Kabareskrim Pastikan Pembakar Hutan di Masa Pandemi Dihukum Berat
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Kabareskrim Pastikan Pembakar Hutan di Masa Pandemi Dihukum Berat

Jumat, 26 Juni 2020 | 08:20 WIB
Oleh : HS

Jakarta, Beritasatu.com - Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa Polri akan menuntaskan seluruh kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Selain itu, akan berkoordinasi dengan Kejaksaan agar para pelaku yang sengaja atau karena kelalaiannya mengakibatkan kebakaran hutan diberikan hukuman paling berat atau maksimal sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku.

Hukuman berat itu, kata Komjen Sigit, dinilai tepat lantaran saat ini Indonesia sedang menghadapi pandemi Covid-19.
Menurut dia, dengan terjadinya kebakaran hutan dan lahan, maka akan semakin membahayakan dan menyengsarakan masyarakat.

"Menuntaskan kasus-kasus karhutla dan koordinasi dengan Kejaksaan dan Pengadilan untuk memberikan hukuman terberat," kata Sigit di Jakarta, Kamis (25/6/2020).

Presiden Joko Widodo sebelumnya mengungkapkan bahwa 99 persen kebakaran hutan dan lahan disebabkan oleh ulah manusia. Jokowi pun meminta aparat untuk menindak tegas pihak-pihak yang merusak hutan tanpa pandang bulu dan kompromi.

Sigit menjelaskan dalam mengantisipasi karhutla, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis telah mengecek dan merilis aplikasi Lancang Kuning untuk memonitor titik panas (hotspot) di Polda Riau.
Setidaknya ada 12 jajaran Polda yang wilayahnya rentan kebakaran hutan dan lahan sehingga diminta mengadopsi aplikasi Dashboard Lancang Kuning tersebut.

"Polda-polda yang rawan karhutla untuk mengadopsi aplikasi tersebut. Di antaranya Polda Riau, Polda Aceh, Polda Sumatera Utara, Polda Sumatera Barat, Polda Jambi, Polda Sumsel, Polda Kalteng, Polda Kalbar, Polda Kaltara, Polda Kaltim, Polda Kalsel, dan Polda Bangka Belitung," ujar jenderal bintang tiga itu.

Untuk mencegah terjadinya karhutla, Polri bersama dengan Ditjen Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kejaksaan Agung, Gubernur, Kapolda, Kejaksaan Tinggi telah melakukan sosialisasi penanggulangan dan penegakan hukum terkait kebakaran hutan.

"Mendorong perusahaan besar untuk melakukan terobosan dalam upaya pencegahan dan pemadaman karhutla, membantu masyarakat yang akan buka lahan dengan menyediakan alat berat sampai dengan radius tertentu serta membuat desa peduli api," ujarnya.

Demi memaksimalkan pencegahan kebakaran di Indonesia, Bareskrim Polri sudah membentuk Posko Karhutla di setiap Polda untuk mengantisipasi secara cepat terkait penanganan dan pemadaman titik api.

Sejak 8 Februari hingga 24 Juni 2020, aparat sudah memadamkan sedikitnya 5.061 titik api. Upaya itu telah menyelamatkan lahan seluas 278 hektar. Sementara di tahun 2019, sebanyak 15.670 hektar telah diselamatkan.
Jumlah penegakan hukum kasus karhutla dari kasus perorangan maupun kasus perusahaan di tahun 2019 dan 2020 antara lain perkara yang menjerat perusahaan pada tahun lalu ada 22 laporan dimana 12 kasus sudah dinyatakan lengkap atau P21 dan 10 kasus saat ini masih penyidikan.

Untuk tahun 2020, Bareskrim Polri menangani satu perkara karhutla yang diduga dilakukan oleh perusahaan dan saat ini masih dalam penyidikan. Sementara untuk kasus perorangan di tahun 2019, Polri menangani 342 kasus dengan 199 kasus sudah diselesaikan dan 143 kasus masih penyidikan. Sedangkan pada tahun 2020, Bareskrim menangani 64 kasus dan yang dinyatakan P21 ada 40 kasus serta 24 kasus dalam penyidikan.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Produksi Gula Pasir Lokal Makassar Belum Bisa Kendalikan Harga

Harga gula pasir masih belum normal ke harga semula Rp 12.500 per kg

NASIONAL | 26 Juni 2020

Kepala BNPT: Ulama Berperan Penting untuk Persatukan Bangsa Lewat Dakwah

Ketika agama dan budaya diletakkan secara benar, maka akan menjauhkan agama dari kekerasan.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Bupati Tabanan Bagikan 133.000 Bibit Tanaman Cabai

Tujuan pemberian bibit cabai tersebut adalah untuk membiasakan masyarakat menanam tanaman pangan.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Pandemi Covid-19 Mempercepat Transformasi Sistem Pendidikan

Pandemi Covid-19 bisa menjadi momen bagi dunia pendidikan untuk mempercepat proses transformasi.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Pakar: Selama Pandemi, Mutu Pendidikan Nasional Turun

Ini terjadi karena ekosistem pendidikan Indonesia belum mencapai kondisi ideal yang terdiri dari tiga pusat pendidikan, yakni sekolah, masyarakat, dan rumah.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Pakar: Daripada Buka Sekolah, Lebih Baik Fokus ke Mutu Pendidikan Selama Pandemi

Bisa dilakukan mulai dari modifikasi kurikulum sehingga anak tidak bosan dan terbebani selama belajar dari rumah.

NASIONAL | 25 Juni 2020

IDAI: Wabah Covid-19 Belum Terkendali, Sekolah Jangan Dibuka

IDAI mendorong dinas kesehatan di kabupaten/kota untuk mendata dan memantau semua sekolah dan madrasah berasrama yang mulai membuka pendidikan tatap muka.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Dapat Rapor Merah, KPK Hargai Penilaian ICW dan TII

KPK menghargai penilaian ICW dan TII yang memberikan rapor merah terhadap kinerja pimpinan lembaga antikorupsi jilid V dan akan mempelajarinya.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Jokowi Apresiasi Upaya Prakondisi Sektor Pariwisata Banyuwangi

Dalam rangka meninjau persiapan prakondisi menuju adaptasi kebiasaan baru, Presiden Jokowi mengunjungi Villa So Long dan Pantai So Long di Kabupaten Banyuwangi.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Kasus Jiwasraya, Sinarmas Asset Management Minta Nasabah Tak Khawatir

Sinarmas Asset Management tetap memberikan pelayanan, serta selalu mengedepankan pemenuhan hak dan kepentingan seluruh nasabah.

NASIONAL | 25 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS