KBRI Bantu Pendidikan Ribuan Anak Pekerja Migran di Malaysia
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

KBRI Bantu Pendidikan Ribuan Anak Pekerja Migran di Malaysia

Minggu, 17 November 2019 | 13:37 WIB
Oleh : HS

Sarawak, Beritsatu.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur membantu anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia mendapat akses pendidikan. Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur Mokhammad Farid Maruf mengatakan izin dari pemerintah Malaysia saat ini baru mencakup pendirian fasilitas pendidikan bagi anak pekerja migran Indonesia di Sabah dan Sarawak.

"Saat ini wilayah yang baru mendapatkan izin dari pemerintah Malaysia yakni Sabah dan Sarawak. KBRI sebagai fasilitator bersama Kemendikbud," katanya di Bintulu, Sarawak, Minggu (17/11/2019).

Dia mengatakan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengirim guru-guru ke wilayah Sabah dan Sarawak. Dalam satu tahun ada sekitar 300 guru yang dikirim ke sana. "Kemudian untuk guru pamong, yakni orang Indonesia yang berada di Malaysia yang sebelumnya tidak menjadi guru, ada sekitar 400 orang. Terhadap guru pamong tersebut KBRI Kuala Lumpur terus memberikan pelatihan," katanya.

KBRI Kuala Lumpur, menurut dia, sedang mengusahakan perizinan pendirian fasilitas pendidikan bagi anak Indonesia di wilayah semenanjung Malaysia, termasuk izin pendirian pusat belajar komunitas (Community Learning Center/CLC). Di wilayah Sabah dan Sarawak, hampir semua anak pekerja migran Indonesia berada di wilayah perkebunan sehingga mudah dijangkau, sedangkan di wilayah semenanjung hampir 90 persen anak pekerja migran tersebar di kota-kota yang berbeda.

"Pendidikan akan selalu menjadi pekerjaan rumah bagi KBRI Kuala Lumpur karena jumlah siswa akan terus bertambah. Kenyataannya kebanyakan pekerja tidak memiliki dokumen sehingga enggan menyekolahkan anaknya," katanya.

Sementara itu, saat ini terdapat 340 CLC di wilayah Sabah. Secara pengelolaan CLC juga masuk ke dalam Dapodik. “Sekolah Indonesia di Kinabalu merupakan induk sekolah Indonesia, namun karena wilayah yang luas akhirnya dipecah menjadi CLC," kata Mokhammad Farid.

Di wilayah Sabah juga telah disetujui penyelenggaraan pendidikan hingga 15 tahun. Namun di wilayah Sarawak baru dua tahun belakangan diperbolehkan pendidikan hingga jenjang SMP. Dia mengatakan, dari CLC tersebut lalu dipecah menjadi tempat kegiatan belajar (TKB) untuk mempermudah aktivitas belajar mengajar.

"Ada juga yang mengikuti program Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) atau program kejar paket yang diikuti sekitar 12.000 hingga 14.000 orang. Jadi total sekitar 27.000 jiwa yang bersekolah di jenjang SD dan SMP di wilayah Sabah dan Sarawak," katanya.

Siswa yang telah lulus SMP, kata dia, akan dipulangkan ke Indonesia untuk menempuh pendidikan lanjutan. Pada Agustus lalu KBRI Kuala Lumpur mengirim 620 siswa untuk melanjutkan pendidikan di Indonesia dan 500 diantaranya mendapatkan beasiswa dari pemerintah.

Setelah lulus SMA di Indonesia, anak pekerja migran bisa mendapatkan beasiswa dari pemerintah untuk belajar di perguruan tinggi. Tahun ini ada ada 120 anak pekerja migran Indonesia yang bisa masuk perguruan tinggi dan 148 anak yang mendapatkan beasiswa Bidikmisi dari pemerintah.

Mokhammad Farid menambahkan beberapa alumni CLC juga yang mendapatkan beasiswa belajar ke China serta mengikuti pendidikan pilot dan pramugari.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Hujan Abu Terjadi di Dua Desa Sekitar Gunung Merapi

Hujan abu akibat letusan Gunung Merapi mengguyur dua desa di sekitar Gunung Merapi di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu (17/11/2019).

NASIONAL | 17 November 2019

Terduga Teroris di Sumut Berbaiat ke ISIS

Tiga orang dari kelompok radikal ini yang tewas setelah kejadian ledakan bom bunuh diri di Medan tersebut.

NASIONAL | 17 November 2019

Pekerja Tewas, Pengerjaan Rel Ganda Bogor-Sukabumi Sementara Dihentikan

Pengerjaan rel ganda Bogor-Sukabumi dihentikan sementara menyusul tewasnya dua pekerja pada Sabtu (16/11/2019).

NASIONAL | 17 November 2019

Densus 88 Amankan Dua Terduga Teroris di Medan

Tim gabungan Densus 88 bersama Polda Sumut mengamankan dua orang terduga teroris di Jalan Jermal, Kota Medan, Sumatera Utara.

NASIONAL | 17 November 2019

Merapi Meletus, Kolom Letusan Mencapai 1.000 Meter

Letusan Gunung Merapi tercatat dengan amplitudo max 70 milimeter dengan durasi 155 detik pada pukul 10:46 WIB.

NASIONAL | 17 November 2019

Wapres Minta Khotbah Keagamaan Serukan Kerukunan

Wapres meminta ceramah keagamaan yang disampaikan harus bermuatan positif.

NASIONAL | 17 November 2019

Menteri KKP: Izin Kapal Tangkap Akan Dipermudah

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo akan mempermudah perizinan operasional kapal tangkap, untuk meningkatkan kesejahteraan para nelayan.

NASIONAL | 17 November 2019

Paguyuban Tionghoa: NKRI Harus Terus Dijaga

NKRI harus dipupuk dijaga dan diperjuangkan.

NASIONAL | 17 November 2019

Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Secara Aklamasi

Sebelumnya, pemilihan ketua umum hampir selalu dilakukan melalui pemungutan suara (voting).

NASIONAL | 17 November 2019

Hati Kembar Siam Ardi dan Ardan yang Menempel Berhasil Dipisahkan

Namun karena tubuh Ardan lebih besar, maka hati untuk Ardan juga tampak lebih besar dibandingkan milik Ardi.

NASIONAL | 16 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS