Mantan Raja Spanyol Mendadak Hengkang ke Luar Negeri
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.53)   |   COMPOSITE 4934.09 (-11.31)   |   DBX 924.804 (1.26)   |   I-GRADE 130.838 (-0.44)   |   IDX30 413.425 (-1.07)   |   IDX80 108.094 (-0.33)   |   IDXBUMN20 272.657 (-2.37)   |   IDXG30 115.379 (0)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-1.96)   |   IDXQ30 120.916 (-0.27)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.59)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.71)   |   IDXV30 102.468 (-0.38)   |   INFOBANK15 776.883 (-0.24)   |   Investor33 360.093 (-0.38)   |   ISSI 144.765 (-0.44)   |   JII 523.909 (-1.39)   |   JII70 177.568 (-0.58)   |   KOMPAS100 966.07 (-2.39)   |   LQ45 756.376 (-1.77)   |   MBX 1366.8 (-3.87)   |   MNC36 270.277 (-0.63)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.96)   |   SMInfra18 233.321 (-1.13)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.63)   |  

Mantan Raja Spanyol Mendadak Hengkang ke Luar Negeri

Selasa, 4 Agustus 2020 | 06:08 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com – Mantan raja Spanyol, Juan Carlos I, yang berjasa mentransformasi negara itu dari kediktatoran menuju demokrasi, secara mendadak meninggalkan negaranya dan tinggal di luar negeri.

Dia sempat berpamitan kepada putranya, Raja Felipe VI, dalam sepucuk surat yang dirilis kerajaan Senin (3/8/2020) waktu setempat.

Juan Carlos, 82, menulis bahwa dia telah memutuskan untuk hengkang dari Spanyol “di tengah serangan balik publik akibat dari peristiwa masa lalu dalam kehidupan pribadi saya”.

Namun, dia tidak mengungkap di negara mana dia sekarang tinggal.

Sejumlah media Spanyol dan internasional memberitakan dugaan penyelewengan dana sebelum dia turun takhta pada 2014, dan juga sikap putranya yang mulai menjaga jarak dengannya.

Raja Felipe sendiri menyampaikan “sikap hormat dan terima kasih” atas keputusan ayahnya meninggalkan negara tersebut, menurut keterangan pers dari rumah tangga kerajaan.

"Raja ingin menekankan pentingnya fakta sejarah selama masa jabatan ayahnya -- warisan dia, dan karyanya di bidang politik dan kelembagaan demi Spanyol dan demi demokrasi -- dan pada saat yang sama beliau ingin menguatkan lagi prinsip-prinsip dan nilai-nilai yang menjadi fondasi bangsa ini," bunyi pernyataan pers tersebut.

Dalam surat kepada putranya, Juan Carlos menulis: "Satu tahun yang lalu, saya menyampaikan keinginan dan hasrat untuk berhenti melakukan aktivitas kelembagaan. Sekarang, dipandu oleh kewajiban untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi rakyat Spanyol, lembaga-lembaga yang dianaunginya dan Anda sebagai raja, maka saya menyampaikan keputusan bulat untuk pindah saat ini, keluar Spanyol."

"Keputusan ini saya buat dengan sedih tetapi dengan sikap tenang. Saya telah menjadi raja selama hampir 40 tahun dan sepanjang masa tersebut saya selalu menginginkan yang terbaik bagi Spanyol dan kerajaan.”

Juan Carlos dianggap telah berjasa besar untuk mengakhiri kediktatoran Francisco Franco. Namun, beberapa tahun belakangan ini citranya memburuk. Dia diduga telah menerima dana US$ 100 juta dar raja Arab Saudi pada 2008 terkait proyek kereta api cepat antara Mekkah dan Madinah yang dimenangkan konsorsium Spanyol.



Sumber:CNN


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Amerika: di Desa dan Kota Sama Ganasnya

Presiden Trump segera merespons pernyataan Birx tersebut dengan nada kurang senang.

DUNIA | 4 Agustus 2020

Operasi Penangkapan Djoko Tjandra, Kepolisian Malaysia Beri Penjelasan

Polisi Diraja Malaysia (PDRM) menolak menjelaskan secara mendetail operasi penangkapan Djoko Tjandra di Malaysia, Kamis (30/7/2020).

DUNIA | 3 Agustus 2020

Update Covid-19, 1.259 WNI Terinfeksi di Luar Negeri

Jumlah warga negara Indonesia yang terinfeksi di luar negeri hingga hari Senin (3/8/2020) sebanyak 1.259 orang dengan jumlah terbanyak di Arab Saudi.

DUNIA | 3 Agustus 2020

Inggris Akan Bagikan Jutaan Alat Tes Cepat Covid-19

Jutaan alat tes Covid-19 yang mampu mendeteksi virus dalam waktu 90 menit akan dibagikan ke rumah sakit, rumah perawatan dan laboratorium di Inggris.

DUNIA | 3 Agustus 2020

PM Kosovo Positif Covid-19

Perdana Menteri Kosovo Avdullah Hoti mengaku terinfeksi virus corona dan akan menjalani karantina mandiri di kediamannya selama dua pekan

DUNIA | 3 Agustus 2020

Microsoft Konfirmasi Rencana Akuisisi TikTok

Menyusul pembicaraan antara CEO Microsoft Satya Nadella dan Presiden AS Donald Trump, Microsoft siap melanjutkan diskusi untuk menjajaki pembelian saham TikTok.

DUNIA | 3 Agustus 2020

AS Akan Segera Larang Operasional Perusahaan Tiongkok yang Mengancam Keamanan

Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan mengumumkan kebijakan terbaru terkait perusahaan-perusahaan Tiongkok yang mengancam keamanan nasional AS.

DUNIA | 3 Agustus 2020

Lewat Telepon, Jokowi Sampaikan Ucapan Iduladha kepada Erdogan

Presiden Jokowi menyampaikan ucapan selamat hari raya Iduladha 1441 Hijriah kepada Erdogan melalui sambungan telepon.

DUNIA | 2 Agustus 2020

Kirim Tim, Tiongkok Gelar Tes Covid-19 Massal di Hong Kong

Inisiatif itu merupakan pertama kalinya petugas medis Tiongkok daratan membantu Hong Kong dalam mengendalikan virus corona.

DUNIA | 2 Agustus 2020

Pemilik TikTok Setuju Lepas Saham untuk Raih Kesepakatan dengan AS

Di bawah kesepakatan baru yang diusulkan, ByteDance akan keluar sepenuhnya dan Microsoft Corp akan mengambil alih TikTok di AS.

DUNIA | 2 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS