Rusia dan Ukraina Bertukar Tahanan
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Rusia dan Ukraina Bertukar Tahanan

Sabtu, 7 September 2019 | 21:30 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Kiev, Beritasatu.com - Rusia dan Ukraina merealisasikan pertukaran tahanan yang sudah lama ditunggu, Sabtu (7/9/2019), langkah yang bisa mencairkan kebekuan hubungan dua negara sejak Moskwa menganeksasi Crimea pada 2014.

Sebuah pesawat Rusia yang membawa tahanan Rusia yang telah dibebaskan mendarat di Moskwa dari Kiev, sementara sebuah pesawat Ukraina dengan tahanan yang juga telah dibebaskan mendarat di Kiev di hari yang sama.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy memeluk dan menjabat tangan para tahanan Ukraina yang telah bebas, sementara televisi Rusia Rossiya 24 menampilkan tayangan para tahanan yang turun dari pesawat di Moskwa.

Di Bandara Kiev, Zelenskiy mengatakan pertukaran itu merupakan hasil kesepakatan dia dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Dua menambahkan semua langkah yang perlu harus diambil "untuk mengakhiri perang mengerikan ini", merujuk pada konflik melawan kelompok separatis di wilayah timur Ukraina yang telah berlangsung lima tahun.

Kantor Berita Interfax mengutip komisioner hak asasi manusia Rusia Tatyana Moskalkova yang mengatakan: "Ukraina menyerahkan 35 orang ke Rusia, kami menyerahkan jumlah yang sama ke Ukraina.”

Kelompok separatis dukungan Rusia masih menguasai wilayah yang cukup luas di timur Ukraina dalam konflik yang telah menewaskan lebih dari 13.000 orang. Zelenskiy telah berjanji untuk mengakhiri konflik-konflik yang terus meletus meskipun gencatan senjata telah ditandatangani sejak 2015.

Pertukaran tahanan ini bisa menjadi awal perundingan yang lebih serius terlepas dari perbedaan tajam di antara dua negara. Presiden Prancis Emmanuel Macron mendesak digelarnya KTT untuk membahas masalah ini bersama Rusia, Ukraina, Jerman, dan Prancis.

Kamis lalu Putin mengatakan pertukaran ini akan menjadi langkah yang bagus menuju normalisasi hubungan dua negara, dan berharap lebih banyak tahanan lagi yang dibebaskan.

Tahanan Ukraina yang dilepas termasuk 24 pelaut yang ditahan oleh Rusia dalam pertempuran laut di Crimea tahun lalu, juga sutradara film Oleg Sentsov.

Sementara di pihak Rusia, salah satu yang dibebaskan adalah Volodymyr Tsemakh, mantan komandan pasukan separatis di timur Ukraina.

Tsemakh diduga terlibat dalam penembakan pesawat Malaysia Airlines MH17 pada 2014, yang menewaskan 298 orang dalam penerbangan dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur.

Kejaksaan Belanda mendesak Kiev agar mencegah Tsemakh pergi ke Rusia, karena dikhawatirkan bisa mengganggu penyidikan kasus MH17. Dia dilepas dengan jaminan oleh pengadilan Ukraina Kamis lalu.



Sumber:Reuters


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Iran Sita Kapal Diduga Selundupkan Minyak di Teluk

Kapal itu mengangkut hampir 284.000 liter diesel.

DUNIA | 7 September 2019

Kepolisian Hong Kong Gagalkan Upaya Demonstran Lumpuhkan Akses Bandara

Pada Jumat malam (/9/2019), kepolisian juga melemparkan gas air mata untuk membubarkan massa anarkis.

DUNIA | 7 September 2019

India Kehilangan Kontak Pesawat dalam Misi ke Bulan

Vikram turun sesuai jadwal dan normal lalu hilang komunikasi di ketinggian 2,1 km.

DUNIA | 7 September 2019

Diserang Demam Afrika, Vietnam Musnahkan 4,7 Juta Babi

Vietnam telah memusnahkan sekitar 4,7 juta babi untuk menampung wabah demam babi Afrika yang telah menyebar ke 63 provinsi di negara Asia Tenggara itu.

DUNIA | 7 September 2019

Terbelit Krisis Brexit, Adik PM Boris Johnson Pilih Mundur

Krisis Brexit rupanya ternyata juga memicu pergolakan di pemerintahan Inggris. Adik Boris Johnson pun memilih mundur dari pemerintahan Inggris.

DUNIA | 7 September 2019

PM Boris Johnson: Lebih Baik Mati Daripada Tunda Brexit

Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson menyatakan lebih baik mati daripada meminta Uni Eropa (UE) untuk menunda Brexit lewat tanggal 31 Oktober 2019.

DUNIA | 7 September 2019

Kemiskinan Perburuk Krisis Sampah Plastik di Filipina

Sebagian besar sampah berupa saset sampo, pasta gigi, deterjen dan kopi sekali pakai yang dibawa ke laut di tepi sungai di Manila, Filipina.

DUNIA | 7 September 2019

Mantan Ibu Negara Honduras Dihukum Penjara 58 Tahun

Mantan ibu negara Honduras Rosa Elena Bonilla, istri mantan presiden Porfirio Lobo, dijatuhi hukuman penjara selama 58 tahun.

DUNIA | 7 September 2019

Carrie Lam: Pencabutan RUU Ekstradisi Hong Kong Didukung Tiongkok

Pemimpin Hong Kong Carrie Lam menyatakan Pemerintah Tiongkok mendukung pencabutan resmi Rancangan Undang-undang (RUU) Ekstradisi yang kontroversial.

DUNIA | 7 September 2019

Mekanik American Airlines Sabotase Pesawat

Akibat sabotase, pesawat yang sudah di landasan pacu akhirnya batal lepas landas.

DUNIA | 6 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS