Amerika Siap Balas Pajak Netflix Indonesia Dengan Tarif Dagang
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Amerika Siap Balas Pajak Netflix Indonesia Dengan Tarif Dagang

Rabu, 3 Juni 2020 | 18:42 WIB
Oleh : Dion Bisara / HA

Beritasatu.com - Pemerintah Amerika Serikat mengambil ancang-ancang untuk mengenakan tarif pada beberapa mitra dagangnya, termasuk Indonesia, tampaknya sebagai balasan karena negara-negara tersebut berencana untuk memajaki perusahaan-perusahaan internet Amerika Serikat.

Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR) mengatakan, Selasa (2/6/2020), bahwa pihaknya sudah mulai menyelidiki kebijakan pajak Uni Eropa, Austria, Brasil, Republik Cheska, India, Indonesia, Italia, Spanyol, Turki dan Inggris yang berencana, atau sudah menerapkan pajak layanan digital atas transaksi di internet.

"Presiden [Donald] Trump prihatin bahwa banyak mitra dagang kami mengadopsi skema pajak yang dirancang untuk menargetkan perusahaan kami secara tidak adil," kata Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer.

"Kami siap untuk mengambil semua tindakan yang perlu untuk membela bisnis dan pekerja kami terhadap segala diskriminasi semacam itu," katanya.

USTR belum menentukan barang mana yang akan dikenakan tarif, atau seberapa besar tarifnya.

Amerika tahun lalu sempat mengancam Prancis dengan berancang-ancang untuk menerapkan tarif dagang senilai US$ 2,4 miliar atas impor barang dari ekonomi terbesar kedua di Eropa tersebut.

Prancis saat itu bersiap untuk menerapkan pajak yang menargetkan layanan digital secara umum. Walau demikian, pejabat-pejabat Prancis sering menyebut rencana tersebut sebagai pajak GAFA (Google, Apple, Facebook dan Amazon) karena itu akan sangat mempengaruhi raksasa-raksasa internet asal AS tersebut.

Pemerintahan Trump kemudian memulai langkah formal untuk mengenakan tarif hingga 100 persen pada impor dari Prancis, seperti anggur, keju, tas tangan dan porselen. Prancis lalu setuju untuk menunda pajak baru tersebut hingga setidaknya akhir tahun 2020, walau tetap menganggap tarif yang diusulkan Trump sebagai provokasi yang dapat memicu perang dagang.

Indonesia bulan lalu mengumumkan rencananya untuk mewajibkan semua penjual mengutip pajak pertambahan nilai (PPN) 10 persen pada setiap transaksi digital dan menyetorkannya ke pemerintah, meskipun penjual tersebut tidak berdomisili di Indoensia.

Skema pajak baru ini akan mempengaruhi transaksi-transkasi di layanan digital populer, seperti biaya langganan menonton film di Netflix atau mendengarkan musik di Spotify.

Langkah tersebut diambil untuk menambah penerimaan pajak dan menambal defisit anggaran belanja negara yang melebar karena biaya penanganan pandemi Covid-19.

Indonesia sendiri sedang dalam negosiasi dagang yang alot dengan Amerika. Ekonomi terbesar di Asia Tenggara tersebut tengah berupaya untuk tetap mendapatkan fasilitas insentif tarif preferensial umum (GSP) yang tengah dievaluasi oleh AS.

GSP adalah program preferensi perdagangan dari pemerintah AS yang mengurangi bea pada produk ekspor terpilih.

USTR telah mengkaji kelayakan Indonesia untuk program ini sejak tahun lalu.

Saat ini, Indonesia hanya mengekspor 836 dari lebih dari 3.000 produk yang memenuhi syarat untuk GSP.

Ekspor terbesar Indonesia ke AS melalui skema GSP adalah ban mobil, kalung emas, asam lemak, tas kulit, dan aksesori perhiasan.

Pada 2018, total ekspor Indonesia ke AS bernilai US$ 18 miliar, lebih dari US$ 2 miliar di antaranya melalui program GSP.



Sumber:Wall Street Journal


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Vietnam Usulkan KTT ASEAN dalam Format Pertemuan Fisik

Vietnam mengusulkan pelaksanaan KTT ASEAN dilakukan dalam format pertemuan fisik seperti lazimnya sebelum pandemi.

DUNIA | 3 Juni 2020

Atasi Pandemi, Indonesia Bisa Belajar dari Regionalisasi Jerman

Pertemuan rutin antara kanselir dan pimpinan negara bagian satu kali tiap dua minggu.

NASIONAL | 3 Juni 2020

Simak Berapa Lama Trudeau Berpikir Saat Ditanya Soal Trump

Dia butuh waktu lama, cukup lama sampai decapan bibirnya bisa mengisi keheningan.

DUNIA | 3 Juni 2020

Dr Fauci Prediksi Vaksin Covid-19 Tidak Beri Kekebalan Jangka Panjang

Pejabat dan ilmuwan AS berharap vaksin Covid-19 akan siap pada paruh pertama 2021.

DUNIA | 3 Juni 2020

Kunjungan Trump ke Gereja Berbuah Sindiran Biden

Trump berkunjung ke Gereja St. John's untuk sesi foto bersama staf dan anggota kabinet, tetapi dia tidak berdoa.

DUNIA | 3 Juni 2020

Garda Nasional Minnesota Tes Covid-19 Seluruh Anggotanya Setelah 1 Positif

Pasukan Garda Nasional Minnesota mengerahkan hampir 7.000 anggotanya guna mengendalikan aksi protes massa yang dipicu kematian George Floyd.

DUNIA | 3 Juni 2020

WNI Diminta Tidak Ikut-ikutan Demonstrasi di AS

Konjen RI di Chicago Meri Binsar Simorangkir, meminta warga negara Indonesia (WNI) tetap tenang dan waspada serta tidak ikut dalam aksi demonstrasi.

DUNIA | 2 Juni 2020

9,9 Juta Warga Wuhan Dites, Tidak Ada Kasus Covid-19 Baru

Dalam tempo setengah bulan saja, seluruh warga kota Wuhan sudah menjalani tes diagnostik virus corona.

DUNIA | 2 Juni 2020

Tiongkok dan India Kerahkan Senjata Berat ke Perbatasan Himalaya

Pasukan militer Tiongkok dan India dilaporkan telah mengerahkan persenjataan berat dan peralatan tempur dari kamp-kamp mereka ke perbatasan Himalaya.

DUNIA | 2 Juni 2020

Tiongkok Ancam Balas Langkah Trump Terkait Hong Kong

Tiongkok mengancam akan membalas langkah Presiden AS, Donald Trump, terkait pembatasan mahasiswa Tiongkok di negara itu.

DUNIA | 2 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS