah untuk anak-anak SMP, SMA, dan perguruan tinggi yang dinamai "Penjaga Langit".

Untuk tahap awal, permainan "Penjaga Langit" ditujukan untuk anak-anak SMP dan dilaksanakan setiap hari Kamis. Konten permainan ini bervariasi dan bersifat sangat mendidik, karena membangun semangat cinta tanah, air, udara, bangsa, dan negara.

Oleh karena itu, materi permainannya juga terkait dengan santiaji keudaraan, sehingga peserta permainan dapat lebih mengenal tugas-tugas TNI AU. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memberi apresiasi, mendukung, dan merestui permainan ini.

Demikian dijelaskan oleh Panglima Kohanudnas (Pangkohanudnas) Marsda Imran Baidirus melalui rilisnya di Jakarta, Selasa (12/5/2020). Hadiah yang disediakan berupa kuota data untuk 50 anak @Rp 100.000, 20 anak @150.000, dan 10 anak @200.000. Untuk mengikuti permainan ini, para calon peserta harus melakukan registrasi dengan cara follow Twitter https://twitter.com/penjagalangit62?s=08 atau Instagram https://www.instagram.com/p/CAAGoirJNe8/?igshid=150kef3i6e5nm.

Menurut Imran Baidirus, untuk pertama, permainan ini akan dimulai pada Kamis (14/5/2020) dan waktu permainan akan disamakan, yakni pukul 13.00 WIB. Hal ini mengingat "Penjaga Langit" ditujukan untuk anak-anak SMP di seluruh Indonesia,

“Kita tidak tahu pandemi ini akan berakhir kapan. Namun, untuk mendukung imbauan pemerintah, kami melihat anak-anak SMP dan SMA perlu diisi dengan permainan interaktif sesuai dengan, salah satunya, karakter milenial. Jika dipandang perlu kami akan siapkan permainan untuk siswa SMA dan juga mahasiswa. Permainan interaktif ini akan dilaksanakan setiap hari Kamis,” ujar Imran Baidirus.

Menurut Pangkohanudnas, permainan bertujuan untuk membangun semangat patriotisme dan nasionalisme di kalangan anak-anak. "Penjaga Langit" sebagai nama permainan sebenarnya untuk menjelaskan kepada generasi milenial, yang merupakan generasi masa depan bangsa pada tahun emas 2045 nanti.

Generasi milenial, ditegaskannya, harus mengerti bahwa Indonesia terdiri atas tanah, air dan udara, di mana Kohanudnas bertugas sebagai penjaga udara nasional.

“Kami sudah menginformasikan permainan ini melalui media sosial dan media mainstream. Kami berharap bahwa hingga waktunya, permainan ini diminati oleh anak-anak SMP seluruh Indonesia. Yang tinggal di pelosok, di daerah terpencil, selama ada sinyal, diharapkan ikut serta permainan ini,” kata Imran Baidirus.

Untuk dapat bermain, demikian ujar orang nomor satu di Kohanudnas itu, semua calon peserta harus melakukan registrasi dahulu. Karena permainan ini untuk memupuk sifat ksatria dan jujur, siswa–siswa SMP itu akan mengikuti permainan dengan mandiri. Oleh karena itu, Kohanudnas mendesain registrasi dengan mensyaratkan kartu pelajar.

Permainan ini berbentuk tanya jawab pengetahuan umum, mulai dari Covid-19, nama pahlawan, peta buta, lagu daerah, tari daerah, tokoh negara, pejabat, geografi, nama-nama pesawat, dan juga lagu-lagu kebangsaan. Keseluruhan soal ada 50 buah dengan waktu jawab selama 60 menit.

“Kami ingin anak-anak juga memiliki pengetahuan tentang wawasan Nusantara, pertahanan negara, dan juga kebangsaan. Masa depan Indonesia terletak pada keberhasilan kita mendidik dan menanamkan nilai-nilai luhur bangsa kepada generasi-generasi baru dengan menggunakan bahasa mereka,” tegas Imran Baidirus.



Sumber: BeritaSatu.com