SNI Wajib Dongkrak Daya Saing Baja Lokal
INDEX

BISNIS-27 506.098 (-2.99)   |   COMPOSITE 5701.03 (-21.78)   |   DBX 1035.29 (4.23)   |   I-GRADE 166.318 (-0.13)   |   IDX30 494.279 (-1.96)   |   IDX80 129.716 (-0.63)   |   IDXBUMN20 362.653 (1.11)   |   IDXG30 134.441 (-1.2)   |   IDXHIDIV20 440.988 (-0.91)   |   IDXQ30 143.821 (-0.06)   |   IDXSMC-COM 242.747 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-2.64)   |   IDXV30 122.829 (0.78)   |   INFOBANK15 978.195 (1.48)   |   Investor33 426.909 (-3.32)   |   ISSI 166.986 (-1.24)   |   JII 611.564 (-6.71)   |   JII70 209.726 (-1.98)   |   KOMPAS100 1161.89 (-6.87)   |   LQ45 907.882 (-4.42)   |   MBX 1586.58 (-7.86)   |   MNC36 318.65 (-2.24)   |   PEFINDO25 310.515 (-0.4)   |   SMInfra18 285.156 (1.39)   |   SRI-KEHATI 364.469 (-1.96)   |  

SNI Wajib Dongkrak Daya Saing Baja Lokal

Rabu, 2 September 2020 | 17:28 WIB
Oleh : Leonard AL Cahyoputra / HK

Jakarta, Beritasatu.com - Asosiasi Industri Besi dan Baja Indonesia (Indonesian Iron and Steel Industry Association/IISIA) mengapresiasi program substitusi impor melalui penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib yang diinisiasi oleh Kementerian Perindustrian. Sebab, hal itu diyakini akan mendongkrak daya saing industri logam di Tanah Air serta melindungi pasar domestik dari serbuan produk impor.

“Kami berkomitmen untuk aktif berkontribusi dan bersinergi dengan Kemenperin dalam rangka menyukseskan program substitusi impor di sektor industri besi dan baja,” kata Ketua Umum IISIA Silmy Karim di Jakarta, belum lama ini.

Menurut Silmy, salah satu wujud implementasinya, IISIA dan Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah menandatangani kerja sama mengenai pemanfaatan data SNI Produk Baja pada aplikasi BSN untuk dapat digunakan dalam website IISIA dan terkait pengembangan SNI Produk Baja.

“Kerja sama antara asosiasi dan pemerintah telah dilakukan dalam pengembangan dan penerapan SNI khususnya dalam melindungi keselamatan pemakai produk baja, menciptakan kondisi bisnis yang adil bagi pelaku industri, melindungi industri nasional dari impor produk baja, serta mendukung daya saing industri baja nasional baik untuk memenuhi pasar domestik maupun internasional,” papar dia.

Kepala BSN Kukuh S. Ahmad menyampaikan, pihaknya siap menjadi bagian dari pemangku kepentingan untuk mendukung penguatan industri baja nasional melalui penguatan SNI baja. “Standar pada dasarnya bersifat sukarela dalam fungsinya sebagai acuan bagi produk yang akan memasuki pasar. Sedangkan regulasi teknis bersifat wajib, sehingga menjadi persyaratan bagi produk yang akan memasuki pasar,” jelas dia.

Dengan penetapan regulasi teknis, dia menegaskan, produk yang boleh memasuki pasar adalah yang sesuai dengan spesifikasi pada standar, sedangkan yang tidak sesuai spesifikasi tidak boleh memasuki pasar. Kukuh juga mengemukakan komitmen BSN untuk bersinergi dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin dalam melakukan simplifikasi penyusunan SNI menjadi lebih cepat.

Kepala BPPI Kemenperin Doddy Rahadi mengemukakan, pemberlakuan SNI tidak terbatas pada produk besi dan baja saja serta tidak hanya sebagai trade barrier untuk membendung impor semata, namun juga untuk meningkatkan mutu dan daya saing produk industri baja dalam negeri.

Selain itu, meningkatkan perlindungan kepada konsumen, pelaku usaha, tenaga kerja, dan masyarakat lainnya baik dalam rangka keselamatan, keamanan, kesehatan maupun pelestarian fungsi lingkungan hidup (K3L), serta mewujudkan persaingan usaha yang sehat. (leo)



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ditinggal Dirut dan Direksinya ke BNI, Bank Mandiri Tetap Bersyukur

“Meskipun dengan berat hati...kami tetap bersyukur karena talenta Bank Mandiri kembali dipercaya untuk memperkuat bank BUMN lain," kata Hery Gunardi.

EKONOMI | 2 September 2020

Dirut Bank Mandiri Royke Tumilaar Jadi Dirut Baru BNI

Royke Tumilaar menyatakan kesiapannya untuk membawa BNI menjadi bank yang akan berkontribusi aktif membangun ekonomi Indonesia.

EKONOMI | 2 September 2020

Di Tengah Pandemi, RUPSLB BNI Manfaatkan e-Proxy eASY.KSEI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menggunakan platform digital e-proxy.

EKONOMI | 2 September 2020

OJK: Pengawasan Terintegrasi Diperlukan Hadapi Kompleksitas Konglomerasi Keuangan

Pengembalian wewenang OJK ke BI Indonesia berjalan mundur.

EKONOMI | 2 September 2020

Dunia Usaha Diminta Mandiri Sediakan Vaksin Gratis ke Karyawan

Erick Thohir meminta asosiasi pengusaha mau mengajak anggotanya untuk menyediakan vaksin gratis bagi karyawan perusahaan.

EKONOMI | 2 September 2020

Pemerintah Dinilai Ugal-ugalan Kelola Utang

Didik J. Rachbini mengkritisi kebijakan utang pemerintah dalam membiayai APBN yang menurutnya ugal-ugalan.

EKONOMI | 2 September 2020

Pemerintah Dinilai Ugal-Ugalan Kelola Utang

Didik Rachbini mengkritisi kebijakan utang pemerintah dalam membiayai Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang dinilai ugal-ugalan.

EKONOMI | 2 September 2020

2021, Pagu Anggaran Kemenhub Rp 45 Triliun

Kemhub mendapatkan pagu anggaran tahun 2021 sebesar Rp 45,6 triliun atau lebih besar dari usulan awal pada Juni 2020 senilai Rp41,3 triliun.

EKONOMI | 2 September 2020

Hingga Agustus 2020, Likuiditas Perbankan Indonesia Capai Rp 1.913 Triliun

Otoritas Jasa Keuangan mencatat hingga Agustus 2020, total alat likuid (AL) perbankan mencapai Rp 1.913 triliun.

EKONOMI | 2 September 2020

Menteri BUMN Minta Kadin Bantu Validasi Data Pekerja

Kadin Indonesia diminta validasi pekerja penerima bantuan subsidi upah.

EKONOMI | 2 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS