BBM RON Rendah Berdampak Buruk ke Kesehatan
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

BBM RON Rendah Berdampak Buruk ke Kesehatan

Selasa, 8 September 2020 | 21:06 WIB
Oleh : Harso Kurniawan / HK

Jakarta, Beritasatu.com - Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) RON rendah, seperti 88 dan 90 berisiko, karena bisa berdampak buruk terhadap kesehatan. Hal itu ditegaskan Pakar kesehatan lingkungan Universitas Indonesia Budi Haryanto.

Menurut dia, BBM RON 88 dan 90 masih setara dengan BBM Euro-2. Itu artinya, kandungan sulfur masih berada di atas 500 ppm. Bahkan, bukan hanya mengandung SO2, tetapi juga hidrokarbon yang berdampak buruk buat kesehatan.

Padahal, lanjut Budi, seharusnya BBM di Indonesia sudah mengacu pada standar Euro-4, yang memiliki kandungan Sulfur 50 ppm. "Karena itulah, BBM dengan kandungan sulfur tinggi seperti RON 88 dan 90 tak perlu dijual lagi," ujar dia, Selasa (8/9/2020).

Menurut dia, BBM RON 88 dan 90 memang bisa berdampak terhadap kesehatan. Sebab, 60% lebih penyakit memang terkait pencemaran udara dan sumber pencemaran udara paling dominan adalah transportasi kendaraan bermotor. "Artinya, kontribusinya besar untuk terjadinya penyakit-penyakit penyebab kormobiditas saat pandemi Covid-19," ujar dia.

Dia melanjutkan, gangguan kesehatan/penyakit akibat pencemaran udara itu menyebabkan penyakit akut, yaitu infeksi saluran pernafasan atas (ISPA). Selain itu, menyebabkan penyakit kronis, seperti gangguan fungsi paru/saluran nafas, PPOK, gangguan/ penyakit jantung, hipertensi, diabetes, gangguan ginjal. “Penyakit kronis akibat polusi udara itulah yang berkontribusi terhadap penurunan sistem imunitas tubuh dan menjadi kormobiditas Covid-19,” tegas dia.

World Health Organization (WHO), lanjut Budi, sudah mengimbau agar setiap negara dengan tingkat polusi tinggi seperti Indonesia, harus mempertimbangkan faktor risiko polusi udara dan kaitannya terhadap pengendalian Covid-19. Karena itulah, demi kesehatan masyarakat, memang sebaiknya beralih menuju BBM kualitas dengan baik, setidaknya BBM RON 92 atau bahkan 98.

Budi mengakui, daya beli masyarakat menjadi salah satu pertimbangan pemerintah untuk tetap memberlakukan BBM RON rendah di pasaran. Akan tetapi, jika dipaksakan masyarakat sebenarnya juga bisa mampu.
“Daripada membayar biaya pengobatan yang jatuhnya lebih mahal,” kata dia.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pelaku Parekraf Didorong Manfaatkan Program PEN

Kemenparekraf mengajak para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf) yang terdampak pandemi Covid-19 untuk memanfaatkan program PEN.

EKONOMI | 8 September 2020

Nasdaq Jatuh 3% karena Saham Teknologi, Dow Turun 400 Poin

Sementara Facebook, Amazon, Netflix, dan induk usaha Google, Alphabet semuanya turun lebih 2,8 persen.

EKONOMI | 8 September 2020

Desain Kantor Pusat Toto Indonesia Raih BCI Asia Interior Design 2020

Desain kantor pusat Toto Indonesia menggabungkan budaya Indonesia dan Jepang.

EKONOMI | 8 September 2020

Barito Pacific Group Serap 10.000 Tenaga Kerja Baru

Penyerapan tenaga kerja baru ini selaras dengan strategi Presiden Joko Widodo untuk mencegah PHK.

EKONOMI | 8 September 2020

2021, Kempupera Anggarkan Rp 8,1 Triliun untuk Program Perumahan

Dana digunakan untuk mendorong pelaksanaan program Sejuta Rumah di seluruh Indonesia.

EKONOMI | 8 September 2020

Semester I, Aset Kemhub Capai Rp 504 Triliun

Salah satu bagian dari tata kelola pemerintahan baik adalah pengelolaan BMN yang efisien.

EKONOMI | 8 September 2020

Agus Susanto: Pekerja Harus Pastikan Sudah Jadi Anggota BPJamsostek

BPJamsostek terus mendata pekerja calon penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU).

EKONOMI | 8 September 2020

Potensi Migas Indonesia Tarik Perhatian Perusahaan Migas Dunia

EOG Resources yang berasal dari Houston Amerika Serikat, pada tanggal 12 Agustus 2020 lalu secara resmi telah mengajukan keanggotaan data migas Indonesia.

EKONOMI | 8 September 2020

Serat Optik Indonesia Bebas Bea Masuk Safeguard India

Keputusan ini menurutnya akan membuka peluang ekspor produk tersebut ke India.

EKONOMI | 8 September 2020

Di Tengah Pandemi, Kebutuhan Gula Rafinasi Tetap Naik 8%

Penyerapan gula kristal rafinasi oleh industri pengguna pada semester I-2020 sebesar 95 persen.

EKONOMI | 8 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS