Masyarakat Kolaka Timur Budi Daya Sorgum
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Masyarakat Kolaka Timur Budi Daya Sorgum

Senin, 1 Juni 2020 | 08:01 WIB
Oleh : HS

Kendari, Beritasatu.com - Sebagian warga Kecamatan Tinondo, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara membudidayakan sorgum sebagai salah satu tanaman pangan alternatif selain padi dan jagung di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Kolaka Timur Laski Paemba di Kendari, Minggu (31/5/2020), mengatakan sedikitnya 20 hektare lebih tanaman sorgum dikembangkan masyarakat Desa Mokupa dan sudah pernah panen.
Ia mengatakan budi daya sorgum oleh masyarakat Tinondo sebagai cocok karena kondisi geografis wilayah di lahan marjinal dan tanah basah maupun tanah miring dan kering sekalipun.

"Tanaman sorgum bisa jadi tanaman pangan alternatif selain beras. Cocok dikembangkan di lahan manapun di wilayah Tinondo bahkan di beberapa kecamatan di Kolaka Timur," ujar Laski.

Selama dua tahun terakhir, sorgum mulai dikembangkan masyarakat sebagai salah satu pangan lokal andalan. Satu hektare lahan berpotensi untuk menghasilkan 2-3 ton sorgum dalam sekali panen.

"Pemerintah Kolaka Timur sudah mulai memetakan daerah yang bisa ditanam sorgum dan setelah melihat perkembanganny untuk beberapa kali panen, ternyata di wilayah Tinondo dengan beberapa wilayah desanya cocok untuk budi daya tanaman itu," ujaranya.

Sorgum memiliki kadar glukosa lebih rendah daripada beras dan kandungan serat tinggi. Hasil kajian Balai Penelitian Tanaman Serelia memaparkan komposisi kimia biji sorgum tidak banyak berbeda dengan beras atau terigu yakni mengandung karbohidrat 73,8 persen dan protein 9,8 persen.

"Bahkan ada masyarakat di desa itu yang pernah sakit kronis dengan menghentikan konsumsi beras dan sagu, lalu menggantikannya dengan sorgum ternyata penyakitnya sembuh," tuturnya.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Yunus Sani Diduga Dibunuh dan Dimutilasi Kelompok Separatis Bersenjata

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Cpl Eko Daryanto mengatakan, kelompok separatis seakan menebar virus untuk mencabut nyawa saudaranya sendiri.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Pentolan KKB Pilia Dibekuk

Oniara Wonda yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) itu dilumpuhkan dengan timah panas pada betis sebelah kanan, karena berusaha melawan petugas.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Freeport Indonesia Buka Laboratorium Rujukan Covid-19 untuk Papua

PTFI juga membantu masyarakat dengan menggunakan mesin Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) dan laboratoriumnya untuk menganalisa sampel tes swab.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Warga Kalimantan tuntut UU Minerba dibatalkan

UU itu memberi kewenangan sebesar-besarnya ke perusahaan tambang mengembangkan bisnisnya tanpa memperdulikan aspek sosial, ekonomi, bahkan keselamatan warga.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Masyarakat Bengkulu Tolak UU Minerba

"Dengan adanya UU Minerba ini kami merasa tidak ada keberpihakan pemerintah kepada kami. Lubang tambang dibiarkan, akses jalan petani dirusak, sawah dirusak."

NASIONAL | 1 Juni 2020

Disbun Kaltim: Harga TBS Turun Dampak Pandemi Covid-19

harga TBS sepanjang Mei 2020 berkisar Rp 1.230-Rp 1.390 per kilogram atau mengalami penurunan dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang Rp 1.500/kg.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Sempat Longsor, Satu Lajur di Tol Semarang-Solo Kini Dapat Dilewati

Kejadian ini diakibatkan oleh curah hujan yang cukup tinggi sehingga tebing yang berada di samping jalan tol longsor.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Guru Besar UGM: Pandemi Covid-19 Momentum Tepat Berhenti Merokok

Yayi Suryo Prabandari menyebutkan pandemi Covid-19 merupakan momentum yang tepat bagi masyarakat Indonesia, khususnya para perokok untuk berhenti merokok.

NASIONAL | 31 Mei 2020

Disambut Antusias, Lomba Senam SAH Kempora Memasuki Periode II

Babak lomba senam virtual Stay at Home Kempora kali ini dapat diikuti oleh peserta individu dan menggunakan platform media sosial Facebook.

NASIONAL | 31 Mei 2020

PSBB Tangerang Raya Akan Diperpanjang Jelang Normal Baru

Pemerintah kabupaten dan kota di wilayah Tangerang Raya berencana akan memperpanjang masa Pemberlakuan PSBB sebelum memasuki fase new normal atau normal baru.

NASIONAL | 31 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS