Pemberlakuan Jam Malam di Wilayah Penyangga Jakarta
INDEX

BISNIS-27 503.122 (3.53)   |   COMPOSITE 5724.74 (57.94)   |   DBX 1066.46 (7.42)   |   I-GRADE 166.255 (1.62)   |   IDX30 491.004 (4.77)   |   IDX80 129.735 (1.55)   |   IDXBUMN20 364.991 (4.81)   |   IDXG30 133.352 (1.32)   |   IDXHIDIV20 441.973 (4.68)   |   IDXQ30 143.512 (1.31)   |   IDXSMC-COM 247.38 (2.57)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (5.31)   |   IDXV30 127.096 (2.12)   |   INFOBANK15 976.214 (4.86)   |   Investor33 422.656 (3.04)   |   ISSI 167.54 (1.63)   |   JII 607.336 (7.1)   |   JII70 209.626 (2.42)   |   KOMPAS100 1162.4 (14.15)   |   LQ45 904.834 (10.06)   |   MBX 1587.29 (16.81)   |   MNC36 315.598 (3.56)   |   PEFINDO25 317.232 (3.03)   |   SMInfra18 287.626 (3.95)   |   SRI-KEHATI 361.444 (2.8)   |  

Pemberlakuan Jam Malam di Wilayah Penyangga Jakarta

Minggu, 6 September 2020 | 10:51 WIB
Oleh : HS

Jakarta, Beritasatu.com - Dalam sepekan terakhir, jika kita datang pada malam hari, suasana keramaian di Kota Bogor, Jawa Barat tampak meredup atau tidak seramai hari-hari sebelumnya. Agak lengang, begitulah bila hari selepas Maghrib kondisi di Kota Hujan yang menjadi penyangga (hinterland) Ibu Kota Negara Jakarta itu.

Apa penyebabnya? Karena, selama dua pekan ke depan, terhitung mulai Sabtu (29/8) lalu hingga Jumat (11/9) mendatang Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memberlakukan jam malam sebagai bagian dari Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas (PSBMK).

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto di Balai Kota Bogor, Jumat (28/8), menjelaskan PSBMK itu, termasuk pemberlakuan jam malam dan pembatasan aktivitas warga di 104 rukun warga (RW) yang masuk zona merah penyebaran Covid-19 di Kota Bogor. Berdasarkan data saat ini, ada 194 di antara 797 RW di Kota Bogor yang masuk zona merah.
Secara khusus, dia menyebut penularan Covid-19 dari klaster keluarga berada di peringkat tertinggi dibandingkan dengan penyebab lainnya sehingga sangat mengkhawatirkan. Alasannya, karena keluarga adalah lingkungan terkecil di masyarakat dan anggota keluarga saling kontak erat dan tren penularannya terus meningkat.

Ada 48 keluarga menjadi klaster dengan total jumlah anggota terkonfirmasi positif Covid-19 ada 189 orang. Dari 189 anggota keluarga yang terpapar positif Covid-19 sebagian besar adalah lanjut usia (lansia) dan anak-anak.
Bima Arya menambahkan pemberlakuan jam malam di daerah itu bukan melarang total seluruh aktivitas masyarakat di atas pukul 21.00 WIB, tetapi melarang warga berkerumun, termasuk orang-orang yang nongkrong selepas waktu tersebut langsung dibubarkan.

Kondisi di Kota Bogor itu juga bisa diakses melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19 laman www.covid19.go.id yang merilis perkembangan terkini peta risiko penyebarannya. Satgas melalui laman tersebut menyatakan Kota Bogor masuk zona merah atau risiko tinggi, di mana perubahan stasus zonasi Kota Bogor yang sebelumnya zona oranye atau risiko sedang itu dihitung berdasarkan indikator-indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skoring dan pembobotan.

Ekonomi
Hampir bersamaan, tetangga penyangga Jakarta lainnya, yakni Kota Depok, juga melakukan kebijakan yang sama, yakni pemberlakuan jam malam.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Depok Dadang Wihana dalam keterangan pers pada Senin (31/8) menyatakan Pemerintah Kota Depok pada Senin mulai menerapkan aturan mengenai jam malam untuk membatasi kegiatan masyarakat di luar rumah dalam upaya menekan risiko penularan Covid-19.

Pemerintah kota setempat juga mengoptimalkan peran Kampung Siaga Covid-19 dalam mendata dan mengawasi pendatang, menegakkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19, serta memastikan pembatasan sosial Kampung Siaga berbasis lingkungan RW itu berjalan.

Baca : Jam Malam Bisa Ditiru, Prioritaskan Pencegahan Pada Siang Hari

Namun, pada Kamis (3/9), Dadang meluruskan pernyataan sebelumnya, yakni yang diberlakukan adalah bukan jam malam, namun kebijakan Pembatasan Aktivitas Warga (PAW). Dalam kebijakan itu, aktivitas sosial masyarakat yang dibatasi hingga pukul 20.00 WIB sesuai Surat Edaran (SE) Nomor: 443/408-Huk/GT tentang Peningkatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Kota Depok yang diterbitkan 31 Agustus 2020.

Selain itu, berlaku pada aktivitas para pelaku usaha toko, rumah makan, kafe, minimarket, supermarket dan mal dengan jam operasional hingga pukul 18.00 WIB, lalu bagi layanan pesan antar hingga pukul 20.00 WIB. Kondisi berbeda dengan yang ada di Kota Bogor dan Kota Depok terjadi di kawasan tetangga lainnya, yakni Kabupaten Bogor.
Dengan pertimbangan alasan ekonomi, Bupati Bogor Ade Yasin menyatakan belum berkeinginan menerapkan jam malam, seperti beberapa daerah tetangganya itu.

"Belum (akan menerapkan, red.), mudah-mudahan (kasus Covid-19, red.) masih terkendali karena kasihan juga bila ada jam malam kepada yang kerja," katanya, Senin (31/8).

Alasan lainnya tidak memberlakukan jam malam, yaitu hingga kini Kabupaten Bogor masih berstatus zona kuning penularan Covid-19, tidak seperti Kota Bogor yang ditetapkan berstatus zona merah oleh Pemerintah Provinsi Jabar.
Hingga kini Kabupaten Bogor masih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pra-adaptasi kebiasaan baru (AKB) hingga 10 November 2020 dan segala aturan yang diterapkan mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 52 tentang PSBB pra-AKB.

Upaya Kabupaten Bogor terhindar dari zona merah penularan Covid-19 seperti status yang disandang tetangganya, Kota Bogor, dengan mengandalkan Program Kampung Aman. Program Kampung Aman Covid-19 memiliki banyak fungsi, seperti program ketahanan pangan dan menyaring orang-orang yang baru atau tidak dikenal masuk kampung atau desa tersebut.

"Camat sebagai pimpinan tertinggi di wilayah, harus terus mengampanyekan Kampung Aman atau Desa Aman Covid-19 di wilayah masing-masing. Karena Kabupaten Bogor memang belum benar-benar aman dari virus corona ini," katanya.
Sedangkan di Kota Bekasi yang juga menjadi zona merah Covid-19 juga memberlakukan kebijakan perpanjangan PSBB atau Adaptasi Tatanan Hidup Baru (ATHB) selama sebulan ke depan.
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menjelaskan perpanjangan PSBB-ATHB diberlakukan hingga 2 Oktober mendatang, sesuai perintah Gubernur Jabar.

Dia mengatakan ketentuan perpanjangan PSBB tersebut tertuang dalam Keputusan Wali Kota Bekasi Nomor: 300/Kep.461-BPBD/IX/2020 yang telah ditandatangani pada Selasa (1/9).



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tiga Pegawai Instansi Pemerintah di Tulungagung positif Covid-19

Jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Tulungagung hingga saat ini tercatat sebanyak 301 orang.

NASIONAL | 6 September 2020

Wamen Desa Optimalkan Pemberdayaan Kapasitas Masyarakat Nusa Penida

Nusa Penida yang terletak di tenggara Bali itu memiliki potensi unggulan sektor bahari.

NASIONAL | 6 September 2020

Bantuan Kuota Internet untuk PJJ Diapresiasi

Kebijakan ini diapresiasi Rektor Universitas Al Azhar Indonesia, Asep Saefuddin.

NASIONAL | 5 September 2020

Cucu HB X Resah, Ini Alasannya

Cucu Sri Sultan Hamengku Buwono (HB)X, Raden Mas Gustilantika Marrel Suryokusumo resah dengan kelestarian alam di lereng Gunung Merapi.

NASIONAL | 5 September 2020

Tuntut Keadilan, Masyarakat Ingin Oknum ASN Balai Teknik Perkeretaapian Jabar Dicopot

Formapera telah menggelar aksi demonstrasi di Balai Teknik Perkeretapian Jabar, dan meminta penegak hukum melakukan penyelidikan.

NASIONAL | 5 September 2020

Perkara Jiwasraya, Dakwaan JPU Soal Pembelian Saham SMRU Dinilai Tidak Tepat

kuasa hukum Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto menilai, dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara Jiwasraya yang menjerat kliennya tidak tepat

NASIONAL | 5 September 2020

Azis Syamsuddin Apresiasi Presidensi Indonesia di DK PBB

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengucapkan selamat atas berakhirnya masa presidensi Indonesia di Dewan Keamanan (DK) PBB untuk periode Agustus 2020.

NASIONAL | 5 September 2020

Narapidana Cipinang Ciptakan Kerajinan Tangan Bernilai Jutaan Rupiah

Sejumlah warga binaan Lapas Narkotika Cipinang, berhasil memanfaatkan waktu luang dengan menciptakan sejumlah produk yang memiliki nilai ekonomis

NASIONAL | 4 September 2020

Reza Kembali Diciduk, BNN: Rehabilitasi Tidak Bisa Sembuhkan 100% Pemakainya

Pemakai narkoba bisa saja sembuh sempurna asalkan ada keinginan kuat dari pribadinya.

NASIONAL | 5 September 2020

Sigit Reliantoro: Destinasi Wisata Minat Khusus Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Destinasi Wisata Minat Khusus Bukit Kandis memiliki keunggulan sebagai perbukitan batu andesit dengan pesona alam yang luar biasa.

NASIONAL | 5 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS