Ekonomi Tiongkok Mulai Bangkit, yang Lain Kapan Menyusul?
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-6.35)   |   COMPOSITE 5059.22 (-59.86)   |   DBX 933.73 (-7.01)   |   I-GRADE 135.366 (-2.1)   |   IDX30 427.201 (-7.13)   |   IDX80 111.513 (-1.85)   |   IDXBUMN20 284.629 (-6.37)   |   IDXG30 118.405 (-1.6)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-6.43)   |   IDXQ30 125.347 (-2.16)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-2.56)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-4.83)   |   IDXV30 105.043 (-1.69)   |   INFOBANK15 803.622 (-8.33)   |   Investor33 371.182 (-4.92)   |   ISSI 148.056 (-1.95)   |   JII 539.107 (-10.07)   |   JII70 182.679 (-3.16)   |   KOMPAS100 996.599 (-14.96)   |   LQ45 780.316 (-12.34)   |   MBX 1404.61 (-17.5)   |   MNC36 278.843 (-3.77)   |   PEFINDO25 265.576 (-5.11)   |   SMInfra18 242.356 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-3.93)   |  

Ekonomi Tiongkok Mulai Bangkit, yang Lain Kapan Menyusul?

Rabu, 5 Agustus 2020 | 18:00 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com – Tanda-tanda kebangkitan ekonomi Tiongkok dari krisis global akibat pandemik Covid-19 makin terlihat jelas. Setelah mencatatkan pertumbuhan ekonomi positif kuartal kedua lalu, industri di Tiongkok juga mulai melaju kencang.

Sepanjang bulan Juli kemarin, pabrik-pabrik di Tiongkok tercatat melakukan eskpansi yang paling kencang dalam delapan tahun terakhir.

Menurut survei terakhir oleh media Tiongkok Caixin bekerja sama dengan lembaga konsultan IHS Markit, output pabrik-pabrik di Tiongkok mengalami pertumbuhan di tengah lesunya perekonomian global.

Kinerja ini diukur dengan Purchasing Managers’ Index (PMI), di mana angka di atas 50 menunjukkan pertumbuhan, di bawah 50 menunjukkan kontraksi.

Pada Juli, PMI Tiongkok berada pada angka 52,8, yang tertinggi sejak 2013.

“Ini menunjukkan bahwa sektor manufaktur Tiongkok terus berekspansi seiring proses pemulihan ekonomi yang masih berlangsung,” kata Wang Zhe, ekonom senior di Caixin Insight Group. Wabah Covid-19 yang masih muncul sporadis di sejumlah wilayah tidak mengganggu tren positif di sektor manufaktur yang terus bangkit, seiring dengan pencabutan banyak pembatasan yang dulu diterapkan karena pandemik ini.

Data PMI yang dirilis Caixin dan IHS Markit Senin lalu itu lebih optimistis dari angka yang dikeluarkan pemerintah Tiongkok sendiri, yaitu PMI sebesar 51,1.

Menurut Caixin dan IHS Markit, perusahaan-perusahaan yang disurvei menyebutkan adanya peningkatan permintaan dari konsumen. Namun, permintaan global masih lesu karena wabah virus ini masih ganas di luar perbatasan Tiongkok.

Pesanan ekspor produk-produk Tiongkok turun selama tujuh bulan berturut-turut.

Normal Tahun Depan

Geliat industri manufaktur Tiongkok sejalan dengan prediksi Bank Dunia tentang ekonomi negara itu secara keseluruhan.

Pekan lalu Bank Dunia memprediksi bahwa PDB Tiongkok akan tumbuh 1,6%, tahun ini.

Angka itu memang yang terendah sejak 1976, tetapi negara-negara besar lainnya berada dalam kondisi lebih parah.

Tahun depan, menurut prediksi Bank Dunia, perekonomian Tiongkok akan melesat 7,9% sering pulihnya permintaan global.

Kuartal kedua kemarin, perekonomian Tiongkok tumbuh 3,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menjadikan Tiongkok sebagai satu-satunya negara raksasa ekonomi yang melaporkan angka positif.

Pemulihan ekonomi Tiongkok memang lebih banyak dipicu oleh peningkatan belanja pemerintah daerah di bidang infrastruktur. Ini kebijakan yang umum dilakukan dan di masa lalu membuat utang melonjak dan investasi mengalami distorsi.

Namun, tingkat pertumbuhan Tiongkok juga mengungkap adanya peningkatan pesat di industri-industri kategori “sunrise” seperti farmasi, peralatan medis, dan teknologi pendukung jaringan 5G dan pusta data.

Sektor teknologi tinggi Tiongkok juga mengalami kemajuan pesat. Menurut Wakil Menteri Sains dan Teknologi Xu Nanping, pendapatan dari sektor high-tech meningkat 10,3% sampai Mei lalu.

Di pihak lain, angka PDB Tiongkok menunjukkan bahwa belanja domestik masih belum pulih. Meskipun sebagian besar orang sudha kembali bekerja, banyak juga yang kehilangan pekerjaan atau pendapatannya turun.

Warga masih mengurangi belanja perjalanan, hiburan, dan makan di luar. Industri perhotelan dan katering sangat terpukul dan anjlok 30%.

Kebangkitan ekonomi Tiongkok yang mampu tumbuh 3,2% April-Juni lalu cukup menakjubkan, mengingat kuartal sebelumnya terjadi kontraksi 6,8 persen.

Dalam suratnya kepada Global CEO Council, Presiden Xi Jingpin mengatakan fundamental pertumbuhan ekonomi jangka panjang Tiongkok belum dan tidak akan pernah berubah.

Dia juga berjanji untuk terus membuka perekonomian Tiongkok bagi investor asing dan mengatakan: “Pilihan yang tepat untuk terus mengakar di Tiongkok”.

Pengamat mengatakan Tiongkok akan menjadi satu-satunya negara dengan skala ekonomi besar di dunia yang akan mencatat pertumbuhan akhir tahun ini.



Sumber:Fortune, AFP


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

WHO: Tak Ada Senjata Ampuh Tumpas Covid-19

"Namun, tidak ada peluru perak saat ini, dan mungkin tidak akan pernah ada,” kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

DUNIA | 5 Agustus 2020

DK PBB Sahkan Program Kerja Presidensi RI

Indonesia menjabat presiden DK PBB selama dua kali selama masa keanggotaannya di DK PBB periode 2019-2020, yaitu pada Mei 2019 dan Agustus 2020.

DUNIA | 5 Agustus 2020

Guru di AS Tolak Pembukaan Sekolah

“Di sini terbaring siswa kelas tiga dari Green Bay yang tertular Covid di sekolah” dan “RIP Nenek tertular Covid karena membantu cucunya tugas sekolah."

DUNIA | 5 Agustus 2020

Dubes RI: Semua 1.447 WNI Aman dari Ledakan Beirut

Berdasarkan pengecekan terakhir seluruh WNI dalam keadaan aman dan selamat. Dalam catatan KBRI, terdapat 1.447 WNI, 1.234 di antaranya adalah Kontingen Garuda.

DUNIA | 5 Agustus 2020

1 WNI Luka Ringan Akibat Ledakan di Lebanon

Lokasi ledakan sekitar tujuh kilometer dari KBRI.

DUNIA | 5 Agustus 2020

WHO: Milenial yang Terinfeksi Covid-19 Naik Tiga Kali Lipat

Proporsi orang berusia 15-24 tahun yang terinfeksi Covid-19 naik menjadi 15 persen dari 4,5 persen.

DUNIA | 5 Agustus 2020

Pascaledakan Beirut, Presiden Lebanon Umumkan Masa Darurat

Presiden Lebanon Michel Aoun mengatakan keadaan darurat harus diumumkan di Beirut selama dua minggu pascaledakan besar di Beirut.

DUNIA | 5 Agustus 2020

Dua Ledakan Besar Guncang Beirut, 78 Tewas

Dua ledakan besar mengguncang kawasan pelabuhan Kota Beirut, ibu kota Lebanon, Selasa (4/8). Sedikitnya 78 orang tewas dan ribuan orang lainnya mengalami cedera.

DUNIA | 5 Agustus 2020

Menjanjikan! Uji Coba Awal Vaksin Corona Novavax Hasilkan Respons Imun

Uji coba fase satu ini melibatkan 131 relawan sehat antara usia 18 dan 59 di dua lokasi di Australia.

DUNIA | 5 Agustus 2020

Satgas TNI Evakuasi Korban Pengadangan Kelompok Bersenjata di Kongo

Peristiwa pengadangan tersebut dilakukan sebanyak 10 orang bersenjata terhadap dua kendaraan truk.

DUNIA | 4 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS