Trump Pecat Jaksa Agung, Ancam Partai Demokrat

Trump Pecat Jaksa Agung, Ancam Partai Demokrat

Kamis, 8 November 2018 | 04:08 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu (7/11) memaksa Jaksa Agung Jeff Sessions untuk mundur, sehari setelah pemilu sela yang mengalihkan pendulum kekuasaan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kepada Partai Demokrat.

Trump juga mengancam akan melawan balik jika DPR yang dikuasai partai lawannya itu melancarkan investigasi atas pemerintahannya.

Sessions, yang dulu dikenal sebagai pendukung Trump, menulis surat kepada Presiden yang menyebutkan bahwa dia telah mengajukan pengunduran diri "atas permintaan Anda".

Kepergian Sessions bisa menjadi awal hengkangnya para petinggi pemerintahan ketika Trump merombak timnya untuk persiapan menuju pemilihan presiden 2020.

Trump menunjuk wakil Sessions, Matthew Whitaker, sebagai pejabat pelaksana jaksa agung sampai dia menominasikan pejabat baru dalam waktu dekat.

Dalam jumpa pers yang tegang di mana dia sempat bertengkat dengan reporter, Trump kembali memuji hasil yang didapat Partai Republik dalam pemilu sela, dan memperingatkan bahwa dia akan mengambil "gaya perang" jika Demokrat melakukan investigasi padanya.

Baca juga: Momen Ketika Trump Bertengkar dengan Wartawan CNN

Meksipun kehilangan posisi mayoritas di DPR, Partai Republik tetap memegang kendali di Senat.

“Mereka bisa memulai permainan itu, tetapi kami bisa memainkannya dengan lebih baik,” kata Trump soal kemungkinan dilakukannya investigasi oleh Demokrat.

“Yang bisa Anda lakukan adalah terjebak dalam situasi maju mundur, dan dua tahun mendatang akan berdampak tidak ada satu pun yang kita kerjakan."

Demokrat akan mengepalai komisi-komisi DPR yang bisa menyelidiki retur pajak Trump, yang belum juga dia kembalikan. Juga kaitan antara pilpres 2016 dengan campur tangan Rusia, yang saat ini sedang diselidiki Special Counsel Robert Mueller.

Kerja Mueller diawasi oleh Wakil Jaksa Agung Rod Rosenstein, bawahan Sessions.

Dalam jumpa pers Rabu itu, Trump adu mulut dengan seorang wartawan CNN. Presiden terlihat emosi dengan menunjuk wajah si reporter, dan sempat berjalan meninggalkan podium, lalu kembali lagi.

Surat pengunduran diri Jaksa Agung Jeff Sessions:



Sumber:Reuters


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Soal Rizieq, Sekjen PDIP: Ada Aturan Negara Lain yang Harus Diikuti

Ada bendera terlarang di Arab Saudi yang terpasang di sekitar kediaman Rizieq Shihab.

DUNIA | 7 November 2018

Boeing Terbitkan Buletin ke Pilot Pascakecelakaan Lion

Sensor yang mengatur posisi hidung pesawat sudah rusak dalam empat penerbangan terakhir.

DUNIA | 7 November 2018

Megawati Ajak Semua Negara Asia Sokong Perdamaian 2 Korea

Tugas berikutnya untuk Asia adalah mengawal dan mengisi perdamaian.

DUNIA | 7 November 2018

Demokrat Kuasai DPR Amerika, Republik Kuasai Senat

Demokrat sekarang bisa melancarkan investigasi atas tuduhan intervensi Rusia dalam pilpres 2016.

DUNIA | 7 November 2018

Pemilu AS, Demokrat Kuasai DPR

Demokrat berhasil merebut 218 kursi dari 435 kursi DPR yang diperebutkan.

DUNIA | 7 November 2018

Sempat Diperiksa 28 Jam, Rizieq Dibebaskan dengan Jaminan

Dubes Agus Maftuh Abegebriel menyatakan pihaknya akan selalu intens berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait di Arab Saudi terkait kasus yang menimpa Rizieq.

DUNIA | 7 November 2018

Rizieq Diizinkan Pulang ke Rumah

Rizieq dimintai keterangan atas dasar laporan warga Saudi yang melihat bendera yang diduga mirip bendera ISIS terpasang di depan rumahnya.

DUNIA | 7 November 2018

Najib: Saya Bukan Pencuri dan Perampok

Mantan perdana menteri (PM) Malaysia Najib Razak membantah tuduhan yang menyebutnya telah berbohong tentang sumbangan 2,6 miliar ringgit (Rp 38,4 triliun) dari mendiang Raja Arab Saudi Abdullah Abdulaziz Al Saud.

DUNIA | 7 November 2018

Belanja Militer, Italia Habiskan US$ 5,7 Miliar

Italia telah menghabiskan sedikit lebih dari 5 miliar euro (US$ 5,7 miliar atau Rp 84,37 triliun) untuk pengadaan pertahanan pada 2018.

DUNIA | 7 November 2018

Pengamat: Pemilu AS Diwarnai Isu Perpecahan

Para pengamat mengatakan, pemilu sela Amerika Serikat tahun 2018, diwarnai sejumlah isu yang menimbulkan perpecahan tajam di antara para pemilih.

DUNIA | 7 November 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS