Perkuat SDM Industri, Kemenperin Usulkan Anggaran Rp 2,5 Triliun
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Perkuat SDM Industri, Kemenperin Usulkan Anggaran Rp 2,5 Triliun

Senin, 17 Juni 2019 | 20:58 WIB
Oleh : Leonard AL Cahyoputra / HK

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah mengusulkan kepada Komisi VI DPR RI mengenai tambahan anggaran sebesar Rp 2,89 triliun untuk membiayai beberapa program prioritas pada tahun 2020. Anggaran terbesar akan disalurkan pada pelaksanaan program pengembangan sumber daya manusia (SDM) industri yang mencapai Rp 2,51 triliun.

“Salah satu fokus kami nanti memang pengembangan SDM industri. Apalagi, kami telah memiliki satuan kerja baru, yaitu Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI),” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto usai rapat kerja dengan Komisi VI DPR tentang pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Lembaga (RKA KL) serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tthun 2020 di Jakarta, Senin (17/6/2019).

Menperin menjelaskan, pemerintah telah memilih program peningkatan kualitas SDM menjadi agenda selanjutnya setelah gencar membangun infrastruktur secara masif pada periode pertama. Langkah ini guna mengambil peluang dari momentum bonus demografi yang sedang dinikmati oleh Indonesia.

“Jadi, sesuai yang telah dibahas di rapat kabinet, yakni agar peningkatan kompetensi SDM bisa lebih diutamakan. Selain kami sudah dorong melalui program pendidikan vokasi industri di tingkat SMK, kami akan pacu lagi melalui fasilitasi pembangunan politeknik,” papar dia.

Terkait akselerasi program pendidikan vokasi tersebut, pemerintah sudah menuangkannya di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJM) 2020-2024, dengan target penambahan 500 politeknik yang link and match dengan industri. Kemenperin juga sedang membangun Pusat Inovasi dan Pengembangan SDM Industri 4.0 di Jakarta.

“Pembangunan industri nasional ke depan, tentunya memerlukan ketersediaan SDM yang kompeten guna memacu produktivas dan daya saing. Apalagi, tenaga kerja industri yang dibutuhkan sekarang semakin spesifik,” ujar Airlangga.



Sumber:Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

MNC Vision Networks Bidik Dana IPO Rp 855 Miliar

IPO ini merupakan langkah strategis perseroan guna memperkuat struktur permodalan.

EKONOMI | 17 Juni 2019

IPO, Inocycle Technology Bidik Dana Segar Rp 304 Miliar

Keunggulan dibandingkan pesaing karena merupakan bagian dari Group Hilon Indonesia yang berpengalaman selama 30 tahun dalam industri pengolahan plastik.

EKONOMI | 17 Juni 2019

Rilis Obligasi Rp 500 M, J Resources Tawarkan Kupon 11%

Hingga kuartal I-2019, penjualan mencapai US$ 64,02 juta.

EKONOMI | 17 Juni 2019

Di Tokyo, Jonan Bertemu Eks PM Fukuoda

Jonan berada di Jepang untuk menuntaskan kerja sama pengelolaan Blok Masela.

EKONOMI | 17 Juni 2019

Ini Pesawat Terbaru Airbus, Bisa Tempuh Arab-Bali Nonstop

Pesawat ini sudah mendapat pesanan hampir 200 unit dalam satu pekan saja.

EKONOMI | 17 Juni 2019

Rupiah Ditutup Melemah ke Kisaran Rp 14.300

Rupiah berada di level Rp 14.336,5 per dolar AS atau terdepresiasi 11,5 poin (0,08 persen).

EKONOMI | 17 Juni 2019

IHSG Ditutup Melemah 1% ke 6.190,5

IHSG melemah 1 persen (59,75 poin) ke kisaran 6.190,52.

EKONOMI | 17 Juni 2019

HK Metals Targetkan Produksi Alumunium Naik 2 Kali Lipat

Perseroan sudah melakukan ekspor ke Amerika Serikat (AS) dan Belanda.

EKONOMI | 17 Juni 2019

Sesi I, IHSG Terkoreksi 19 Poin ke 6.230

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,3 persen (19,41 poin) ke kisaran 6.230,86.

EKONOMI | 17 Juni 2019

Siang Ini, Rupiah Melemah ke Kisaran Rp 14.350

Rupiah berada di level Rp 14.350 per dolar AS atau terdepresiasi 25 poin (0,17 persen).

EKONOMI | 17 Juni 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS