Sinergi Indonesia-Korsel Diharapkan Terus Berlanjut
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Sinergi Indonesia-Korsel Diharapkan Terus Berlanjut

Rabu, 28 Oktober 2020 | 21:06 WIB
Oleh : Leonard AL Cahyoputra / HK

Jakarta, Beritasatu.com - Pada 2019, perdagangan Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) mencapai US$ 15,6 miliar. Sinergi kedua negara dharapkan terus berlanjut dan dapat memegang peran strategis dalam upaya pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menerangkan, kolaborasi komprehensif yang dijalin oleh kedua negara ditujukan untuk memacu perekonomian yang saling menguntungkan. Melalui Segye Asean Forum 2020i, kedua negara dapat lebih meningkatkan kerja sama, khususnya di bidang bisnis dan sektor industri. Komoditas Indonesia yang diekspor ke Korsel yakni besi dan baja, kayu dan barang dari kayu, mesin dan peralatan listrik, serta barang jadi dan aksesori pakaian.

"Selama bertahun-tahun, Indonesia dan Korsel secara berkelanjutan memperkuat hubungan ekonomi. Kami sangat menyambut investasi di berbagai sektor industri, khususnya industri substitusi impor, industri berorientasi ekspor, industri padat karya, dan industri produk berbasis teknologi tinggi,” ucap dia dalam sambutannya secara virtual pada acara Segye Asean Forum 2020, belum lama ini.

Agus menyebutkan, sejumlah investor besar dari Negeri Ginseng tersebut seperti Samsung dan Posco telah menanamkan modal di Indonesia. Beberapa investor lainnya juga mempertimbangkan Indonesia menjadi negara tujuan utama dalam perluasan usaha mereka, seperti Hyundai, Lotte Chemical, dan LG Chemical. "Merupakan suatu kebanggaan bagi Indonesia, karena dipercaya sebagai rumah bagi perusahaan-perusahaan terkemuka untuk makin berkembang di masa depan," ujar dia.

Agus juga mengapresiasi keterlibatan perusahaan farmasi Indonesia dan Korea Selatan dalam pengembangan vaksin Covid-19 yang menunjukkan kemajuan luar biasa. “Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya membantu kedua negara dalam memerangi Covid-19, tetapi juga menciptakan kerja sama yang lebih kuat di masa depan,” ucap Menperin.

Guna membuka jalan masuk bagi para investor selama masa pandemi, dia menerangkan, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengeluarkan kebijakan strategis dalam mendukung kegiatan industri agar bisa terus berlangsung. Dia menyebut, menjalankan protokol kesehatan yang ketat menjadi agenda wajib yang lebih dahulu diimplementasikan.

"Hal ini sesuai protokol kesehatan yang direkomendasikan WHO, sehingga dapat menjamin terpenuhinya kebutuhan masyarakat,” ujar Agus.

Salah satu kebijakan tersebut, kata dia, adalah penerbitan Izin Operasional Mobilitas dan Kegiatan Industri (IOMKI). Penerapan IOMKI selama beberapa bulan terakhir ini telah membantu perekonomian Indonesia, sehingga diharapkan dapat bangkit. “Bahkan, kebijakan ini memastikan industri manufaktur tetap kompetitif di tengah pandemi Covid-19,” kata dia.




BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasus Covid-19 Tembus Rekor, Wall Street Anjlok di Pembukaan

Dow Jones Industrial Average turun 2,1%, S&P 500 turun 1,8%, dan Nasdaq turun 1,7%.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Wacana Merger Inka-KAI Perlu Dikaji Mendalam

"Mungkin tujuannya benar tetapi menurut saya tidak tepat. Masa manufacturer digabung dengan operator?" kata Hendrowijono.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Menuju Indonesia Maju, Ekonomi dan Keuangan Syariah Terus Diakselerasi

Pemerintah terus berupaya untuk mengembangkan ekonomi syariah melalui pembentukan ekosistem industri halal dan penyederhanaan regulasi.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Jokowi Harap ISEF 2020 Jadi Momentum Pengembangan Ekonomi Syariah

“Indonesia dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia harus menangkap peluang ini. sekali harus menangkap peluang ini,” ujar Jokowi.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Serah Terima Unit The Newton 1 Patuhi Protokol Kesehatan

Ciputra Group mulai melakukan serah terima unit apartemen The Newton 1, yang merupakan salah satu tower dari pengembangan kawasan Ciputra World 2 Jakarta.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Jokowi Prihatin Industri Halal Belum Dimanfaatkan dengan Baik

Menurut Jokowi, negara Indonesia punya banyak produk halal unggulan, produk makanan kosmetik juga fashion.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Industri Hospitality Mulai Membaik, Okupansi OYO Naik 70%

Tingkat okupansi hotel Oyo meningkat 70%, namun, peningkatan tersebut masih di angka 60% dari tingkat okupansi normal sebelum pandemi.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Jokowi Ingin Bangun Bank Syariah Raksasa

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan keinginan untuk membangun sebuah bank syariah raksasa di Indonesia.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Smarties Indonesia 2020, MMA Umumkan Kategori “Winning from Home”

Smarties Indonesia Awards 2020 mengikutsertakan kategori tambahan -#WinningFromHome bagi ide-ide menarik yang dikembangkan dan dieksekusi.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Investor Jauhi Aset Berisiko, Bursa Eropa Dibuka Anjlok 2%

Indeks Stoxx600 turun 2,37%, DAX Jerman turun 3,26%, FTSE Inggris turun 2,26%, CAC Prancis turun 3,27%, FTSE MIB Italia turun 3,17%.

EKONOMI | 28 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS