Bocoran Dokumen: HSBC Fasilitasi Dana Dari Investasi Bodong
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

Bocoran Dokumen: HSBC Fasilitasi Dana Dari Investasi Bodong

Senin, 21 September 2020 | 03:29 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com – Bank HSBC telah mengizinkan para pelaku penipuan investasi untuk mentransfer dana jutaan dolar ke seluruh dunia meskipun sebelumnya sudah diberi tahu soal kejahatan yang dilakukan para nasabahnya itu, menurut bocoran dokumen rahasia yang diberitakan BBC Minggu (20/9/2020) malam waktu setempat atau Senin dini hari WIB.

Dana US$ 80 juta (Rp 1,2 triliun) itu ditransfer HSBC dari cabangnya di Amerika Serikat ke rekening-rekening di HSBC Hong Kong pada 2013 dan 2014.

Kabar ini merebak setelah bocornya ribuan dokumen Jaringan Investigasi Tindak Pidana Keuangan Amerika Serikat atau US Financial Crimes Investigation Network, disingkat FinCEN.

Dana tersebut merupakan hasil investasi bodong yang umum disebut sebagai skema Ponzi dan diketahui publik setelah bank itu didenda US$ 1,9 miliar di Amerika karena tindak pencucian uang.

Para pengacara pihak korban penipuan mengatakan HSBC seharusnya bertindak lebih cepat untuk menutup rekening-rekening tersebut.

Xu si Penipu
Investasi bodong yang membuka rekening di HSBC itu bernama WCM777. Pendirinya adalah seorang warga Tiongkok bernama Ming Xu, tinggal di Los Angeles, Amerika.

Xu, atau julukannya "Dr Phil", mengklaim bahwa dia menjalankan sebuah bank investasi global bernama World Capital Market (WCM) yang akan memberi laba investasi 100% dalam 100 hari. Faktanya, yang dia lakukan adalah skema Ponzi.

Melalu banyak seminar, ajakan di Facebook, dan webinar di YouTube, WCM777 mampu meraup dana investasi US$ 80 juta dengan dalih peluang investasi di bidang cloud computing.

Ribuan orang dari komunitas Asia dan Amerika Latin dilibatkan. Mereka memakai simbol-simbol agama dan membidik masyarakat miskin di Amerika, Kolombia, dan Peru. Ada juga korban di negara-negara lain termasuk Inggris.

Regulator di California memperingatkan HSBC bahwa WCM777 sudah mulai diselidiki sejak September 2013 – dan juga memperingatkan warga California untuk mewaspadai aksi penipuan ini.

California, Colorado, dan Massachusetts akhirnya melarang WCM karena menjual investasi yang tidak terdaftar.

HSBC sendiri mendeteksi transaksi mencurigakan dalam sistemnya. Namun baru pada April 2014, setelah regulator pasar modal Amerika (Securities and Exchange Commission) mengajukan gugatan, rekening-rekening WCM di HSBC Hong Kong mulai ditutup.

Saat itu, saldo rekening-rekening tersebut sudah nyaris nol.

Tanggapan HSBC
HSBC pertama kali melaporkan aktivitas mencurigakan ke FinCEN pada 29 Oktober 2013, setelah adanya transfer lebih dari US$ 6 juta ke rekening para pelaku investasi bodong itu di Hong Kong.

Para pejabat HSBC menulis dalam laporan bahwa "tidak ada maksud ekonomi, bisnis atau keabsahan” dalam transaksi tersebut dan memberi catatan tentang dugaan aktivitas skema Ponzi.

Laporan kedua pada Februari 2014 terkait transfer mencurigakan senilai US$ 15,4 juta dan “kemungkinan skema Ponzi”.

Laporan ketiga bulan berikutnya tentang sebuah perusahaan yang ada kaitannya dengan WCM777 senilai US$ 9,2 juta, ditambah catatan tentang tindakan hukum di AS dan investigasi atas perintah presiden Kolombia.

WCM777 muncul beberapa bulan setelah HSBC mampu lolos dari gugatan pidana di AS terkait tindak pencucian uang oleh sindikat narkoba Meksiko. HSBC lolos karena berjanji untuk memperbaiki prosedurnya.

HSBC sendiri berdalih telah meningkatkan prosedur pengawasan.

"Sejak 2012, HSBC memulai perjuangan bertahun-tahun untuk meningkatkan kemampuan memerangi kejahatan finansial di lebih dari 60 yurisdiksi. HSBC sekarang adalah institusi yang jauh lebih aman dibandingkan pada 2012," bunyi pernyataan perusahaan.

Ditambahkan bahwa regulator di Amerika sudah menyatakan kalau HSBC menjalankan semua kewajiban sesuai kesepakatan dengan para jaksa di Amerika.

Xu akhirnya ditangkap oleh penegak hukum Tiongkok pada 2017 dan dipenjara selama tiga tahun karena aksi penipuan tersebut.

Kepada konsosium jurnalis investigasi, Xu mengatakan bahwa HSBC tidak pernah bertanya tentang bisnis yang dia lakukan. Dia membantah kalau WCM777 adalah skema Ponzi, mengatakan kalau regulator Amerika salah sasaran, dan mengklaim tujuan dia adalah membangun sebuah komunitas religi di California di lahan seluas 400 ekar.

Apa itu Skema Ponzi?
Skema Ponzi diberi nama dari penipu kondang awal abad ke-20, Charles Ponzi. Skema ini tidak menghasilkan keuntungan dari dana yang dihimpun. Para investor mendapat imbal hasil dari uang yang diberikan oleh para investor baru. Jika jumlah investor baru yang dibutuhkan makin banyak, skema ini akhirnya akan hancur.



Sumber:BBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bank-bank Besar ini Diduga Loloskan Transfer Dana Kriminal

Ada bank besar yang bertahun-tahun membiarkan transfer ke rekening yang dicurigai dipakai untuk mendanai terorisme.

DUNIA | 21 September 2020

Demonstran Antipemerintah Pasang Plakat "Thailand Milik Rakyat"

Pengunjuk rasa antipemerintah memasang plakat yang menyatakan Thailand "milik rakyat", sebagai bentuk perlawanan yang berani terhadap monarki.

DUNIA | 20 September 2020

Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Iran Tembus 24.000

Jumlah kematian resmi akibat virus corona di Iran melonjak melampaui 24.000 pada Sabtu (19/9)

DUNIA | 20 September 2020

Tentara Lebanon Temukan 1,3 Ton Kembang Api di Pelabuhan Beirut

Tentara Lebanon menyatakan telah menemukan 1,3 ton kembang api saat pencarian di pelabuhan Beirut, yang hancur Agustus lalu.

DUNIA | 20 September 2020

Trump Dapat Medali Penghargaan dari Kosovo

Kosovo memberikan penghargaan tertinggi kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

DUNIA | 20 September 2020

Wapres Peringati Kedatangan Korea di Indonesia 100 Tahun Lalu

Wapres Ma'ruf Amin mengatakan warga Korea membantu Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan dan ada yang dimakamkan di TMP.

DUNIA | 20 September 2020

Uji Klinis Vaksin Covid-19 AstraZeneca di AS Masih Ditunda

Uji klinis vaksin Covid-19 AstraZeneca di AS masih ditunda menunggu penyelidikan FDA AS terhadap efek samping serius yang ditemukan pada partisipan.

DUNIA | 20 September 2020

Diminta Trump Investasi US$ 5 Miliar di Sektor Pendidikan, ByteDance Kaget

ByteDance berkomitmen berinvestasi di sektor pendidikan AS, tetapi mengaku baru pertama kali mendengar angka US$ 5 miliar yang dilontarkan Trump.

DUNIA | 20 September 2020

Ribuan Demonstran Lanjutkan Aksi Protes Reformasi Monarki Thailand

Ribuan demonstran melakukan aksi protes di Bangkok, Minggu (20/9/2020), menuntut reformasi terhadap kekuasaan kerajaan Thailand.

DUNIA | 20 September 2020

Tidak Jadi Diblokir, Tiktok Disetujui Trump Kerja Sama dengan Oracle

Presiden Donald Trump memberikan persetujuan prinsipal kepada Oracle dan Walmart untuk bekerja sama dengan ByteDance, induk dari TikTok.

DUNIA | 20 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS