Pola Belajar Online Pelajar di Indonesia Masih Rendah
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Data Quipper Indonesia

Pola Belajar Online Pelajar di Indonesia Masih Rendah

Kamis, 2 Mei 2019 | 23:21 WIB
Oleh : Happy Amanda Amalia / PYA

Jakarta, Beritasatu.com – Dalam Gebyar Hari Pendidikan Nasional yang digelar oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (RI) pada 26 April - 2 Mei 2019, Menteri Pendidikan Muhadjir Effendy menegaskan bahwa fokus pemerintah saat ini adalah membangun sumber daya manusian (SDM) yang berkualitas dan berkarakter.

Dalam hal ini, Pemerinta Indonesia tengah berupaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui perbaikan sistem pendidikan. Namun, jika melirik sistem pendidikan yang berlaku di negara maju, ada banyak perbedaan yang dapat menjadi cermin untuk mendongkrak kualitas pendidikan di Indonesia.

Semisal di Jepang di mana pemerintahnya menyiapkan pusat pengembangan profesi guru dengan sistem pendidikan yang sudah merata dan terkontrol sangat baik di tiap daerah.

Sedangkan Finlandia menerapkan sistem sekolah tanpa memberikan pekerjaan rumah (PR) bagi siswanya. Hal tersebut dilakukan agar anak dapat mengeksplorasi hal lain di sekitarnya guna mengasah keterampilan soft skill setelah kegiatan sekolah usai. Jam sekolah yang berlaku pun tidak lebih dari 5 jam per hari.

Bagaimana dengan Indonesia? Jika dibandingkan dengan Finlandia, pelajar di Indonesia harus menghabiskan waktu 7 jam per hari di sekolah. Waktu tersebut belum termasuk kegiatan ekstrakurikuler, les tambahan, dan mengerjakan PR di rumah. Jika mengacu pada peringkat PISA Reading Score, Indonesia menduduki peringkat ke 64 dari 70 negara.

Meskipun telah melewati berbagai macam pergantian kurikulum, nyatanya sistem pendidikan yang berlaku selama ini masih belum memberikan output yang maksimal. Indeks Pembangunan Manusia Indonesia berdasarkan data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) 2018 masih menempati urutan 116 dari 189 negara dalam kategori medium human development.

Berdasarkan data yang dihimpun Quipper Indonesia – sebagai perusahaan teknologi pendidikan – dari pengguna aktif layanan Quipper untuk tahun ajaran 2018/2019, terlihat kebiasaan belajar siswa di Indonesia dengan mengikuti sistem pendidikan yang berjalan saat ini:

1. Siswa hanya mampu menonton video pembelajaran 100 menit dalam sepekan atau rata-rata 15 menit setiap hari.
2. Matematika merupakan subjek yang paling banyak ditonton karena dianggap sebagai pelajaran paling sulit
3. Pelajar cenderung menyukai sistem kebut semalam dalam belajar menghadapi ujian

Jika melihat dari pola belajar daring (online) tersebut maka tidak heran jika peringkat PISA Indonesia saat ini masih tergolong rendah, khususnya pada pelajaran matematika.

Bahkan, dalam skor PISA 2016, kemampuan penguasaan matematika dasar pelajar di Indonesia masih terbilang rendah, yaitu berada di urutan 63 dari 70 negara.

Kemudian dari 10 mata pelajaran pokok yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Fisika, Kimia, Biologi, Sejarah, Ekonomi, Geografi dan Sosiologi, terbukti Matematika merupakan pelajaran yang paling banyak ditonton dengan presentasi 20%. Disusul dengan Biologi 13%, Fisika 12% dan 7 pelajaran sisanya hanya ditonton masing-masing kurang dari 10%.

Perbedaan persentase tayangan video yang cukup signifikan antara Matematika dan 9 pelajaran lainnya menunjukkan, bahwa Matematika masih dianggap sebagai mata pelajaran yang paling sulit oleh pelajar tingkat sekolah menengah atas (SMA) di Indonesia.

Jika mengacu kepada skor PISA yang masih tergolong rendah, namun berangsur-angsur meningkat setiap tahunnya, peningkatan kualitas SDM bukanlah beban pemerintah semata. Orangtua, sekolah, guru dan para pemain di industri pendidikan harus bekerjasama untuk meningkatkan kualitas SDM.

Sementara itu, sebagai perusahaan edukasi berbasis teknologi, Quipper pun berkomitmen untuk menyediakan pendidikan berkualitas di Indonesia dan mendukung pemerintah dalam peningkatan SDM yang berkualitas dan berkarakter melalui berbagai layanan yang dimiliki, baik itu Quipper Video, Quipper School, Quipper Video Masterclass dan Quipper Campus.



Sumber:PR


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Menteri LHK Ajak Dubes ASEAN Melihat Kemampuan BMKG

Kita ajak Sekjen dan Dubes ASEAN melihat kapasitas dan kemampuan Indonesia khususnya BMKG dalam pemantauan dan pengendalian asap dan kebakaran hutan.

NASIONAL | 2 Mei 2019

Sejumlah Tokoh di Majalengka Apresiasi Pelaksanaan Pemilu 2019

Pelaksanaan pemilu 2019 di Majalengka dinilai sangat transparan, jujur, adil dan demokratis.

NASIONAL | 2 Mei 2019

ReJo: Pertemuan Jokowi-AHY Sinyal Kuat Koalisi

Saya yakin hal tersebut sebagai sinyal kuat, bahwa Partai Demokrat akan merapat ke Jokowi.

NASIONAL | 2 Mei 2019

Kemsos Bekali Kemampuan Khusus Pendamping Disabilitas

Masih banyak fasilitas dan akses pelayanan publik yang belum ramah disabilitas.

NASIONAL | 2 Mei 2019

13 Petugas Beserta Kalapas Narkotika Nusakambangan Dicopot

Kalapas Narkotika Nusakambangan dinilai lalai karena tidak mampu mengendalikan anak buahnya.

NASIONAL | 2 Mei 2019

Universitas Pancasila Lepas Lulusan Adaptif dan Inovatif Berkarakter Pancasilais

Universitas Pancasila dalam usia menjelang 53 tahun (berdiri 28 Oktober 1966) telah meluluskan sekitar 59.035 sarjana.

NASIONAL | 2 Mei 2019

Pelindo III Gelar Simulasi Pengamanan Unjuk Rasa di Pelabuhan

Pelindo III berkomitmen menerapkan pengamanan pelabuhan dan fasilitasnya sesuai standar internasional.

NASIONAL | 2 Mei 2019

23 SMK di Jateng Jadi Percontohan Program Anti Korupsi

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan saat ini sudah ada 23 SMK di Jateng menjadi percontohan atau pilot project program ini.

NASIONAL | 2 Mei 2019

Laznas BMM Luncurkan Program Beasiswa Sarjana Muamalat

Sasaran utama program beasiswa ini yaitu mahasiswa yang berasal dari keluarga dhuafa dan berprestasi.

NASIONAL | 2 Mei 2019

Markas Polres Lampung Selatan Musnah Terbakar

Aktivitas di Polres Lampung Selatan untuk sementara dipindahkan ke salah satu gedung pemerintah kabupaten.

NASIONAL | 2 Mei 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS