Pembangunan Bekasi Masif
INDEX

BISNIS-27 431.53 (-3.35)   |   COMPOSITE 4906.55 (-27.45)   |   DBX 934.495 (-1.3)   |   I-GRADE 129.531 (-1.1)   |   IDX30 408.573 (-4.05)   |   IDX80 107.231 (-1.06)   |   IDXBUMN20 271.434 (-3.2)   |   IDXG30 114.42 (-1.08)   |   IDXHIDIV20 364.598 (-3.27)   |   IDXQ30 119.596 (-1.07)   |   IDXSMC-COM 210.435 (-0.56)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (-1.95)   |   IDXV30 101.606 (-0.8)   |   INFOBANK15 772.076 (-4.94)   |   Investor33 357.854 (-2.78)   |   ISSI 144.258 (-0.69)   |   JII 521.112 (-3.55)   |   JII70 177.199 (-1.37)   |   KOMPAS100 960.444 (-7.38)   |   LQ45 749.999 (-7.62)   |   MBX 1355.95 (-8.44)   |   MNC36 267.764 (-2.13)   |   PEFINDO25 261.843 (-3.84)   |   SMInfra18 232.762 (-2.06)   |   SRI-KEHATI 301.662 (-2.42)   |  

Pembangunan Bekasi Masif

Rabu, 18 September 2019 | 12:20 WIB
Oleh : Mikael Niman / HS

Jakarta, Beritasatu.com - Tokoh masyarakat Bekasi, Abdul Manan, menceritakan terjadinya pembangunan besar-besaran atau berskala luas (masif) saat kepemimpinan Rahmat Effendi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) dan menjabat Wali Kota Bekasi definitif pada 2012 lalu.

Dalam periode itu, pengembang properti Summarecon meresmikan jembatan layang KH Noer Ali Summarecon Bekasi. Jembatan ini sebagai akses penghubung antara wilayah Bekasi Utara dan Bekasi Selatan. Sebelum dilirik Summarecon, kawasan tersebut merupakan rawa-rawa dan persawahan yang nilai jual obyek pajak (NJOP) masih rendah.

Setelah dibuka jembatan layang KH Noer Ali Summarecon Bekasi, perkembangan pesat mulai terasa di Kota Bekasi. Di sekitar kawasan Summarecon Bekasi, NJOP melambung tinggi, pusat perekonomian berkembang pesat. Tak hanya itu, di lokasi lain pembangunan pusat perbelanjaan semakin banyak, pembangunan apartemen semakin gencar, rumah sakit, sekolah, kampus, semakin menjamur.

“Pembangunan pesat di Kota Bekasi terjadi saat Rahmat Effendi sebagai Plt Wali Kota Bekasi. Terjadi perubahan besar di Kota Bekasi,” ungkap Abdul Manan.

Pria yang pernah menjabat Ketua DPRD Kabupaten Tingkat II Bekasi (1994) ini mengungkapkan apresiasianya terhadap kepala daerah terdahulu mulai dari Wali Kota Administratif (Kotif) Bekasi Andi Sukardi (1988-1991), Wali Kotif Bekasi Soejono (1992-1996), Wali Kotif Bekasi Kailani AR (1996-1997) dan menjabat Wali Kota Bekasi periode Maret-Oktober 1997, Wali Kota Bekasi Nonon Sonthanie (1998-2003). Lalu, pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi, Akhmad Zurfaih dan Mochtar Mohamad (2003-2008). Kemudian, Mochtar Mohamad menjabat Wali Kota berdampingan dengan Rahmat Effendi sebagai Wakil Wali Kota periode 2008-2013.

Dia menegaskan, kepemimpinan daerah harus dapat mengelola semua potensi daerah. Penarikan pajak dari investor, pengembang dan sebagainya dikembalikan lagi utuk kepentingan masyarakat. “Pembangunan infrastruktur, polder air (kolam retensi), pelebaran jalan yang digunakan dari pajak untuk kepentingan warga,” tuturnya.

Selain itu, potensi lain seperti kedekatan hubungan dengan DKI Jakarta, Kota Bekasi memperoleh dana hibah untuk pembangunan di wilayah perbatasan dan kelancaran operasional truk sampah DKI Jakarta menuju ke TPST Bantargebang.

Berdasarkan data, Pemerintah Kota Bekasi telah mengeluarkan izin mendirikan bangunan (IMB) berupa rumah tinggal tahun 2012 sebanyak 2.338 bangunan, tahun 2013 sebanyak 1.975 bangunan, dan tahun 2014 sebanyak 1.906 bangunan. Sementara IMB untuk perumahan (rumah kompleks) yang dikeluarkan Pemerintah Kota Bekasi tahun 2012 sebanyak 1.671 bangunan, tahun 2013 sebanyak 356 bangunan, dan tahun 2014 sebanyak 49 bangunan (Bappeda Kota Bekasi 2015).

Perumahan dan tempat tinggal di Kota Bekasi berpusat di Kecamatan Bekasi Timur, Bekasi Selatan, dan Bekasi Utara. Sedangkan di bagian Selatan Kota Bekasi masih banyak wilayah yang belum terbangun seperti di Kecamatan Jatiasih, Jatisampurna, Bantargebang dan Mustikajaya (Dinas Tata Kota Bekasi 2013).

Juga terjadi, perubahan luas antara lahan bervegetasi dengan lahan terbangun selama 15 tahun terakhir. Luas lahan vegetasi berkurang sebesar 4.805 hektare (ha) dan lahan terbuka yang berkurang sebesar 752 ha. Sementara lahan terbangun menjadi bertambah sebesar 5.596 ha.

“Keberanian dan ketegasan kepala daerah dalam membuat lompatan program pembangunan, membuat wajah Kota Bekasi semakin berubah dengan pembangunan yang pesat,” tuturnya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Bekasi, Kota Metropolitan Setengah Hati

Lahan di Kota Bekasi sangat terbatas tetapi jumlah penduduknya sangat padat.

NASIONAL | 18 September 2019

Kasus Pencurian Motor, Ketua KNPB Ditangkap Polisi

Ketua KNPB Agus Kossay ditangkap polisi karena kasus pencurian motor. Ia ditangkap bersama rekannya, Donny Itlay.

NASIONAL | 18 September 2019

UGM Tawarkan Konsep Restorasi Transmigrasi

Restorasi transmigrasi itu ditujukan dalam rangka meningkatkan pembangunan kualitas sumber daya manusia, pertumbuhan wilayah, dan meningkatkan kesejahteraan.

NASIONAL | 18 September 2019

Polda Kalbar Segel 2 Lahan Kebun Sawit di Kabupaten Sintang dan Sambas

Kapolda Kalbar akan menindak tegas dan melakukan penyegelan terhadap setiap perusahaan yang membakar lahannya agar ada efek jera.

NASIONAL | 18 September 2019

UU Baru Disahkan, KPK Terus Berikhtiar Lawan Korupsi

KPK tidak patah arang dan berhenti melakukan tugas pemberantasan korupsi.

NASIONAL | 18 September 2019

Tujuh Orang Diamankan dari Pabrik Mi Berformalin di Cianjur

Petugas juga menyita mesin pembuat mi, formalin dan mi sisa produksi siap jual sebanyak 2,5 kuintal.

NASIONAL | 18 September 2019

Ribuan Warga Kalbar Laksanakan Salat Minta Hujan

Diharapkan dengan salat dan doa meminta segera turun hujan, kebakaran hutan dan lahan yang melanda wilayah Kalbar dan sekitarnya dapat segera padam.

NASIONAL | 18 September 2019

ICW: UU KPK Cacat Formal dan Substansi

Ada empat poin yang memberatkan ICW.

NASIONAL | 18 September 2019

IPW Apresiasi DPR Sahkan Revisi UU KPK

Lembaga tanpa pengawasan sama artinya membiarkannya menjadi lembaga otoriter. Sehingga revisi UU KPK ini untuk menghindari KPK menjadi lembaga otoriter.

NASIONAL | 18 September 2019

Polda Sumsel Proses 23 Tersangka Karhutla

Tersangka kasus karhutla baik dari masyarakat maupun korporasi, akan diperlakukan sama dalam proses hukum.

NASIONAL | 18 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS