Alumni Kelompok Cipayung Gagas Penguatan Kebangsaan
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Alumni Kelompok Cipayung Gagas Penguatan Kebangsaan

Selasa, 16 Oktober 2018 | 10:09 WIB
Oleh : Heriyanto / HS

Jakarta – Kondisi Indonesia saat ini membutuhkan kesadaran bersama dalam memperkuat tingkat kepercayaan pada lapisan masyarakat bawah. Keberadaan organisasi Kelompok Cipayung dan peran optimal dari para alumni sangat diperlukan dalam memperkokoh semangat kebangsaan.

Demikian salah satu poin dalam pertemuan Kelompok Kerja (Pokja) Alumni Kelompok Cipayung di Jakarta, Senin (15/10), yang dihadiri pimpinan dari masing-masing organisasi alumni.

Untuk diketahui, Alumni Kelompok Cipayung terdiri dari Keluarga Alumni HMI (KAHMI), Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Ketua Forum Komunikasi Alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (Forkoma PMKRI), Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII), dan Pengurus Nasional Perkumpulan Senior Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PNPS GMKI).

Hadir dalam pertemuan itu Ugiek Kurniadi dan Riad Oscha Khalik (PA GMNI); Siti Zuhro, Manimbang Kaharyadi, dan Sigit Pamungkas (Presidium KAHMI); Hermawi Taslim, Leonardo Renyut, dan Heri Soba (Forkoma PMKRI), Edward Tanari (PNPS GMKI), dan Yunus Razak (PB IKA PMII).

Koordinator Presidium KAHMI Siti Zuhro menegaskan kesadaran bersama untuk memperkuat tingkat kepercayaan tersebut bisa dimulai dari para alumni Kelompok Cipayung. Apalagi, kontestasi politik saat ini justru semakin memperuncing kesadaraan bersama sebagai satu bangsa.
“Kelompok Cipayung, termasuk para alumni-alumninya, mempunyai peran yang sangat strategis dalam mencegah suasana yang tidak kondusif. Silahkan para elite bertarung, tetapi jangan mengoyak kebangsaan dan persatuan Indonesia. Kita sudah dibina sejak menjadi anggota organisasi kita untuk menjunjung tinggi semangat kebangsaan tersebut,” tegas pakar politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ini.

Ugiek Kurniadi yang juga Sekretaris PA GMNI mengatakan kehadiran Kelompok Cipayung yang digagas pada 22 Januari 1972 masih sangat relevan dengan kondisi saat ini. Semua elemen bangsa saat ini justru harus mengambil hikmah dari semangat para pendiri Kelompok Cipayung dengan gagasan Indonesia yang Dicita-citakan.

Pandangan senada juga disampaikan Ketua Forkoma PMKRI Hermawi Taslim dan Sekretaris PNPS GMKI Edward Tanari. Keduanya mempertegas perlunya kesadaran dari berbagai pihak, terutama para elite bangsa agar tidak lagi memanfaatkan isu-isu murahan untuk mempertajam konflik masyarakat. Hal itu akan semakin memperkeruh semangat kebangsaan yang justru bertolak belakang dengan keberadaan bangsa Indonesia dengan segala plularisme dan kemajemukannya.

Sebagai tindak lanjut, Pokja Alumni Cipayung yang dipimpin Riad Oscha Khalik dan Manimbang Kaharyadi akan menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan bersama. Kegiatan kebangsaan dari para alumni tersebut juga mempunyai nuansa intelektual sebagaimana ciri khas Kelompok Cipayung selama ini.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Korupsi, Dirut Bank Jabar Banten Syariah Siap Disidang

Berkas milik YG telah dinyatakan lengkap alias P-21 oleh Kejati Jawa Barat di Bandung.

NASIONAL | 16 Oktober 2018

23 Tersangka Teroris Surabaya Dipindahkan ke Jakarta

Dari 23 tersangka, 17 di antaranya merupakan tersangka dari Rutan Polda Jatim dan enam dari Rutan Polsek Dukuh Pakis, Polrestabes Surabaya itu dibawa ke Jakarta

NASIONAL | 16 Oktober 2018

Risma Ingin Surabaya Jadi Kota Seribu Museum

Risma mengatakan sejak awal menjabat Wali Kota Surabaya sudah bermimpi untuk menjadikan daerahnya memiliki banyak perpustakaan dan museum.

NASIONAL | 16 Oktober 2018

Air Pipa Membutuhkan Penanganan Serius

Pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia Faisal Basri mengatakan RUU SDA sebaiknya lebih fokus ke arah pembenahan air pipa.

NASIONAL | 15 Oktober 2018

Delegasi Afsel Temui Wali Kota Denpasar Bahas Sister City

Delegasi Afsel mengagumi layanan terpadu yang diterapkan Pemkot Denpasar.

NASIONAL | 16 Oktober 2018

Saksi: Tembakan ke DPR Terjadi Dua Kali

Peluru nyasar juga hampir menerjang kepala salah satu staf anggota DPR.

NASIONAL | 15 Oktober 2018

Tahir Galang Dana Bencana Rp 2 Triliun dari Pengusaha

Dia juga meminta para pengusaha agar tidak bersembunyi di Jakarta, melainkan datang langsung ke Palu.

NASIONAL | 15 Oktober 2018

Akademisi: Suhu Politik Meningkat, Pegang Teguh Pancasila

Media yang baik harus bisa memberikan informasi yang baik dan mencerahkan masyarakat.

NASIONAL | 15 Oktober 2018

Korban Banjir Langkat Mulai Terserang Penyakit

Banjir yang merendam pemukiman warga selama lima hari membuat kesehatan mereka menurun.

NASIONAL | 15 Oktober 2018

Polisi Ungkap Modus Ketua DPRD Samarinda Lakukan Penipuan

Alphad Syarif melakukan penipuan sebesar Rp 15 miliar untuk digunakan sebagai dana nyaleg.

NASIONAL | 15 Oktober 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS