Gojek Kurangi Plastik Sekali Pakai, Aplikasi Mountrash Beri Keuntungan
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Gojek Kurangi Plastik Sekali Pakai, Aplikasi Mountrash Beri Keuntungan

Sabtu, 10 Agustus 2019 | 12:03 WIB
Oleh : Heriyanto / HS

Jakarta, Beritasatu.com - Upaya mengurangi sampah plastik perlu terus dilakukan dengan meminimalisir penggunaan plastik sekali pakai. Selain itu, pengolahan sampah plastik juga harus dioptimalkan karena masih bisa didaur ulang dan mempunyai nilai ekonomis.

Langkah ini mulai dirintis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Gojek yang menandatangani kerja sama edukasi perilaku bisnis, pelayanan, dan konsumsi yang ramah lingkungan di Jakarta, Jumat (9/8).

Gojek meluncurkan inisiatif GoGreener pada fitur GoFood. Ini menjadi layanan yang memberikan pilihan untuk tidak menyertakan alat makan sekali pakai dalam pemesanan melalui aplikasi serta tas pengantaran yang dirancang khusus untuk mitra driver.

Dalam keterangan tertulisnya, Direktur Pengelolaan Sampah KLHK Novrizal Tahar mengatakan melalui kerja sama tersebut, KLHK dan Gojek berkomitmen menghimbau masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam menjaga keberlangsungan lingkungan.
“Ini komitmen bersama menghimbau masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam menjaga keberlangsungan lingkungan yang dimulai dari gaya hidup sehari-hari,” ujarnya.

Saat ini, GoFood telah menghadirkan fitur di aplikasi yang memungkinkan pelanggan memilih alat makan plastik secara opsional dan mengajak hampir 1.000 outlet kuliner untuk berpartisipasi.

Selain mengurangi pemanfaatannya, terobosan untuk mengumpulkan sampah plastik agar bisa diolah kembali juga harus terus dilakukan dengan pendekatan digitalisasi.

Salah satu aplikasi tersebut adalah Mountrash yang bisa diunduh dari Playstore. Dengan aplikasi Mountrash, masyarakat berpartisipasi dalam mengurangi sampah plastik yang saat ini menjadi tantangan bangsa Indonesia. Mountrash yang dibesut PT Mounthrash Avatar Indonesia (MAI) mengumpulkan semua jenis plastik kemasan, botol plastik, ecobrick, kertas, dan wadah minuman kaleng.

“Selain membantu pengurangan sampah plastik secara nasional, aplikasi ini juga membantu masyarakat mendapatkan keuntungan dari mengumpulkan sampah kepada pengepul. Silahkan download dan ikuti cara mengumpulkan sampahnya,” kata Gideon W Ketaren yang juga Chief Strategy Officer PT MAI di Jakarta, Jumat (9/8).

Menurut Gideon, aplikasi Mountrash akan memudahkan upaya pengumpulan botol kemasan oleh semua masyarakat dimanapun keberadaanya. Selain menjadi pemasok, Mountrash juga mengajak pihak-pihak untuk menjadi pengepul sampah dalam jumlah besar.
“Sampah plastik kemasan yang terkumpul itu akan diolah dan didaur ulang sehingga bisa dimanfaatkan lagi. Jadi, semua pihak mendapatkan keuntungan sebagaimana moto kami Bersih Pasti Untung,” ujar jebolan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini.

Sejak awal, para pengagas aplikasi Mountrash terpanggil untuk ikut memecahkan persoalan sampah plastik di Indonesia. Bahkan, tegas Gideon, Mountrash menjadi salah satu pendekatan revolusi mental dalam penanganan sampah. Di sisi lain, jajaran Mountrash mendorong berbagai upaya dalam mengurangi pemanfaatan plastik. Hal itu juga menjadi cara untuk mengurangi sampah plastik yang sudah menempatkan Indonesia pada posisi kedua di dunia.

Seperti diketahui, Pemerintah melalui KLHK tengah gencar mengajak masyarakat untuk mengurangi sampah plastik yang berasal dari plastik sekali pakai. Data KLHK menunjukkan jumlah timbunan sampah secara nasional mencapai 175.000 ton per hari jika menggunakan asumsi sampah yang dihasilkan setiap orang per hari sebesar 0,7 kg. Dari jumlah tersebut, 15 persen di antaranya adalah sampah plastik yang berasal dari kemasan makanan dan minuman, kemasan consumer goods, kantong belanja, wadah makanan dan minuman serta pembungkus barang lainnya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

3.183 PBI JKN-KIS di Bengkulu Dibekukan BPJS, Dinsos Segera Verifikasi

Syahrial menambahkan dengan dilakukan verifikasi di lapangan, maka data penerima PBI JKN-KIS di Kota Bengkulu, akan semakin valid dan akurat.

NASIONAL | 10 Agustus 2019

Jelang Iduladha, Harga Cabai di Bengkulu Tembus Rp 100.000/Kg

Penjual mengaku sejak harga cabai di atas Rp 35.000/kg, omset penjualan terus menurun karena pembeli mengurangi membeli cabai.

NASIONAL | 10 Agustus 2019

PT Link Net Tbk dan Pemprov Jabar Kerja Sama Siaran West Java Network

PT Link Net Tbk juga mendukung pengembangan Jabar Digital Service, termasuk Aplikasi First Klaz sebagai salah satu program Jabar.

NASIONAL | 10 Agustus 2019

Pembunuh SPG Mobil di Denpasar Berhasil Diringkus

Pelakunya bernama Bagus Putu Wijaya (33) dan dia dibekuk di rumah pacarnya di wilayah Sulawesi Utara, Kamis (8/8/2019).

NASIONAL | 10 Agustus 2019

Pekanbaru Kembali Diselimuti Asap Pekat

“Kualitas udara sudah status tidak sehat,” kata Staf Analisis BMKG Stasiun Pekanbaru, Yudhistira Mawaddah.

NASIONAL | 10 Agustus 2019

Menguat, Dukungan Jaksa Agung Baru dari Karier

“Kalau dari luar harus adaptasi lagi. Harus ini itu dulu. Tapi kalau dari kalangan internal, bisa langsung tancap gas bekerja,” ujar Basrief Arief.

NASIONAL | 10 Agustus 2019

Anggota Komisi V: Ganjil-Genap Hanya Aturan Antara

Mardani meminta agar kebijakan penataan kendaraan harus mengacu pada rencana induk penyediaan jaringan transportasi publik.

NASIONAL | 10 Agustus 2019

Dayung Berdiri dan Kayak Jadi Wisata Olahraga Andalan Indonesia

"BGISKM 2019 menjadi sebuah ajang yang akan berkontribusi cepat bagi olahraga bahari di Tanah Air dan sebagai potensi masa depan bagi bangsa kita Indonesia."

NASIONAL | 10 Agustus 2019

Pejabat Publik Sebaiknya Bijak Sikapi 'Blackout'

Masyarakat menahan diri dalam menyikapi insiden 'blackout' agar tidak timbul kerugian yang lebih besar bagi publik.

NASIONAL | 10 Agustus 2019

Ahli: "Torpedo" Kambing Tingkatkan Gairah Seksual Adalah Mitos

Ari mengingatkan agar tidak mengonsumsi daging kurban baik itu sapi atau kambing secara berlebihan.

NASIONAL | 10 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS