Subsidi Rapid Test Pesantren Dikabulkan Pemerintah

Subsidi Rapid Test Pesantren Dikabulkan Pemerintah

Kamis, 9 Juli 2020 | 08:45 WIB
Oleh : Carlos Roy Fajarta / HS

Jakarta, Beritasatu.com - Permintaan Partai Gerindra mengenai subsidi kuota internet bagi para pelajar serta rapid test gratis bagi para santri di pondok pesantren mendapat tanggapan positif dari Presiden Joko Widodo.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani ketika dirinya bersama pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menemui Jokowi di Istana Bogor, Bogor, Jawa Barat pada Rabu (8/7/2020).

"Pemerintah sudah merumuskan pemberian kuota internet kepada pendidik dan pelajar guna mendukung kegiatan belajar mengajar di rumah. Sedangkan subsidi rapid test bagi para santri telah ditetapkan sebesar Rp 2,6 triliun oleh pemerintah pusat," ujar Ahmad Muzani dalam keterangan tertulisnya.

Pembangunan sumber daya manusia (SDM) di tengah pandemi Covid-19 juga mendapatkan perhatian dari pemerintah karena metode pembelajaran secara daring atau online membutuhkan biaya kuota internet agar bisa dilaksanakan secara efektif.

"Pemerintah pusat yang telah mengalokasikan anggaran Rp 2,6 triliun untuk rapid test para santri di seluruh pelosok nusantara dan Kementerian PU juga akan membantu membangun sejumlah sarana untuk mendukung penerapan protokol kesehatan di lingkungan pondok pesantren," tutur Ahmad Muzani.

Subsidi rapid test tersebut rencananya akan diberikan kepada penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan kategori pondok pesantren dengan berkisar Rp 30 juta hingga Rp 50 juta. Subsidi tersebut diberikan mengingat besarnya biaya rapid test yang kini dibebankan kepada para santri, yakni berkisar Rp 300 ribu - 400 ribu per orang.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pelaksanaan Pancasila Perlu Diperkuat Undang-undang

Pancasila tidak cukup menjadi haluan dan pembina, namun harus bisa diterapkan agar semua sistem kehidupan berbangsa dan bernegara selaras dengan Pancasila.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Peneliti CSIS: Diperlukan UU Cipta Kerja Untuk Buka Lapangan Kerja Pascapandemi

Peneliti CSIS minta RUU Cipta Kerja segera jadi UU.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Presiden Tinjau Food Estate dan Posko Penanganan Covid-19 di Kalteng

Presiden langsung melanjutkan perjalanan menggunakan helikopter Super Puma TNI AU menuju Kabupaten Kapuas untuk meninjau lokasi Food Estate.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Cegah Bahaya Layang-Layang dan Drone bagi Penerbangan

Drone dan layang-layang dapat tersedot mesin jet.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Penolakan Menguat, Ancol Sebut Perluasan Bukan Reklamasi

Kekecewaan terhadap Anies Baswedan yang dinilai sebagai pembohong.

NASIONAL | 9 Juli 2020

KPK Sita Uang Tunai Terkait Suap Pasutri Bupati-Ketua DPRD Kutai Timur

Tim penyidik menyita sejumlah dokumen proyek catatan penerimaan uang hingga uang tunai.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Jaga Stabilitas Produksi Cabai, BMKG Adakan Sekolah Lapang Iklim

Naik turunnya harga cabai selalu dipengaruhi oleh musim.

NASIONAL | 7 Juli 2020

Beri Kesempatan Anak Papua Maju

Para guru menemukan ketulusan orang tua dan murid-murid, yang selalu bersuka cita dan saling mengasihi.

NASIONAL | 8 Juli 2020

Yasonna Bawa Pulang Buronan Pembobol BNI Rp 1,7 Triliun dari Serbia

Kunjungan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly bersama delegasi Indonesia ke Serbia sejak Sabtu (4/7/2020) lalu membawa kabar mengejutkan

NASIONAL | 8 Juli 2020

PPDB Online Lewat Jalur Zonasi di Sumut Akan Dievaluasi

Evaluasi PPDB di Sumut ini akan dievaluasi supaya kuota yang disediakan untuk SMA Negeri bisa dipenuhi.

NASIONAL | 8 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS