Twitter Blokir Putra Donald Trump
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Twitter Blokir Putra Donald Trump

Rabu, 29 Juli 2020 | 05:14 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com - Twitter telah membekukan akun putra sulung Presiden Amerika Serikat Donald Trump karena informasi menyesatkan tentang hydroxychloroquine untuk pengobatan Covid-19.

Akun Donald Trump Jr diblokir untuk selama paling tidak 12 jam karena menyebarkan video diskusi sejumlah orang yang mengaku dokter, yang mengatakan obat itu manjur untuk menangkal virus corona.

Sejumlah tokoh, termasuk Presiden Trump sendiri, sebelumnya mengatakan bahwa hydroxychloroquine yang sejatinya obat malaria bisa dipakai untuk mencegah virus corona, meskipun penelitian ilmiah membuktikan sebaliknya.

Twitter mengatakan unggahan Trump Jr melanggar aturan tentang misinformasi. Namun, Trump Jr masih bisa membuka akun dan membaca konten.

"Kami bertindak sesuai kebijakan kami,” kata Twitter dalam pernyataannya.

Situs-situs media sosial Amerika lainnya juga gencar mengambil tindakan terhadap unggahan yang menyesatkan soal virus corona.

Seperti diduga, Trump Jr, lewat juru bicaranya Andy Surabian, mengecam aksi Twitter tersebut.

"Sikap Twitter membekukan akun Don Jr karena membagikan video yang viral tentang sejumlah tenaga medis profesional yang membahas pandangan mereka soal hydroxychloroquine adalah bukti lain bahwa perusahaan-perusahaan teknologi besar berniat membunuh kebebasan berekspresi di media sosial, dan bentuk lain dari upaya mereka mencampuri pemilihan dengan membungkam suara dari kubu Republik," ujarnya.

“Meskipun benar ada perbedaan pendapat di kalangan medis soal efektivitas hydroxychloroquine dalam menangkal virus corona, tetapi ada sejumlah penelitian yang diberitakan media arus utama seperti CNN, yang menyebutkan obat ini faktanya memang efektif,” imbuhnya.

"Mereka yang berpura-pura punya pendapat lain sedang berbohong demi alasan politik."

Twitter sebelumnya juga telah menandai atau menyembunyikan sejumlah unggahan kontroversial Presiden Trump.

Video yang dibagikan Trump Jr hari Senin lalu menampilkan sejumlah orang yang mengaku dokter pendukung Trump. Mereka mengatakan penelitian yang menyebut obat ini tidak manjur adalah "sains palsu".



Sumber:BBC


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kedubes AS Serahkan Bantuan 100 Ventilator

Ventilator yang disumbangkan pemerintah AS memiliki teknologi canggih dan sangat diminati pasar.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Kopi dan Bubble Tea Bisa Semakin Mempererat Indonesia dan Taiwan

Kopi luwak Indonesia dan kopi Mandhailing dari Sumatera menjadi produk yang tidak asing bagi orang Taiwan dan memiliki banyak penggemar.

DUNIA | 28 Juli 2020

Mantan PM Malaysia Dinyatakan Bersalah atas 7 Dakwaan Skandal 1MDB

Mantan Perdana Menteri Malaysia dinyatakan bersalah atas tujuh dakwaan kasus terkait skandal keuangan di lembaga investasi negara 1MDB.

DUNIA | 28 Juli 2020

Pfizer dan BioNTech Masuk Tahap Akhir Uji Vaksin Covid-19

Uji coba tahap akhir diikuti 30.000 orang berusia 18-35 tahun di 120 lokasi di seluruh dunia, di antaranya 39 negara bagian di AS.

DUNIA | 28 Juli 2020

Penasihat Trump yang Anti-Presiden Tiongkok Positif Covid-19

Trump dan O'Brien pernah berdua dalam sebuah acara di Miami dua pekan lalu.

DUNIA | 28 Juli 2020

Tiongkok Tutup Konsulat AS, Diikuti Penurunan Bendera "Stars and Stripes"

Pemerintah Tiongkok secara resmi menutup konsulat tersebut, Senin hari ini sekitar pukul 10 pagi.

DUNIA | 27 Juli 2020

Menteri Kesehatan di Meksiko Meninggal karena Covid-19

Amerika Latin menjadi kawasan yang paling parah terdampak pandemi Covid-19.

DUNIA | 27 Juli 2020

Modi: Risiko Covid-19 di India Berlanjut, Perlu Ekstra Waspada

Negara terpadat kedua di dunia itu mencatat lebih 48.000 kasus dalam 24 jam terakhir.

DUNIA | 27 Juli 2020

Moderna Raih Tambahan Rp 6,8 T dari AS untuk Pengembangan Vaksin Covid-19

Uji klinis fase 3 dimulai pada 27 Juli dan melibatkan sekitar 30.000 peserta.

DUNIA | 27 Juli 2020

Salip AS dan Kanada, Amerika Latin Pimpin Kasus Covid-19 di Dunia

Saat ini kasus Covid-19 di Amerika Latin mencapai 4.327.160 dibandingkan 4.308.495 infeksi di AS dan Kanada.

DUNIA | 27 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS