Dalam 4 Bulan, KLHK-Bea Cukai Periksa 1.121 Kontainer Limbah Impor
INDEX

BISNIS-27 447.922 (0.22)   |   COMPOSITE 5096.45 (-4.63)   |   DBX 966.383 (0.26)   |   I-GRADE 139.404 (0.54)   |   IDX30 427.333 (0.82)   |   IDX80 113.424 (-0.07)   |   IDXBUMN20 292.954 (-1.76)   |   IDXG30 119.109 (0.49)   |   IDXHIDIV20 379.033 (0.39)   |   IDXQ30 124.381 (0.25)   |   IDXSMC-COM 220.154 (-1.19)   |   IDXSMC-LIQ 258.539 (-0.54)   |   IDXV30 108.161 (-0.91)   |   INFOBANK15 830.634 (2.07)   |   Investor33 372.738 (0.67)   |   ISSI 150.924 (0.03)   |   JII 548.46 (1.53)   |   JII70 187.38 (0.16)   |   KOMPAS100 1019.47 (0.03)   |   LQ45 787.196 (1.37)   |   MBX 1409.36 (-1.53)   |   MNC36 279.413 (0.25)   |   PEFINDO25 280.307 (-3.18)   |   SMInfra18 241.86 (0.29)   |   SRI-KEHATI 315.824 (0.31)   |  

Dalam 4 Bulan, KLHK-Bea Cukai Periksa 1.121 Kontainer Limbah Impor

Kamis, 25 Juni 2020 | 08:01 WIB
Oleh : HS

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama Direktorat Jenderal Bea Cukai sudah memeriksa 1.121 kontainer berisi limbah nonbahan beracun dan berbahaya (B3) ilegal selama Februari 2019 sampai dengan Mei 2020.

"Limbah bahan baku industri pada dasarnya yang jadi masalah bukan impor limbah atau bahan bakunya, tetapi permasalahannya adalah impor scrap plastik atau kertas ternyata mengandung limbah," kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya dalam Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta, Rabu (24/6/2020).

Pemeriksaan bersama, menurut Siti, dilakukan atas permintaan Ditjen Bea Cukai. Hasilnya pemeriksaan telah dilakukan pada 1.121 kontainer dengan total yang dianggap bersih dan dilepas ke importir mencapai 685 kontainer, sedangkan yang direekspor atau yang terkontaminasi sampah dan atau limbah B3 ada 436.

Dari 436 kontainer yang terkontaminasi, dia mengatakan sudah ada 304 yang direekspor, sedangkan 132 lainnya masih menunggu persetujuan dari negara sumber limbah.

Ketua Komisi IV DPR RI Sudin mempertanyakan siapa pihak yang akan memastikan setiap kontainer limbah impor toleransi kandungan material ikutannya tidak lebih dari 2 persen. Selain itu, di mana pelaksanaan pemusnahannya akan dilakukan mengingat ada kekhawatiran justru akan menimbulkan pencemaran jika dilakukan di lokasi pemilik barang.
Dia mengatakan Komisi IV akan melakukan rapat kerja gabungan dengan memanggil pihak importir, industri, serta kementerian terkait untuk membahas lebih lanjut persoalan impor limbah untuk bahan baku tersebut.

SKB Impor Limbah
Siti mengatakan pembahasan intensif antara KLHK, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian dan Kapolri dipimpin oleh Sekretariat Kabinet telah dilakukan dan menghasilkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Pelaksanaan Impor Limbah Non Bahan Berbahaya dan Beracun sebagai Bahan Baku Industri, yang ditanda tangani 27 Maret 2020.
SKB tersebut berisi lima poin, yang antara lain, pertama, SKB digunakan sebagai Pedoman Pelaksanaan Impor Limbah Non B3 sebagai bahan baku.

Kedua, toleransi kandungan material ikutan untuk kelompok kertas dan plastik ditetapkan sebesar 2 persen.

Ketiga, toleransi kandungan minyak, emulsi minyak, minyak pelumas dan minyak gemuk (grease) untuk kelompok logam berupa scrap besi atau baja secara kasat mata dalam jumlah sedikit dan tidak menetes.

Keempat, para pihak terkait dalam SKB menyusun peta jalan pengelolaan limbah non B3 sebagai bahan baku industri yang mencakup antara lain, pengurangan batasan toleransi kandungan material ikutan, penurunan kuota impor secara bertahap yang disesuaikan dengan ketersediaan bahan baku industri kelompok kertas dan kelompok plastik dalam negeri, serta peta jalan disusun paling lambat enam bulan sejak SKB ditetapkan.

Kelima, dalam rangka pengawasan impor limbah non B3, Menteri Perdagangan membentuk Satuan Tugas Impor Limbah Non B3 yang beranggotakan paling sedikit pejabat atau perwakilan dari Kementerian Perdaganan, KLHK, Kementerian Perindustrian, Kementerian Keuangan, Kementerian Luar Negeri, dan Polri.
"Ini memang tidak mudah karena terkait dengan kehidupan dari industri daur ulang plastik maupun kerta," ujar Siti.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPR Suhardi Duka mengaku sulit percaya jika SKB tersebut akan menyelesaikan permasalahan. "Enggak ada teknologi yang bisa deteksi berapa persen ikutan sampah di kontainer. Kalau diperiksa semua sekian konteiner omong kosong".



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Polda Papua Barat Bongkar Sindikat Penambangan Emas

Pemasok dananya berada di Makassar dengan inisial FD dan AS.

NASIONAL | 25 Juni 2020

New Normal , Lapas Narkotika Cipinang Lakukan Rehabilitasi dan Luncurkan Aplikasi

Lapas Narkotika Cipinang memberikan rehabilitasi bagi warga binaan.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Menpora-DPR Bahas Rencana Kerja dan Anggaran 2021

Beberapa rencana kerja di tahun 2021 berkaitan dengan agenda olahraga Piala Dunia FIFA U-20 dan Pekan Olahraga Nasional (PON).

NASIONAL | 25 Juni 2020

Survei Kemdikbud: 96,6% Siswa Belajar Sepenuhnya dari Rumah

Survei juga memperlihatkan siswa dan guru mulai menerapkan teknologi dalam program pembelajaran dari rumah.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Hadiah Lomba Inovasi Dorong Pemulihan Ekonomi Daerah

Lomba Inovasi Daerah digelar untuk mendorong dan memberi semangat kepada daerah dalam penyiapan tatanan normal baru.

NASIONAL | 24 Juni 2020

DPR Disarankan Studi Banding ke Korsel Lihat Tata Kelola Kepegawaian

Menpan RB Tjahjo Kumolo menyarankan Komisi II DPR melakukan studi banding ke Korea Selatan (Korsel) dalam rangka melihat tata kelola kepegawaian

NASIONAL | 23 Juni 2020

Praperadilan Nasabah Wanaartha Gugur

Sidang praperadilan Wanaartha Life atas perkara penyitaan rekening efek yang telah diblokir penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) dinyatakan gugur.

NASIONAL | 23 Juni 2020

Selama Pandemi, Pendidikan Vokasi Utamakan Mata Kuliah Berbasis Teori

Sedangkan untuk yang berbasis praktik akan dilakukan terakhir.

NASIONAL | 24 Juni 2020

KPK Perkuat Sinergi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi di Daerah

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak seluruh kepala daerah memperkuat sinergi dan meningkatkan efektifitas dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi

NASIONAL | 24 Juni 2020

Prajurit TNI yang Gugur di Kongo Diserang Kelompok Bersenjata ADF

Satu prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Konga XX-Q/Monusco gugur

NASIONAL | 24 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS