Amerika Cegat Bomber dan Pesawat Tempur Rusia di Alaska
INDEX

BISNIS-27 425.322 (0)   |   COMPOSITE 4870.04 (0)   |   DBX 940.805 (0)   |   I-GRADE 128.434 (-0.58)   |   IDX30 401.317 (0)   |   IDX80 106.174 (-0.61)   |   IDXBUMN20 268.239 (-2.84)   |   IDXG30 113.341 (-0.34)   |   IDXHIDIV20 361.328 (-3.85)   |   IDXQ30 118.527 (-0.83)   |   IDXSMC-COM 209.874 (0.28)   |   IDXSMC-LIQ 234.117 (0.48)   |   IDXV30 100.803 (-0.57)   |   INFOBANK15 757.481 (0)   |   Investor33 355.071 (-2.81)   |   ISSI 143.81 (0)   |   JII 518.901 (0)   |   JII70 175.828 (0.4)   |   KOMPAS100 949.983 (0)   |   LQ45 742.375 (-5.22)   |   MBX 1342.99 (0)   |   MNC36 265.633 (-1.2)   |   PEFINDO25 260.033 (0)   |   SMInfra18 229.972 (0)   |   SRI-KEHATI 296.897 (0)   |  

Amerika Cegat Bomber dan Pesawat Tempur Rusia di Alaska

Kamis, 11 Juni 2020 | 05:01 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com – Angkatan Udara Amerika Serikat menyergap sejumlah pesawat pengebom dan jet tempur Rusia di lepas pantai Alaska Rabu (10/6/2020) pagi waktu setempat, menurut keterangan Komando Pertahanan Udara Amerika Utara atau Norad.

Pesawat militer Rusia itu memasuki zona identifikasi pertahanan udara Alaska dan dicegat oleh jet tempur Amerika.

Dalam kontak pertama, dua bomber, dua jet tempur, dan satu pesawat intai milik Rusia melintas dalam jarak 20 mil laut dari pantai Alaska. Formasi kedua terdiri dari dua bomber dan satu pesawat intai Rusia sejauh 32 mil laut.

"Pesawat militer Rusia itu tetap berada di wilayah udara internasional dan tidak sampai masuk ke wilayah udara Amerika Serikat,” bunyi pernyataan Norad.

Komandan Norad General Terrence J. O'Shaughnessy mengatakan keberhasilan mencegat sejumlah pesawat militer Rusia ini membuktikan kesiapan dan kemampuan Norad dalam mempertahankan Tanah Air.

"Patroli udara melindungi upaya mendekati negara kita dan mengirim pesan jelas bahwa kita akan menjalankan misi mempertahankan negara dengan kemampuan yang sama seperti yang selalu kita hadirkan dalam pertempuran," kata O'Shaughnessy.

Pada Maret, jet-jet tempur milik Amerika dan Kanada mencegat dua pesawat intai Rusia di dekat pantai Alaska. Sejumlah insiden serupa juga terjadi tahun lalu.



Sumber:CNN


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Misteri Pembunuhan Perdana Menteri Terungkap Setelah 34 Tahun

Palme ditembak pada punggungnya saat berjalan pulang dari gedung bioskop bersama istrinya.

DUNIA | 10 Juni 2020

WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri Tembus Angka 1.000

Sebanyak 1.024 WNI yang saat ini berada di luar negeri berjumlah 1.024 orang hingga 10 Juni 2020.

DUNIA | 10 Juni 2020

Bank Dunia: Pandemi Covid-19 Picu Resesi Terburuk Bagi Negara Maju

Bank Dunia menyatakan pandemi virus corona (Covid-19) memicu resesi terburuk bagi negara maju sejak Perang Dunia Kedua.

DUNIA | 10 Juni 2020

Dua Pekan "New Normal" di Israel, Restoran dan Bar Sepi Pelanggan

Selama dua pekan Israel memulai fase "new normal", sejumlah sektor bisnis antara lain restoran dan bar masih sepi pelanggan.

DUNIA | 10 Juni 2020

Kematian Akibat Covid-19 di Afrika Capai 5.500 Orang

Kasus kematian akibat pandemi virus corona (Covid-19) di Benua Afrika mencapai 5.500 orang pada Selasa (9/6/2020).

DUNIA | 10 Juni 2020

Trump Berencana Mulai Kampanye Pilpres AS Lagi

Kandidat petahana Donald Trump, berencana untuk memulai kampanye pemilihan presiden Amerika Serikat (Pilpres AS) 2020 dalam dalam dua pekan ke depan.

DUNIA | 10 Juni 2020

Studi: Lockdown Selamatkan Nyawa Puluhan Juta Orang

Dua studi ilmiah menyatakan kebijakan penguncian (lockdown) dan pembatasan jarak sosial yang diberlakukan di Amerika Serikat (AS) dan Eropa telah menyelamatkan nyawa puluhan juta orang.

DUNIA | 10 Juni 2020

Buku Putih Covid-19 Terbitan Tiongkok Diklaim Ilmiah

Tiongkok menerbitkan buku putih berjudul Fighting COVID-19: China in Action (Melawan Covid-19: Tiongkok dalam Aksi), yang diklaim bernilai ilmiah global

DUNIA | 10 Juni 2020

WHO: Situasi Pandemi Memburuk, Belum Saatnya Bersantai

WHO menyatakan meskipun situasi Covid-19 di Eropa membaik, tapi situasinya memburuk secara global.

DUNIA | 10 Juni 2020

Studi Harvard: Covid-19 di Tiongkok Sudah Ada Sejak Agustus 2019

Lima dari enam RS yang menjadi objek analisis menunjukkan pekerjaan harian tertinggi mereka antara September dan Oktober 2019.

DUNIA | 10 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS