Edward Snowden Bersedia Kembalikan $5 Juta ke AS
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Edward Snowden Bersedia Kembalikan $5 Juta ke AS

Selasa, 22 September 2020 | 11:50 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com - Edward Snowden, mantan kontraktor Badan Pusat Intelijen (CIA) Amerika Serikat yang membocorkan data intelijen pada 2013, telah sepakat untuk menyerahkan dana US$ 5 juta (Rp 73,9 miliar) yang dia dapat dari penerbitan bukunya dan upah sebagai pembicara yang membahas pemerintah AS.

Snowden menerbitkan buku berjudul "Permanent Record" (Catatan Permanen) tahun lalu tanpa persetujuan pemerintah AS dan melanggar kontrak yang dia teken dengan CIA dan Badan Keamanan Nasional (National Security Agency).

Seorang hakim federal menerima gugatan Kementerian Hukum AS untuk merebut penghasilan Snowden tersebut dan sedang menghitung berapa persisnya dana yang harus dia bayar.

Kasus ini menunjukkan salah satu dari beberapa cara yang telah ditemukan oleh pemerintah AS untuk meminta pertanggungjawaban mantan pegawai yang membocorkan rahasia tanpa izin.

John Bolton, mantan penasihat keamanan nasional yang juga menerbitkan buku penuh kritik terhadap Presiden Donald Trump awal tahun ini, juga menghadapi gugatan yang sama dari Kementerian Hukum. Kasus ini masih berjalan dan akan ada sidang lanjutan pekan ini.

Snowden, yang mengasingkan diri di Rusia, telah meraup US$ 4,2 juta dari hasil penjualan bukunya, royalty dan pendapatan lain terkait buku tersebut.

Dia telah memberikan 56 pidato berbayar yang isinya sebagian melanggar perjanjian rahasia negara. Total, Snowden mendapatkan $1,03 juta dari pidato-pidato tersebut, dengan bayaran rata-rata US$ 18.000 per pidato.

Uang itu akan ditempatkan di sebuah badan penampung, menurut kesepakatan sementara antara Snowden dan pemerintahan Trump.

Seorang pengacara Snowden mengatakan perjanjian yang akan dibawa ke pengadilan pada Selasa (22/9/2020) ini bukan berarti bahwa pemerintah AS akan bisa segera mengambil uang itu karena Snowden berencana mengajukan banding atas keputusan hakim sebelumnya yang menyebutkan bahwa dia harus mengembalikan uang dari tindakan membocorkan rahasia negara.

"Ini bukan berarti dia akan menyerahkan uangnya begitu saja,” kata Lawrence Lustberg, penasihat hukum Snowden.

Dia menambahkan pemerintah AS akan kesulitan mencairkan dana Snowden kalau uang itu ditempatkan di luar AS.



Sumber:CNN


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menlu: Unilateralisme Tidak Dapat Dibiarkan

Unilateralisme tidak dapat dibiarkan karena negara lemah akan semakin terpinggirkan.

DUNIA | 22 September 2020

Saat Kasus Infeksi Merebak, Menkes Cheska Mengundurkan Diri

Menteri Kesehatan Cheska, Adam Vojtech menyatakan pengunduran dirinya pada Senin (21/9).

DUNIA | 22 September 2020

Denda Pelanggaran Perbankan Kecil Dibandingkan Perputaran Uang Ilegal

Denda (untuk pelanggaran peraturan jasa keuangan) naik hingga US$ 40 miliar lebih sejak krisis keuangan (2008), tetapi efek jeranya dipertanyakan.

DUNIA | 22 September 2020

ByteDance Umumkan Rencana IPO untuk TikTok Global

ByteDance mengumumkan TikTok Global akan meluncurkan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO).

DUNIA | 22 September 2020

Biden Kecam Politisasi Penggantian Hakim MA

Kandidat presiden Amerika Serikat (AS) dari Demokrat, Joe Biden, mengecam politisasi pemilihan hakim mahkamah agung.

DUNIA | 22 September 2020

Emisi 1% Orang Terkaya Lebih Banyak dari 3,1 Miliar Orang Termiskin

Polusi karbon yang dihasilkan 1% orang terkaya di dunia lebih banyak dibandingkan polusi dari separuh penduduk termiskin yang berjumlah 3,1 miliar oran

DUNIA | 22 September 2020

India Buka Kembali Taj Mahal di Tengah Pandemi Covid-19

Taj Mahal kembali dibuka untuk pengunjung hari Senin (21/9) sebagai langkah normalisasi bisnis.

DUNIA | 22 September 2020

Berkantor di AS, TikTok Akan Dirikan TikTok Global

Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut maka TikTok akan mendirikan perusahaan baru yang disebut TikTok Global.

DUNIA | 22 September 2020

Bangunan Runtuh di India, 10 Tewas

Satu bangunan tiga lantai di pinggiran Mumbai, India, runtuh pada Senin (21/9) dini hari saat penghuninya tertidur di dalam.

DUNIA | 22 September 2020

Kasus Positif Covid-19 di AS Tembus 7 Juta

Jumlah kasus positif Covid-19 di Amerika Serikat sudah menembus 7 juta pada Senin (21/9/2020).

DUNIA | 21 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS