Ikut Perangi Covid-19, BIN Berkontribusi Menyelamatkan Bangsa

Ikut Perangi Covid-19, BIN Berkontribusi Menyelamatkan Bangsa
Mobile Laboratorium Covid-19 milik Badan Intelijen Negara (BIN). ( Foto: Istimewa )
Asni Ovier / AO Sabtu, 23 Mei 2020 | 17:30 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah mengerahkan seluruh instansi dan lembaga untuk ikut mencegah penyebaran Covid-19 di Tanah Air, salah satunya dengan melibatkan Badan Intelijen Negara (BIN). Bersama TNI dan Polri, BIN menjadi garda strategis dalam menghadapi virus corona yang mulai merebak pada awal Maret 2020 lalu.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan BIN adalah menyiapkan laboratorium rapid test untuk masyarakat, melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah titik keramaian, hingga memberikan edukasi akan bahaya Covid-19. Peran BIN tersebut diapresiasi pengamat intelijen Ridlwan Habib.

Dikatakan, tindakan BIN untuk ikut menangani Covid-19 tidak menyalahi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) intelijen. Sebab, pelibatan lembaga negara intelijen ini sudah berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. “Jadi, saling melengkapi, yang utama masyarakat jadi terbantu,” ujar Ridlwan di Jakarta, Sabtu (23/5/2020).

Apalagi, ujarnya, Covid-19 sudah masuk kategori ancaman nasional dan di sinilah peran BIN untuk menangkalnya. Virus corona jika tidak ditangani serius akan menjadi ancaman ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat.

Ridlwan pun berpendapat, hasil analisis BIN terkait siklus pandemi dan peramalan jumlah korban juga sangat bermanfaat bagi negara. “Tugas intelijen selain memprediksi masa depan, juga melakukan upaya pencegahan ancaman,” ujar alumnus S2 Kajian Strategi Intelijen Universitas Indonesia tersebut.

Langkah Kepala BIN Budi Gunawan yang merangkul relawan Sandiaga Uno juga dinilai tepat. “Di saat wabah seperti ini Indonesia perlu kompak. Sisa-sisa pilpres yang sudah lama berlalu harus ditinggalkan. Langkah Pak BG itu strategis dan taktis bagi masa depan Indonesia,” katanya.

Ridlwan mengatakan, cara BIN terjun langsung sebagai garda depan penanganan Covid-19 belum pernah dilakukan lembaga intelijen lain di dunia. “Jadi, intelijen sebagai organisasi boleh dan sah muncul ke permukaan ketika ada situasi darurat, seperti pandemi Covid-19 ini. Langkah BIN ini sudah benar,” ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com