Edukasi Soal Daur Ulang Plastik Kemasan PET Perlu Ditingkatkan
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Edukasi Soal Daur Ulang Plastik Kemasan PET Perlu Ditingkatkan

Senin, 14 Januari 2019 | 09:05 WIB
Oleh : Heriyanto / HS

Jakarta – Teknologi pengolahan dan daur ulang plastik, terutama kemasan (botol) plastik polyethylene terephthalate (PET), terus berkembang. Sejalan dengan itu, upaya mendorong konsumen untuk menggunakan produk kemasan daur ulang juga harus ditingkatkan.

Yanto Widodo selaku Presiden Direktur PT Namasindo Plas di Bandung, Jawa Barat, baru-baru ini, menjelaskan bahwa teknologi pengolahan kemasan plastik PET di Indonesia sudah sangat maju sebagaimana di Eropa dan Amerika Serikat. Pengolahan dan daur ulang plastik PET tersebut sudah bisa menghasilkan berbagai produk seperti botol, tekstil, dan juga bahan baku untuk industri lainnya.

“Teknologi pengolahan daur ulang plastik PET sudah sangat maju. Produk yang dihasilkan pun sudah memenuhi standar dan kelayakan untuk digunakan kembali,” jelasnya.

PT Namasindo Plas adalah perusahaan pertama di Indonesia yang telah mendirikan pabrik pengolahan daur ulang PET mulai tahun 2008. Langkah itu dilakukan sebagai wujud dari program kepedulian lingkungan dalam pengurangan sampah botol PET yang belum banyak di kelola dengan benar.

Untuk itu, lanjut Yanto, produk yang diolah dari proses daur ulang tersebut pun layak digunakan sesuai dengan pemanfaatannya. Kesadaran konsumen untuk memanfaatkan botol plastik PET daur ulang itu juga harus terus ditingkatkan.

“Untuk meningkatkan kesadaran ini memerlukan edukasi bahwa teknologi daur ulang sudah sangat berkembang dan memenuhi berbagai kriteria atau standar internasional. Semakin banyak konsumen memanfaatkannya maka usaha daur ulang juga akan meningkat,” ujarnya.

Salah satunya, kata penggemar kendaraan Volkswagen ini, dengan memanfaatkan botol plastik PET yang sudah didaur ulang. Selain edukasi, berbagai regulasi juga harus didorong untuk memanfaatkan produk daur ulang plastik sebagai bentuk kepedulian pada lingkungan.

Baca : Setiap Bulan, Bali PET Olah 300 Ton Sampah Plastik

Terkait dengan industri, Yanto juga berharap insentif dan dukungan sangat diperlukan dalam sejumlah rantai pengolahan daur ulang plastik. Hal itu karena daur ulang plastik, termasuk kemasan plastik PET, bukanlah investasi berbiaya murah. Apalagi, tidak semua bahan baku daur ulang plasik yang dikumpulkan bisa dimanfaatkan.

“Investasinya sangat besar dan belum semua bahan baku yang diperoleh bisa dimanfaatkan 100 persen karena masih ada waste-nya,” ujarnya.

Untuk itu, lanjutnya, perlu terobosan dalam mendorong daur ulang plastik dengan memberikan intensif bagi pelaku industri yang terkait dari hulu hingga hilir. Dengan berbagai dukungan tersebut maka upaya mengolah sampah plastik semakin optimal dan menarik banyak pihak.

“Usaha mengolah sampah plastik secara baik membutuhkan kerja keras sehingga ada hasil yang optimal,” ujarnya.
Sebelumnya, Kementerian Perindustrian (Kemperin) terus mendorong pengembangan industri daur ulang plastik untuk mengatasi persoalan sampah plastik di dalam negeri.

Taufik Bawazier, Direktur Industri Kimia Hilir Kemperin mengatakan dukungan yang dimaksud agar tercapai tata kelola dalam pengolahan sampah plastik. Saat ini, lanjutnya, Kemperin tengah mengusulkan ada pengurangan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) bagi industri daur ulang. Surat pengajuan terkait insentif dari Kemperin telah diajukan ke Kementerian Keuangan (Kemkeu) sejak bulan Juni 2018.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Merapi Enam Kali Luncurkan Guguran Lava

BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level II atau Waspada.

NASIONAL | 14 Januari 2019

Sampai Akhir Desember 2018, BPJSK Jatim Tunggak Rp 1,3 Triliun

Di antara sejumlah faktor yang menyebabkan menumpuknya utang itu karena iuran yang dibayarkan oleh pengguna BPJS Kesehatan.

NASIONAL | 14 Januari 2019

Polda Jatim Masih Buru Dua Terduga Muncikari di Kalangan Artis

Dua DPO muncikari itu diuga mengetahui lebih mendalam tentang jaringan atau seluk-beluk bisnis esek-esek layanan prostitusi online di kalangan artis dan model.

NASIONAL | 14 Januari 2019

Gempa 3,7 SR Guncang Bintuni Papua Barat

Gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

NASIONAL | 14 Januari 2019

TKN Bantah Tim Gabungan Novel Upaya Jokowi Hadapi Debat Pilpres

Sebagian kalangan menilai pembentukan tim ini politis lantaran dilakukan hanya seminggu sebelum digelarnya debat perdana Pilpres pada 17 Januari.

NASIONAL | 14 Januari 2019

Optimalkan Keterampilan Kaum Milenial Cirebon, PSI Gelar Kelas Solidaritas

PSI menggelar Kelas Solidaritas sebagai upaya PSI dalam mengoptimalkan keterampilan milenial Cirebon

NASIONAL | 13 Januari 2019

Kempupera Rampungkan 2 Jembatan Gantung di Pacitan

"Masih dibutuhkan ribuan jembatan gantung agar tidak ada lagi jembatan 'Indiana Jones' di Indonesia," ujar Menpupera.

NASIONAL | 13 Januari 2019

PSI: Para Pemuka Agama di Cirebon Jadi Inspirasi untuk Jaga Toleransi

Grace Natalie mengatakan, jalinan kekeluargaan yang erat di antara para pemuka agama di Cirebon menjadi inspirasi

NASIONAL | 13 Januari 2019

Kasus Unikama, Ketua JKJT: Polri Pastikan Terjadi Kriminalisasi terhadap Christea

Divpropam Mabes Polri berhasil menguak kasus Universitas Kanjuruan Malang (Unikama) dan memastikan bahwa terjadi kriminalisasi terhadap Christea

NASIONAL | 13 Januari 2019

Polisi Tembak Mati Pengedar Narkoba Lintas Provinsi di Makassar

Aparat Satuan Narkoba Polrestabes Makassar menyita lima kilogram sabu siap edar dari dua pengedar lintas provinsi.

NASIONAL | 13 Januari 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS