Nama Jalan di Bogor Diganti Pada Hari Santri Nasional
INDEX

BISNIS-27 491.129 (11.99)   |   COMPOSITE 5612.42 (112.33)   |   DBX 1062.36 (4.11)   |   I-GRADE 161.886 (4.37)   |   IDX30 478.794 (12.21)   |   IDX80 126.714 (3.02)   |   IDXBUMN20 355.426 (9.57)   |   IDXG30 131.028 (2.32)   |   IDXHIDIV20 432.126 (9.85)   |   IDXQ30 139.823 (3.69)   |   IDXSMC-COM 243.691 (3.69)   |   IDXSMC-LIQ 294.252 (6.8)   |   IDXV30 122.487 (4.61)   |   INFOBANK15 946.8 (29.41)   |   Investor33 412.464 (10.19)   |   ISSI 165.112 (2.43)   |   JII 597.802 (9.53)   |   JII70 206.187 (3.44)   |   KOMPAS100 1134.88 (27.52)   |   LQ45 883.061 (21.77)   |   MBX 1552.46 (34.83)   |   MNC36 308.511 (7.09)   |   PEFINDO25 308.232 (9)   |   SMInfra18 281.756 (5.87)   |   SRI-KEHATI 352.482 (8.96)   |  

Nama Jalan di Bogor Diganti Pada Hari Santri Nasional

Jumat, 23 Oktober 2020 | 08:31 WIB
Oleh : Vento Saudale / HS

Bogor, Beritasatu.com - Bersamaan dengan peringatan Hari Santri Nasional, Pemerintah Kota Bogor mengganti nama Jalan Daarul Quran menjadi Jalan KH Tubagus Muhammad Falak, di Kecamatan Bogor Barat, Bogor.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto meresmikan penggantian nama Jalan tersebut dalam rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional tingkat Bogor yang dipusatkan di Pondok Pesantren Al Falak, Pagentongan, Bogor Barat, Bogor, Kamis (22/10/2020).
"Hari ini adalah hari istimewa, karena secara resmi nama sesepuh, guru, dan idola kita, KH Tubagus Muhammad Falak diabadikan menjadi nama jalan di Bogor," kata dia.

Menurut dia, Jalan KH Tubagus Muhammad Falak ini sebelumnya bernama Jalan Daarul Quran yang menghubungkan Jalan Dr Sumeru dengan Jalan Mayjen Ishak Djuarsa dan Jalan Letjen Ibrahim Adjie.

Nama Jalan Daarul Quran ini kemudian diganti menjadi Jalan KH Tubagus Muhammad Falak, berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Bogor Nomor: 620.45-763/2020.

"Saya kira penggantian nama jalan ini secara simbolis memiliki banyak makna. Di sini adalah pusat tradisional dan pusat kegiatan relijius, sedangkan di sana menuju modernitas dan kegiatan nasionalis," katanya.

Ia juga menyebut, penggantian nama jalan menjadi Jalan KH Tubagus Muhammad Falak merupakan simbol dari keteladanannya sebagai sesepuh dan guru. "KH Tubagus Muhammad Falak bukan hanya seorang kyai tetapi juga nasionalis," kata dia.

Di hadapan semua tamu undangan yang hadir pada peringatan Hari Santri Nasional tingkat Bogor, dia juga menyatakan permohonan maaf, lamanya proses penggantian nama Jalan KH Tubagus Muhammad Falak, karena ada persoalan teknis, mulai dari mencari ruas jalan yang tepat, kesepakatan dengan warga, legalitas, maupun aspek lain.

Di sisi lain, dia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, mulai dari aparat wilayah, organisasi perangkat daerah terkait, maupun pihak keluarga, telah berkolaborasi dan bersinergi dengan semua pihak, sehingga mencapai kesepakatan pada nama jalan yang tepat.

Sementara itu, KH Tubagus Agus Faturohman Falak, selaku perwakilan dari keluarga besar KH Tubagus Muhammad Falak, menyatakan, peresmian nama jalan tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Al Falak.
"Panjang atau pendek ruas jalan, bukan persoalan bagi kami, tapi penamaan jalan ini menjadi pengakuan bahwa kami adalah keluarga besar dari Kota Bogor," katanya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

DKI Gunakan Rp 1 T dari Dana PEN untuk Penanganan Banjir

Program penanggulangan banjir mulai pembangunan drainase, revitalisasi pompa air dan pembebasan lahan.

MEGAPOLITAN | 23 Oktober 2020

Wagub DKI: Undangan Resepsi Pernikahan 20% Kapasitas Gedung

Mudah-mudahan, setelah tujuh bulan belum diizinkan beroperasi, ke depan kita bisa memulai pembukaan dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

MEGAPOLITAN | 23 Oktober 2020

Gubernur Jabar Imbau Warga Tak Berwisata ke Puncak Bogor

Ridwan Kamil meminta warga untuk tidak memaksa rekreasi ke Puncak apalagi jika volume wisatawan sudah melebihi kapasitas.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2020

Libur Panjang, Bima Arya: Silakan Datang ke Kota Bogor, Asal dengan Syarat

Bima melihat pada masa liburan panjang, Pemkot Bogor tidak bisa menahan atau membatasi kunjungan dari luar Kota Bogor.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2020

298.103 Warga Depok Akan Divaksin Covid-19

Dari jumlah tersebut, terbanyak yang akan divaksin adalah tenaga fasilitas layanan kesehatan sebanyak 11.453 orang.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2020

Aktor di Balik Penghasut Demo Anarkistis Masih Diselidiki

Polisi juga masih mengejar satu orang admin Facebook STM Sejabodetabek yang belum tertangkap

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2020

Pemprov DKI Dorong Wisata Virtual saat Liburan Panjang Akhir Oktober

Wagub Riza Patria terus mengimbau warga untuk tidak melakukan wisata ke luar kota pada saat libur panjang di akhir Oktober mendatang.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2020

Lapas Perempuan Tangerang Bagikan Masker Hasil Buatan Narapidana

Aksi pembagian masker ini sebagai bukti kepedulian Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam membantu pemerintah Kota Tangerang menangani masalah Covid-19.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2020

Terlibat Aksi Kerusuhan, Polisi Terus Kejar Kelompok Anarko

Kepolisian agak kesulitan menelusuri keberadaan kelompok tersebut. Sebab, mereka diketahui tidak teroganisir dan lebih cenderung bergerak sendiri.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2020

Pemprov Jabar Gelar Simulasi Imunisasi Covid-19 di Puskesmas Tapos

Dikatakan Ridwan Kamil, Pemprov Jawa Barat ingin menjadi yang paling siap dalam manajemen koordinasi pelaksanaan vaksin.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS