Pengidap Covid-19 Ludahi Orang Sebelum Tewas di Kereta
INDEX

BISNIS-27 491.129 (6.19)   |   COMPOSITE 5612.42 (49.05)   |   DBX 1062.36 (-0.64)   |   I-GRADE 161.886 (2.05)   |   IDX30 478.794 (5.98)   |   IDX80 126.714 (1.36)   |   IDXBUMN20 355.426 (3.6)   |   IDXG30 131.028 (0.91)   |   IDXHIDIV20 432.126 (4.06)   |   IDXQ30 139.823 (1.88)   |   IDXSMC-COM 243.691 (1.17)   |   IDXSMC-LIQ 294.252 (2.73)   |   IDXV30 122.487 (1.93)   |   INFOBANK15 946.8 (16.1)   |   Investor33 412.464 (5.31)   |   ISSI 165.112 (0.72)   |   JII 597.802 (2.79)   |   JII70 206.187 (1.22)   |   KOMPAS100 1134.88 (12.89)   |   LQ45 883.061 (10.42)   |   MBX 1552.46 (15.74)   |   MNC36 308.511 (3.58)   |   PEFINDO25 308.232 (5.44)   |   SMInfra18 281.756 (1.89)   |   SRI-KEHATI 352.482 (4.61)   |  

Pengidap Covid-19 Ludahi Orang Sebelum Tewas di Kereta

Jumat, 3 April 2020 | 02:02 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com – Warga Thailand heboh oleh video yang menunjukkan seorang pria meludahi orang lain di stasiun, sebelum naik kereta dan kemudian tewas di gerbong. Pria itu diidentifikasi sebagai Anan Sahoh dan hasil tes menunjukkan bahwa dia positif mengidap virus corona.

Dalam video tersebut, Anan terlihat mengabaikan garis untuk jaga jarak ketika mengantre tiket dan justru mendekati penumpang lain di depannya, dan kemudian meludah tepat di wajah lawannya. Setelah itu Anan berpindah tempat dan naik kereta dari Bangkok menuju Narathiwat di wilayah selatan Thailand.

Pria berusia 56 tahun itu kemudian ditemukan tewas di gerbong kereta Selasa (31/3/2020) lalu.

Otoritas Thailand meminta semua penumpang yang ada di gerbong yang sama untuk mengisolasi diri selama 14 hari, sementara rangkaian kereta api tersebut harus dibersihkan dengan disinfektan.

Pejabat kereta api kemudian kaget setelah memeriksa rekaman CCTV stasiun Bang Sue, Bangkok, yang memperlihatkan Anan meludahi penumpang lain di depan loket.

Upaya melacak korban dalam CCTV tersebut segera dilakukan, tetapi belum membuahkan hasil sejauh ini. Dikhawatirkan korban tertular penyakit mematikan itu.

“Kami mengkhawatirkan pria yang diludahi seperti dalam rekaman kamera sekuriti. Awalnya kami berkoordinasi dengan polisi khusus kereta api, tetapi mereka belum menemukannya,” kata Direktur Kereta Api Thailand Thakoon Intrachom.

"Kami ingin menyampaikan bahwa kalau ada yang kenal dia atau malah dia sendiri mendengar beritanya, maka tolong dia harus segera ke rumah sakit," imbuhnya.

Anan Sahoh duduk lemas di kursinya sebelum kemudian ditemukan tewas di dalam gebrong kereta api, 31 Maret 2020. (Mirror)

Menurut petugas medis, Anan yang tinggal di wilayah selatan Thailand baru saja kembali dari Pakistan melalui Bandara Suvarnabhumi.

Saat mendarat, dia memegang sertifikat yang menyatakan sehat dan tidak terdeteksi oleh pemindai temperatur di bandara.

Anan lalu melanjutkan perjalanan dengan kereta dan menurut pengecekan di stasiun suhu tubuhnya normal pada angka 36°C.

Namun, dia terus batuk dan kemudian muntah selama di perjalanan. Seorang petugas kereta sempat memotret dia berikut KTP-nya. Dilaporkan kondisinya membaik ketika kereta sampai di stasiun Hua Hin.

Petugas kemudian mengecek temperaturnya lagi, hasilnya masih sama 36°C.

Mereka lalu menyarankan agar dia beristirahat dulu di stasiun Hua Hin, tetapi Anan berkeras melanjutkan perjalanan.

Pada pukul 22.15, seorang petugas kereta menemukan Anan tergeletak di depan toilet ketika kereta sampai di distrik Thap Sakae, Prachuap Khiri Khan.

Petugas medis melakukan tes spesimen pada jenazahnya dan hasilnya positif Covid-19.

Pejabat kereta api kemudian mengirim daftar 15 penumpang di gerbong yang sama, dan mengkarantina 11 orang termasuk dua staf stasiun Bang Sue, seorang petugas pengamanan, tujuh petugas kereta, dan seorang polisi kereta.



Sumber:Mirror


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Korban Jiwa Corona di Spanyol Tembus 10.000

Pada 24 jam terakhir, 950 orang meninggal dunia di Spanyol akibat virus ini dan menjadi angka kematian harian tertinggi.

DUNIA | 2 April 2020

193 WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri

193 WNI di luar negeri posetif Covid-19.

DUNIA | 2 April 2020

Satu Lagi WNI Positif Covid-19 Meninggal di Singapura

Satu lagi WNI meninggal dunia karena Covid-19 di Singapura.

DUNIA | 2 April 2020

India Lockdown Sambil Bertepuk Tangan

Seluruh India Lockdown total.

DUNIA | 2 April 2020

Menlu Usulkan KTT ASEAN Digelar Virtual

Menlu usulkan agar KT) ASEAN yang dijadwalkan pada 6-9 April 2020 bisa digelar secara virtual.

DUNIA | 1 April 2020

Donald Trump Curiga Angka-angka Virus Corona dari Tiongkok Terlalu "Sedikit"

Presiden AS Donald Trump menyinggung angka virus corona, jumlah kasus dan kematian, di Tiongkok yang menurutnya terlalu sedikit.

DUNIA | 2 April 2020

Corona Diprediksi Akan Tewaskan Hingga 200.000 Warga Amerika

Jika upaya-upaya mitigasi tidak lakukan, korban jiwa di Amerika bisa menembus angka 2,2 juta orang.

DUNIA | 1 April 2020

Pertama Kalinya, 700 Tewas dalam Sehari Akibat Corona di AS

Jumlah itu sama dengan kematian setiap dua menit.

DUNIA | 1 April 2020

Ini Daftar Negara yang Belum Ada Laporan Kasus Corona

Ada tiga negara Asia yang mengklaim bebas corona. Apa saja?

DUNIA | 1 April 2020

Lampaui Tiongkok, Kematian Akibat Corona di AS Tembus 3.807 Orang

Kematian di AS tiga besar tertinggi di dunia di belakang Italia 12.428 kematian dan Spanyol 8.464 orang meninggal.

DUNIA | 1 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS