Makanan Khas Indonesia yang Nyaris Punah Hadir di FJB 2019
INDEX

BISNIS-27 510.733 (-2.02)   |   COMPOSITE 5813.99 (7.01)   |   DBX 1076.27 (11.17)   |   I-GRADE 169.305 (0.13)   |   IDX30 499.8 (-1.59)   |   IDX80 132.38 (-0.35)   |   IDXBUMN20 374.254 (1.36)   |   IDXG30 135.455 (-0.25)   |   IDXHIDIV20 450.5 (-1.27)   |   IDXQ30 146.053 (-0.55)   |   IDXSMC-COM 250.881 (1.39)   |   IDXSMC-LIQ 309.077 (0.48)   |   IDXV30 131.098 (0.06)   |   INFOBANK15 988.482 (2.72)   |   Investor33 429.242 (-1.18)   |   ISSI 170.543 (-0.34)   |   JII 620.021 (-3.98)   |   JII70 214.017 (-1.12)   |   KOMPAS100 1185.8 (-1.14)   |   LQ45 922.358 (-2.25)   |   MBX 1613.53 (-0.18)   |   MNC36 321.576 (-1)   |   PEFINDO25 321.335 (-3.56)   |   SMInfra18 295.407 (1.15)   |   SRI-KEHATI 367.139 (-0.82)   |  

Dukung Regenerasi Pelestarian Kuliner Asli Indonesia

Makanan Khas Indonesia yang Nyaris Punah Hadir di FJB 2019

Minggu, 17 Maret 2019 | 06:50 WIB
Oleh : Happy Amanda Amalia / PYA

Jakarta, Beritasatu.com – Tahukah Anda bahwa ada 10 makanan khas Indonesia yang sudah langka dan terancam punah? Kesepuluh makanan itu adalah Bubur Ase Mpo Neh, Sate Kuah Pak H. Diding, RM Cep Udin Angeun Lada di Pandeglang, Banten; Rujak Sayur Asin Surabaya, Brongkos Kepala Kambing Temanggung, Pindang Cengcoang Tangerang, Mie Kopyok Semarang, Garang Masak Solo, Orem-orem Malang, dan Cungkring Pak Jumat di Bogor.

Namun, para pecinta kuliner yang penasaran dengan makanan asli Indonesia yang langka ini masih bisa menemukan tiga dari 10 makanan Indonesia yang terancam punah di Festival Jajanan Bango (FJB) 2019, yakni Bubur Ase Mpo Neh, Soto Tangkar & Sate Kuah Pak H Diding, dan Cungkring Pak Jumat.

Festival Jajanan Bango 2019 yang digelar pada 16-17 Maret di area parkir Squash, Gelora Bung Karno (GBK) tersebut mengusung tema “Kelezatan Asli, Lintas Generasi” yang menyajikan kelezatan asli dari seluruh Indonesia dengan misi mulia untuk mendorong para penjaja kuliner agar terus melanjutkan regenerasi pelestarian kuliner Indonesia.

Foods Director PT Unilever Indonesia Tbk Hernie Raharja mengungkapkan bahwa kecap Bango mempunyai misi sosial untuk melestarikan dan memajukan kuliner Indonesia, dengan cara membantu mempopulerkan serta mensejahterakan penjaja makanan tradisional dan ontentik Indonesia, salah satunya lewat pelaksanaan Festival Jajanan Bango.

“Tahun ini, FJB 2019 kami gelar untuk mengedepankan pentingnya eksistensi dan peranan para penjaja kuliner lintas generasi agar #KelezatanAsli kuliner Indonesia dapat terus diapresiasi dan dinikmati hingga nanti. Di antara lebih dari 80 penjaja kuliner yang kami persembahkan untuk menyajikan aneka ragam kuliner otentik Nusantara, kami mendedikasikan sebuah area khusus bagi 10 penjaja kuliner lintas generasi yang telah membuktikan tekadnya untuk melanjutkan regenerasi pelestarian kuliner asli Indonesia,” ujarnya dalam konferensi pers pembukaan FJB 2019, Sabtu (16/3), di Jakarta.

Masih dalam semangat untuk mendorong regenerasi, tahun ini Bango menghadirkan tiga penjaja kuliner langka di tengah FJB 2019, yaitu Bubur Ase Bu Neh, Sate Kuah Pak H Diding, dan Cungkring Pak Jumat. Melalui kehadiran mereka, para pecinta kuliner dapat mengenal ragam kuliner Indonesia yang kini semakin langka sekaligus menunjukkan apresiasi terhadap jasa para penjaja makanan yang berperan besar dalam menjaga kuliner Indonesia dari kepunahan.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat mereka dalam menjaga dan melestarikan kelezatan asli kuliner Indonesia, di kesempatan ini Bango memberikan dukungan sebesar Rp50 juta kepada masing-masing penjaja kuliner langka tersebut.

Ada pun peruntukannya akan disesuaikan dengan kebutuhan mereka agar usaha kulinernya dapat terus berkembang sehingga berpotensi untuk diwariskan ke generasi berikutnya dan dapat dinikmati lintas generasi. Bango juga akan memberikan dukungan dalam bentuk promosi di media offline dan online untuk membantu memperkenalkan kuliner langka tersebut ke masyarakat.

Bango juga selalu bermitra dengan berbagai pihak, termasuk dengan pemerintah sebagai bentuk kolaborasi dalam memajukan pamor kuliner lokal di tingkat nasional maupun dunia. Kali ini, FJB 2019 mendapat dukungan penuh dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia (RI) karena sejalan dengan program pemerintah untuk memfasilitasi upaya promosi para penjaja kuliner Indonesia sebagai bagian dari pelaku usaha kecil menengah.

Melalui promosi penjaja kuliner secara masif seperti di FJB 2019 maka pertumbuhan industri kuliner dipercaya akan menjadi lebih pesat, karena penjaja kuliner memegang peranan penting dalam menopang kemajuan industri ini.

Dukungan lainnya juga kembali diberikan oleh Kementerian Pariwisata RI. Sebagai pionir festival kuliner Nusantara, FJB dipandang mampu memaksimalkan kiprah dan peran serta para penjaja kuliner asli Indonesia dalam mendorong kemajuan industri pariwisata Tanah Air.

Tetapi tidak hanya untuk mempromosikan kekayaan warisan kuliner Nusantara, di saat yang bersamaan FJB juga berperan nyata dalam mendorong agar kelezatan asli kuliner Indonesia terus lestari dan dicintai dari generasi ke generasi.

Sementara itu, sebagai salah satu highlight dari FJB 2019 adalah Galeri #KelezatanAsli Lintas Generasi. Di galeri ini para pencinta kuliner bisa mendapatkan pengetahuan luas mengenai #KelezatanAsli kuliner Indonesia dan pentingnya regenerasi penjaja kuliner agar makanan Indonesia bisa terus dinikmati lintas generasi melalui berbagai instalasi dan aktivitas yang interaktif.



Sumber:Investor Daily


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Akulaku Dorong Inklusi Keuangan Lewat Karnaval

KarnavAL Akulaku menjadi strategi perusahaan untuk mendekatkan diri dengan rekanan dan konsumen.

GAYA HIDUP | 16 Maret 2019

Pameran Komik dan Mainan Terbesar Kembali Hadir di Jakarta

The Jakarta 15th Toys & Comics Fair 2019 menjadi ajang komunitas mainan dan komik untuk saling bertemu.

GAYA HIDUP | 16 Maret 2019

Pikat Wisatawan Rusia, Indonesia Ikuti Pameran Pariwisata di Moskwa

Pada 2018, 1,22 juta warga Rusia melakukan perjalanan ke Thailand dan 556.000 orang ke Vietnam, sementara ke Indonesia sebanyak 125.697 orang.

GAYA HIDUP | 16 Maret 2019

Kedai Tekote Sajikan Kekayan Minuman Tradisional

Sarirasa Group kini kembali membuka sebuah restoran bernama Tekote yang khusus menjual menu minuman tradisional sebagai pelengkap restoran Tesate.

GAYA HIDUP | 15 Maret 2019

Kempar Gelar Festival Bahari Bertajuk Sail Nias 2019

Penyelenggaraan Sail Nias 2019 yang direncanakan akan berlangsung selama tiga bulan pada Juli-September 2019

GAYA HIDUP | 15 Maret 2019

Golden Rama Tour and Travel Gelar Pameran Wisata di Lippo Mall Puri

Pameran bertajuk Travel Fair Golden Rama Experience Travel (Extra) 2019 di Atrium 2 Lippo Mall Puri, Kembangan, 15-17 Maret 2019.

GAYA HIDUP | 15 Maret 2019

Investasi Waralaba Baba Rafi Kini Bisa Dikredit

Baba Rafi menggandeng Adira Finance untuk memberikan kemudahan bagi calon investor.

GAYA HIDUP | 15 Maret 2019

Calon Barista Dapat Pelatihan Gratis dari Kopi Abah

Kopi Abah memfasilitasi para anak muda milenial untuk berkarya dan mengasah skill.

GAYA HIDUP | 15 Maret 2019

Culture Royale Perkenalkan Venue Mewah Samisara

Samisara menjadi fasilitas ballroom mewah terbaru di kawasan Jakarta Selatan.

GAYA HIDUP | 14 Maret 2019

Afgan Syahreza Selalu Teliti Memilih Mode

Afgan mengaku telah menemukan gaya yang terlihat cocok dengan kepribadianya.

HIBURAN | 13 Maret 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS