Pedagang Pasar Tebet Barat Rasakan Manfaat Larangan Kantong Plastik
INDEX

BISNIS-27 425.322 (12.08)   |   COMPOSITE 4870.04 (100.06)   |   DBX 940.805 (3.04)   |   I-GRADE 127.855 (4.56)   |   IDX30 401.317 (13.58)   |   IDX80 105.56 (3.19)   |   IDXBUMN20 265.398 (11.16)   |   IDXG30 112.997 (3.48)   |   IDXHIDIV20 357.483 (12.54)   |   IDXQ30 117.699 (3.88)   |   IDXSMC-COM 210.149 (2.59)   |   IDXSMC-LIQ 234.599 (5.6)   |   IDXV30 100.238 (2.07)   |   INFOBANK15 757.481 (24.48)   |   Investor33 352.266 (10.05)   |   ISSI 143.81 (2.89)   |   JII 518.901 (12.87)   |   JII70 176.231 (4.44)   |   KOMPAS100 949.983 (26.08)   |   LQ45 737.154 (23.9)   |   MBX 1342.99 (31.12)   |   MNC36 264.429 (7.79)   |   PEFINDO25 260.033 (3.99)   |   SMInfra18 229.972 (7.95)   |   SRI-KEHATI 296.897 (9.06)   |  

Pedagang Pasar Tebet Barat Rasakan Manfaat Larangan Kantong Plastik

Senin, 20 Juli 2020 | 09:06 WIB
Oleh : HS

Jakarta, Beritasatu.com - Pedagang di Pasar Tebet Barat, Jakarta Selatan, mulai merasakan manfaat larangan kantong plastik sekali pakai (kresek) yang diberlakukan mulai 1 Juli 2020.
"Yang pasti pengeluaran untuk belanja plastik jadi berkurang," kata Duden (40), pedagang peralatan rumah tangga di Pasar Tebet Barat, Senin (20/7/2020).

Menurut Duden, biasanya setiap bulan harus mengeluarkan biaya sebesar Rp 300 ribu hingga Rp 400 ribu untuk belanja kantong plastik. Plastik yang biasa dibeli setiap bulannya berukuran 35x40 cm dan 29x24 cm. Plastik-plastik tersebut kemudian diberikan gratis kepada pembeli. Namun terhitung mulai 1 Juli 2020, Duden dan sejumlah pedagang lainnya sudah tidak lagi berbelanja kantong plastik.

"Kita bisa lebih berhemat jadinya, pastinya kita dukung program ini di supermarket saja bisa, masak di pasar enggak," kata Duden.

Pengeluaran lebih irit sejak larangan kantong plastik juga dirasakan oleh Ari (36), pedagang sayuran di Pasar Tebet Barat.
Ari mampu menghemat 50 persen belanja plastik sejak larangan diberlakukan. "Biasanya belanja plastik itu Rp 600 ribu, bisa hemat 50 persen, soalnya kita masih pakai plastik kiloan untuk bungkus sayuran," kata Ari.

Sementara itu, menurut sejumlah pedagang, belum semua pembeli yang tahu kebijakan larangan kantong plastik sehingga masih ada saja yang meminta kantong plastik saat berbelanja.

Ali (32), pedagang tahu tempe di Pasar Tebet Barat, mengaku salah satu kendala penerapan larangan kantong plastik adalah rasa tidak enak kepada pembeli.

"Kalau yang datang belanja pembantu, terus tidak bawa kantong belanja ramah lingkungan karena tidak tau, biasanya saya kasih kantong plastik yang kecil," kata Ali.

Agar pembeli tidak kesusahan saat berbelanja karena lupa membawa kantong belanja ramah lingkungan, pedagang telah menyediakan kantong belanja ramah lingkungan yang dijual dengan harga mulai dari Rp 3.000 hingga Rp 5.000.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memberlakukan kebijakan larangan kantong plastik terhitung mulai 1 Juli 2020, kebijakan ini diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 142 Tahun 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan pada pusat perbelanjaan, toko swalayan dan pasar rakyat.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Depok Kampanyekan Gerakan Bermasker

Mereka yang tidak memakai masker dikenai sanksi sosial, yakni membaca Pancasila, menyanyikan lagu-lagu wajib, dan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

MEGAPOLITAN | 20 Juli 2020

Calon Penumpang KRL Diminta Rencanakan Perjalanan Secara Matang

Para calon penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan matang dan siap mengikuti berbagai protokol kesehatan yang ada.

MEGAPOLITAN | 19 Juli 2020

Bupati Bogor Perbolehkan Warga Adakan Resepsi Pernikahan

Bupati Bogor memerbolehkan warga di wilayahnya menggelar resepsi pernikahan pada pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

MEGAPOLITAN | 19 Juli 2020

Tak Gunakan Masker di Depok, Denda Rp 50.000 Menanti

Terdapat ancaman denda Rp 50.000 jika tidak menggunakan masker di Kota Depok.

MEGAPOLITAN | 19 Juli 2020

Wakil Ketua DPRD Dorong Museum di Kota Tua Punya Ruang Rapat

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik mendorong agar setiap museum-museum yang berada di kawasan Kota Tua memiliki ruang rapat atau "meeting room".

MEGAPOLITAN | 19 Juli 2020

Kedai Makan Murah dan Terapkan Protokol Kesehatan Tarik Perhatian Pembeli

Penerapan protokol kesehatan yang ketat dan harga yang terjangkau sesuai kantong, menjadi daya tarik warga untuk mengunjungi kedai Abuya.

MEGAPOLITAN | 19 Juli 2020

Bank DKI Dukung Transaksi Nontunai Layanan Ambulans

Bank DKI memberikan kemudahan transaksi bagi warga DKI Jakarta yang membutuhkan layanan kesehatan.

MEGAPOLITAN | 19 Juli 2020

Besok, Hasil Swab Pekerja Yogya Junction Bogor Diumumkan

Uji sampel kepada 191 pekerja Yogya Junction Bogor telah dilakukan pada Senin 13 Juli 2020.

MEGAPOLITAN | 19 Juli 2020

Besok, Polda Metro Gelar Operasi Patuh dengan Sanksi Tilang

Operasi Patuh digelar selama 14 hari ke depan untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas yang kian meningkat di wilayah hukum Polda Metro Jaya belakangan ini.

MEGAPOLITAN | 19 Juli 2020

Bantu UKM, Pemkot Tangerang Gulirkan Program Tangerang Emas

Program Tangerang Ekonomi Masyarakat Sejahtera atau Tangerang Emas ini merupakan inisiasi dari Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah.

MEGAPOLITAN | 19 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS