Transaksi Online, KLHK Tahan Penjual Kantong Semar ke Taiwan
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Transaksi Online, KLHK Tahan Penjual Kantong Semar ke Taiwan

Jumat, 29 Mei 2020 | 08:00 WIB
Oleh : HS

Jakarta, Beritasatu.com - Tim operasi gabungan Ditjen Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat SKW II Sintang menahan RB (23) dan MT (32) terduga penjual kantong semar jenis Nepenthes clipeata dan Nepenthes spp ke Taiwan.

“Ini pertama kali Gakkum KLHK menyidik kasus perdagangan tumbuhan dilindungi. Kami akan mengembangkan kasus ini, terutama menelusurii jaringan internasional penyelundupan tanaman dilindungi,” kata Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan Sustyo Iryono dalam keterangan tertulisnya diterima di Jakarta, Kamis (28/5/2020).

Penangkapan RB dan MT beserta barang bukti 25 paket kantong semar (spesies Nepenthes clipeata dan Nepenthes spp) dan sejumlah tumbuhan lainnya terjadi di Jalan Lintas Kalimantan Poros Tengah, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Provinsi Kalimantan Barat. Kini keduanya ditahan di Kantor Seksi Wilayah Pontianak, Balai Gakkum Kalimantan.
Selain kedua pelaku, Balai Gakkum Kalimantan juga mengamankan 1 paket Sonerila, 1 paket Komalomena silver, Vilodendrum boceri, Labisia kura-kura, Alokasia silver.

Hasil penyidikan menunjukkan RB dan MT adalah pemasok kepada AC selaku pemilik nursery di Taiwan. Nursery milik AC itu menjual berbagai jenis kantong semar yang berasal dari berbagai negara di Asia Tenggara.

Komunitas Suara Pelindung Hutan pernah melaporkan AC sebagai perambah dan penyelundup tumbuhan dilindungi di Indonesia. Berdasarkan pengakuan RB dan MT, tumbuhan dilindungi itu dijual Rp 500 ribu per pokok.

RB dan MT sudah sejak tahun 2017 mengambil kantong semar jenis Nepenthes clipeata dari Taman Wisata Alam Gunung Kelam. Kemudian mereka menjualnya secara online kepada pembeli dari luar Pulau Kalimantan, dan pembeli internasional antara lain dari Taiwan, Penang, Kuching, dan Kuala Lumpur.

Penyidik akan menjerat keduanya dengan Pasal 21 Ayat 1 Huruf a Jo Pasal 40 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, dengan ancaman hukum pidana penjara maksimum 5 tahun dan denda maksimum Rp100 juta.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap kedua pelaku, Penyidik KLHK menetapkan RB pemilik tumbuhan Nepenthes clipeata dan Nepenthes spp sebagai tersangka, sedangkan MT diperiksa sebagai saksi. Saat ini tersangka telah dititipkan ke Rumah Tahanan Polda Kalimantan Barat.

Kantong semar spesies Nepenthes clipeata termasuk tumbuhan karnivora endemik yang hanya tumbuh di Bukit Kelam, Sintang, Kalbar. IUCN (International Union for Conservation of Nature) pada tahun 2014 menetapkan Nepenthes clipeata yang tumbuh di celah-celah curam batuan granit ini dalam Red List sebagai critically endangered atau sangat berisiko punah.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kantor Staf Presiden Salurkan Bantuan Robot untuk Melawan Covid-19

Robot itu memiliki kemampuan mengeluarkan sinar ultraviolet dari enam lampu yang dipasangkan.

NASIONAL | 28 Mei 2020

Kasus Positif Covid-19 di DIY kembali Zero

DIY zero kasus positif Covid-19.

NASIONAL | 28 Mei 2020

New Normal di Kerinci, Prioritaskan Sektor Perkebunan dan Pangan

Pemprov Jambi utamakan sektor pariwisata dan perkebunan dalam memasuki aktivis New Normal.

NASIONAL | 28 Mei 2020

Pertamina MOR IV dan Pemda Dirikan 10 Pertashop untuk Tingkatkan Ekonomi Desa

Pertamina bangun 10 unit Pertashop di Jateng.

NASIONAL | 28 Mei 2020

Moeldoko dan Fadli Zon Sepakat Akhiri Dualisme Kepengurusan HKTI

Islah juga diharapkan bisa berdampak baik, tidak hanya untuk HKTI, tetapi juga untuk para petani dan masyarakat Indonesia.

NASIONAL | 28 Mei 2020

Polres Majalengka Dukung Lumbung Ketahanan Pangan

Lumbung ketahanan pangan akan dikembangkan untuk masyarakat di Kabupaten Majalengka.

NASIONAL | 28 Mei 2020

Tren Harian Kasus Baru Covid-19 di Banten Fluktuatif

Tren kasus Covid-19 di Banten, fluktuatif.

NASIONAL | 28 Mei 2020

SPAM Djuanda Layani Kebutuhan Air Minum di DKI dan Wilayah Penyangga

Kempupera menerapkan skema KPBU dalam pengerjaan proyek sistem penyediaan air minum (SPAM).

NASIONAL | 28 Mei 2020

Baru 47% Wilayah di Indonesia Mampu Gelar PPDB Online

Sisanya, sebanyak 63% masih berbasis luring (offline). Oleh karena itu, Kemdikbud mewajibkan sekolah untuk melakukan PPDB dengan mengikuti protokol kesehatan.

NASIONAL | 28 Mei 2020

Pakar Epidemiologi: New Normal Terlalu Dini di Indonesia

Para pakar epidemiologi dan kesehatan masyarakat menilai kebijakan new normal terlalu dini diterapkan di Indonesia.

NASIONAL | 28 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS