Alternatif Antidiabetes, Biji Kurma Perlu Kajian Lebih Rinci
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Alternatif Antidiabetes, Biji Kurma Perlu Kajian Lebih Rinci

Minggu, 1 September 2019 | 15:04 WIB
Oleh : HS

Jakarta, Beritasatu.com - Penelitian terkait kurma dibimbing dosen Dr Laksmi Ambarsari, MS dari Departemen Biokimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB. Adapun judul penelitian adalah Bima Sakti : Biji Kurma (Phoenix dactilyfera L.) sebagai Antidiabetes dengan Mekanisme Kinetika Inhibisi terhadap alfa-Glukosidase"

Lisa Giovanny dan rekan-rekan mahasiswa IPB peneliti kurma itu menjelaskan biji kurma mengandung metabolit sekunder berupa flavonoid dan saponin yang mampu menghambat alfa-glukosidase, enzim kunci pada metabolisme karbohidrat.
Penelitian sebelumnya, kata dia, telah membuktikan bahwa ekstrak air, etanol, metanol dan aseton mampu mengambat alfa-glukosidase, tetapi belum ada studi yang menjelaskan aktivitas penghambatan ekstrak etanol 70 persen biji kurma terhadap alfa-glukosidase dengan mekanisme kinetika inhibisinya.

Penelitian kurma tersebut bertujuan mengukur aktivitas ekstrak etanol 70 persen biji kurma dengan mekanisme kinetika inhibisi terhadap alfa-glukosidase. "Hasil riset menunjukkan bahwa ekstrak etanol 70 persen biji kurma mampu menginhibisi enzim alfa-glukosidase dengan persentase inhibisi sebesar 61 persen pada konsentrasi 1.000 ppm," katanya.

Hasil penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa ekstrak etanol 70 persen biji kurma menginhibisi alfa-glukosidase secara campuran. Selain itu, penelitian itu juga menunjukkan hasil bahwa ekstrak etanol 70 persen biji kurma menghambat alfa-glukosidase secara kompetitif dan nonkompetitif dengan substratnya.
"Dari hasil riset ini harapannya dihasilkan inovasi produk antidiabetes yang efektif dan aman dari ekstrak etanol 70 persen biji kurma," katanya.

Penelitian tersebut juga diharapkan menghasilkan artikel ilmiah mengenai aktivitas biji kurma dalam menghambat alfa-glukosidase dengan mekanisme kinetika inhibisi enzim. "Penelitian mengenai manfaat biji kurma ini juga diharapkan menghasilkan paten sebagai obat antidiabetes," katanya.

Bagi tim, penelitian itu banyak memberikan manfaat bagi mahasiswa dan perguruan tinggi serta memberikan sumbangsih ilmu pengetahuan potensi biji kurma sebagai obat antidiabetes.

Data organisasi kesehatan dunia (WHO) menyebutkan diabetes adalah penyakit kronis yang terjadi ketika pankreas tidak memroduksi cukup insulin (hormon yang meregulasi gula darah atau glukosa) atau ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang telah diproduksi secara efektif.

Berbagai upaya telah dilakukan untuk menangani kejadian diabetes mellitus, salah satunya dengan menghambat kerja alfa-glukosidase yang merupakan enzim kunci dalam pencernaan karbohidrat dan proses inhibisi alfa-glukosidase dianggap efektif untuk menunda pemecahan karbohidrat dalam usus halus serta mampu menurunkan kadar abnormal glukosa darah pada penderita diabetes. Penghambatan kerja alfa-glukosidase, kata dia, biasanya dilakukan melalui konsumsi obat komersial yang beredar di masyarakat.

Disebutkan, obat komersial yang biasa digunakan untuk menginhibisi alfa-glukosidase, di antaranya acarbose, voglibose, dan miglitol. Namun konsumsi obat komersial tersebut memberikan efek samping seperti mual, muntah, kejang perut serta hepatotoksisitas.

Karena itu, penelitian tersebut, menurut Lisa Giovanny, bermanfaat agar mahasiswa tertarik melakukan penelitian tentang pemanfaatan bahan aktif dari bahan alam seperti biji kurma yang berkhasiat sebagai antidiabetes. Kini, dengan perkembangan penelitian yang ada, maka para diabetasi dapat semakin yakin bahwa harapan bagi kesembuhan mereka mendapatkan penguatan dari studi-studi ilmiah.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dibahas Al Quran, Biji Kurma Jadi Harapan Penderita Diabetes?

Penelitian ini memberikan pengetahuan mengenai khasiat biji kurma sebagai antidiabetes.

NASIONAL | 1 September 2019

Peradi Berharap Tidak Ada Advokat yang Menganggur

Ujian provesi advokat diikuti sebanyak 7.785 calon advokat dari 39 kota seluruh Indonesia. Dari jumlah itu DKI Jakarta tercatat menyumbang peserta paling banyak

NASIONAL | 1 September 2019

Capim KPK Dinilai Sangat Kredibel

“Siapapun yang terpilih nanti, tentu PR nya sangat besar untuk KPK akan datang. Terutama hal pencegahan yang harus dikuatkan untuk memberantas korupsi."

NASIONAL | 1 September 2019

Polda Kalbar Kembali Kirim 180 Personel Brimob ke Papua

Kapolda Kalbar meminta personel Brimob menghindari tindakan yang memicu konflik, serta tindakan yang dapat merugikan, membahayakan diri sendiri dan keluarga.

NASIONAL | 1 September 2019

120 Anggota DPRD Jabar Dilantik Senin

"Untuk acara kita kemas sesederhana mungkin, tidak ada tari penyambutan seperti pelantikan DPRD DKI Jakarta. Kita rancang sesederhana mungkin acaranya."

NASIONAL | 1 September 2019

Tokoh Papua Freddy Numberi: Tak Ada Lagi Konflik di Papua

Acara Yospan Papua ini mengirim pesan kepada seluruh daerah bahwa kita semua adalah saudara dan Papua adalah bagian dari NKRI.

NASIONAL | 1 September 2019

Polisi Tangkap WN Bulgaria Pelaku Skimming

"Untuk tersangka beserta barang buktinya, saat ini sudah dalam penanganan Polda Bali, yang nantinya akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," jelas Hengky.

NASIONAL | 1 September 2019

Wiranto: Blokir Internet di Papua Akan Dibuka Jika Kondusif dan Aman

Menurut dia, semua wilayah di Papua dan Papua Barat sudah damai. Kehidupan disana sudah mulai berjalan, pertokoan pun sudah mulai buka.

NASIONAL | 1 September 2019

Wiranto Sebut Kondisi di Papua Sudah Kondusif

Menurut dia, semua wilayah di Papua dan Papua Barat sudah damai. Kehidupan di sana sudah mulai berjalan, pertokoan pun sudah mulai buka.

NASIONAL | 1 September 2019

Megawati Kirim Utusannya Temui Pemimpin Agama di Papua

Megawati senantiasa memberikan perhatian sangat besar bagi perdamaian dan kesejahteraan hidup seluruh rakyat Indonesia di Bumi Cenderawasih.

NASIONAL | 1 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS