1 Juta Penduduk Singapura Adalah Warga Malaysia
INDEX

BISNIS-27 431.53 (-3.35)   |   COMPOSITE 4906.55 (-27.45)   |   DBX 934.495 (-1.3)   |   I-GRADE 129.531 (-1.1)   |   IDX30 408.573 (-4.05)   |   IDX80 107.231 (-1.06)   |   IDXBUMN20 271.434 (-3.2)   |   IDXG30 114.42 (-1.08)   |   IDXHIDIV20 364.598 (-3.27)   |   IDXQ30 119.596 (-1.07)   |   IDXSMC-COM 210.435 (-0.56)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (-1.95)   |   IDXV30 101.606 (-0.8)   |   INFOBANK15 772.076 (-4.94)   |   Investor33 357.854 (-2.78)   |   ISSI 144.258 (-0.69)   |   JII 521.112 (-3.55)   |   JII70 177.199 (-1.37)   |   KOMPAS100 960.444 (-7.38)   |   LQ45 749.999 (-7.62)   |   MBX 1355.95 (-8.44)   |   MNC36 267.764 (-2.13)   |   PEFINDO25 261.843 (-3.84)   |   SMInfra18 232.762 (-2.06)   |   SRI-KEHATI 301.662 (-2.42)   |  

1 Juta Penduduk Singapura Adalah Warga Malaysia

Rabu, 22 Januari 2020 | 14:25 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Jakarta, Beritasatu.com - Nyaris 40% penduduk di Singapura adalah kaum migran atau lebih dari 10 kali lipat dari tingkat rata-rata di dunia, menurut data yang dirilis PBB belum lama ini.

Dari angka tersebut, sekitar 1 juta adalah pendatang asal Malaysia, sementara warga Tiongkok mencapai hampir 400.000 orang. Lima besar negara asal migran di Singapura juga mencakup Indonesia, India, dan Pakistan.

Kelompok migran ini termasuk kategori permanent residents, pemegang kartu kerja dan keluarga mereka, dan pemegang paspor baru.

Data International Migrant Stock 2019 dari PBB menunjukkan persentase kaum migran di Singapura melonjak tiga kali lipat dalam tiga dekade terakhir dengan peningkatan pertumbuhan dari 24% (727.000 migran) dari populasi pada 1990 menjadi 37% (2,15 juta migran) pada 2019.

Menurut PBB, tiga besar pemasok pendatang di Singapura adalah Malaysia, Tiongkok, dan Indonesia. Angka pendatang dari Indonesia, India, dan Pakistan masing-masing di bawah 200.000 orang.

Menurut data tersebut, 60% warga migran adalah perempuan dan mayoritas migran berusia antara 20 dan 64 tahun. Tidak ada satu pun yang berstatus pengungsi.

Malaysia mendominasi warga migran dengan dengan 44%, disusul Tiongkok 18% dan Indonesia 6,4%.

Dalam laporan bertajuk World Migration Report 2020, PBB mengatakan kemajuan ekonomi Singapura menjadikannya sebagai negara tujuan para migran, dan bahwa para pekerja migran adalah bagian integral dari ekonomi negara tersebut.



Sumber:Business Insider, The Straits Times


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Di Davos, Trump Kecam Aktivis Lingkungan

Dia menggambarkan para aktivis sebagai “penerus dari para peramal bodoh masa lalu".

DUNIA | 22 Januari 2020

Trump Ajak Para Pemimpin Dunia Lindungi Warga Masing-masing

Kebijakan America First membuat AS terjebak sengketa dagang, tetapi di sisi lain, pertumbuhan ekonomi AS melesat.

DUNIA | 22 Januari 2020

UNWTO: 2020 Kunjungan Wisatawan Global Meningkat 4%

UNWTO: 2020 Kunjungan Wisatawan Global Meningkat 4%

DUNIA | 21 Januari 2020

Kedatangan Wisatawan Global 2019 Ukir Rekor 1,5 Miliar

Kedatangan Wisatawan Global 2019 Ukir Rekor 1,5 Miliar

DUNIA | 21 Januari 2020

Dari Greta Thunberg hingga Donald Trump, Ini Para Pembicara WEF 2020

Greta Thunberg (17), aktivis lingkungan dari Swedia dan Presiden AS Donald Trump menjadi dua tokoh yang bakal disorot dalam KTT WEF 2020.

DUNIA | 19 Januari 2020

KTT WEF Akan Minta Komitmen Para Pengusaha Hapus Emisi Karbon

KTT WEF merupakan kesempatan yang tepat untuk menunjukkan kepemimpinan dalam menghadapi perubahan iklim.

DUNIA | 19 Januari 2020

Harry dan Meghan Markle Berhenti Gunakan Gelar "Yang Mulia"

Kesepakatan tidak lazim ini, merupakan hasil negosiasi Pangeran Harry dengan Ratu Elizabeth II dan keluarga senior kerajaan lainnya.

DUNIA | 19 Januari 2020

383 TKI Bermasalah Dideportasi dari Sabah

Pemerintah Malaysia mengusir sebanyak 383 orang tenaga kerja Indonesia (TKI) bermasalah di Negeri Sabah ke Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara.

DUNIA | 17 Januari 2020

Tiongkok Sepakat Beli US$ 200 Miliar Produk AS

Donald Trump dan Xi Jinping memuji kesepakatan tersebut.

DUNIA | 16 Januari 2020

Resmi Mundur dari Kerajaan Inggris, Meghan Markle Kembali Jadi Filantropi

Meghan Markle mulai sibuk dengan aktivitas sosial usai resmi mengundurkan diri dari anggota kerajaan Inggris.

DUNIA | 15 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS