Atasi Sampah, Pemkot Tangerang Uji Coba Buat Biomassa
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Atasi Sampah, Pemkot Tangerang Uji Coba Buat Biomassa

Jumat, 23 Oktober 2020 | 08:56 WIB
Oleh : Chairul Fikri / HS

Tangerang, Beritasatu.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang diminta segera berinovasi mengurangi jumlah volume sampah yang memadati Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Rawa Kucing, Tangerang. Setiap hari kapasitasnya makin berkurang dan berimbas pada volume sampah yang terus naik. Salah satu yang bisa dilakukan dengan inovasi biomassa untuk mengatasi masalah sampah tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat berkunjung ke TPAS Rawa Kucing, Kawasan Neglasari, Kamis (22/10/2020). "Kita saat ini tengah berupaya mengembangkan teknologi biomassa untuk mengatasi masalah sampah di Kota Tangerang. Jadi dari sampah-sampah organik itu dimanfaatkan kembali untuk bisa mengembangan energi yang terbarukan," ungkap Arief.

Arief menjelaskan inovasi ini bermula ketika banyak sampah-sampah dari pasar tak termanfaatkan dan dibuang begitu saja. Setelah dilakukan pengujian oleh DLH, hasilnya dapat mengurangi sampah pasar hingga 90 persen. Kemudian, sampah organik lainnya seperti daun mencapai 40 persen.

"Mudah-mudahan menjadi solusi mengurangi sampah, selain juga yang ada di TPA Rawa Kucing. Dan untuk menyukseskan inovasi biomassa ini, kita memprioritaskan sampah organik karena memiliki volume karbon yang tinggi sehingga energi yang dihasilkannya tinggi," lanjutnya.

Sebelumnya, DLH juga sudah melakukan ekperimen mencampurkan sampah organik dengan anorganik. Namun hasilnya tidak memuaskan. Dalam realisasinya Pemkot Tangerang akan menggandeng masyarakat.

"Ternyata pembakaran energinya lebih pendek jadi intinya kita coba disini berbagai eksperimen. Baik sampah-sampah full organik mau pun yang mix dengan yang anorganik mudah mudahan ini bisa jadi solusi ke depannya untuk megatasi sampah perkotaan. Nanti kita coba berdayakan temen-temen LH melalui program kampung iklimnya itu yang sampah organik bisa sebagai kompos, biomasa yang anorganiknya bisa punya nilai jual," pungkas Arief.

Sebagai informasi, inovasi biomassa dalam industri produksi energi, merujuk pada bahan biologis yang hidup atau baru mati. Bahan tersebut dapat digunakan sebagai sumber bahan bakar atau untuk produksi industrial. Umumnya proses biomassa merujuk pada materi tumbuhan yang dipelihara yang digunakan sebagai biofuel. Namun dapat juga mencakup materi tumbuhan atau hewan untuk produksi serat, bahan kimia, atau panas. Dengan memanfaatkan tekhnologi ini, diharapkan masalah penumpukan sampah di TPAS Rawa Kucing akan teratasi sehingga volume sampah yang ditampung semakin banyak.

Secara terpisah, pengendara roda empat terekam video saat membuang kantong plastik polybag hitam ke Kalimalang, Bekasi. Belum diketahui, lokasi pasti pembuangan kantong plastik yang diduga berisi sampah tersebut.
“Saat ini, kami masih mendalami lokasi titik wilayah kejadian tersebut (di Kota Bekasi atau Kabupaten Bekasi),” ujar Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Kamis (22/10).
Meski begitu, kata dia, petugas terkait telah mengantongi identitas pemilik mobil yakni berinisial AG warga Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Identitas ini diketahui dari pelat nomor kendaraan Daihatsu Gran Max B 9338 FCC.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Nama Jalan di Bogor Diganti Pada Hari Santri Nasional

KH Tubagus Muhammad Falak seorang kyai dan nasionalis.

MEGAPOLITAN | 23 Oktober 2020

DKI Gunakan Rp 1 T dari Dana PEN untuk Penanganan Banjir

Program penanggulangan banjir mulai pembangunan drainase, revitalisasi pompa air dan pembebasan lahan.

MEGAPOLITAN | 23 Oktober 2020

Wagub DKI: Undangan Resepsi Pernikahan 20% Kapasitas Gedung

Mudah-mudahan, setelah tujuh bulan belum diizinkan beroperasi, ke depan kita bisa memulai pembukaan dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

MEGAPOLITAN | 23 Oktober 2020

Gubernur Jabar Imbau Warga Tak Berwisata ke Puncak Bogor

Ridwan Kamil meminta warga untuk tidak memaksa rekreasi ke Puncak apalagi jika volume wisatawan sudah melebihi kapasitas.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2020

Libur Panjang, Bima Arya: Silakan Datang ke Kota Bogor, Asal dengan Syarat

Bima melihat pada masa liburan panjang, Pemkot Bogor tidak bisa menahan atau membatasi kunjungan dari luar Kota Bogor.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2020

298.103 Warga Depok Akan Divaksin Covid-19

Dari jumlah tersebut, terbanyak yang akan divaksin adalah tenaga fasilitas layanan kesehatan sebanyak 11.453 orang.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2020

Aktor di Balik Penghasut Demo Anarkistis Masih Diselidiki

Polisi juga masih mengejar satu orang admin Facebook STM Sejabodetabek yang belum tertangkap

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2020

Pemprov DKI Dorong Wisata Virtual saat Liburan Panjang Akhir Oktober

Wagub Riza Patria terus mengimbau warga untuk tidak melakukan wisata ke luar kota pada saat libur panjang di akhir Oktober mendatang.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2020

Lapas Perempuan Tangerang Bagikan Masker Hasil Buatan Narapidana

Aksi pembagian masker ini sebagai bukti kepedulian Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam membantu pemerintah Kota Tangerang menangani masalah Covid-19.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2020

Terlibat Aksi Kerusuhan, Polisi Terus Kejar Kelompok Anarko

Kepolisian agak kesulitan menelusuri keberadaan kelompok tersebut. Sebab, mereka diketahui tidak teroganisir dan lebih cenderung bergerak sendiri.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS