Guru Dipenggal di Paris Diduga Terkait Charlie Hebdo
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Guru Dipenggal di Paris Diduga Terkait Charlie Hebdo

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 12:55 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com - Seorang guru tewas dengan kepala terpenggal di pinggiran kota Paris, Jumat (16/10/2020) sore waktu setempat, sementara terduga pelakunya tewas di tangan polisi.

Pembunuhan itu diduga terkait kartun kontroversial tentang Nabi Muhammad yang pernah dimuat di majalah satir Charlie Hebdo yang memicu serangan pada 2015 dan menewaskan 12 orang termasuk para kartunis kondang di kantor redaksi majalah tersebut.

Korban diduga sebelumnya menunjukkan kartun tersebut kepada murid-muridnya dalam sebuah diskusi.

Presiden Emmanuel Macron menyebut pembunuhan itu sebagai serangan teroris kelompok Islamis.

Menurut Macron, korban dibunuh karena “mengajarkan kebebasan berpendapat".

"Mereka tidak akan menang, kami akan bertindak," kata presiden dari lokasi kejadian.

Pelaku yang bersenjatakan pisau akhirnya ditembak setelah dia menolak ditangkap setelah serangan. Identitas pelaku dan korban belum diungkap ke publik.

Korban diserang di jalan di wilayah Conflans-Sainte-Honorine dan dipenggal kepalanya. Pelaku melarikan diri tetapi polisi cepat tiba di lokasi dan mengepungnya di distrik Éragny.

Saat diminta menyerah, pelaku justru melontarkan ancaman. Dia ditembak dan tewas tak lama kemudian.

Empat orang, salah satunya masih di bawah umur, ditangkap karena ada kaitan dengan pelaku.

Stasiun televisi lokal BFMTV memberitakan pelaku diduga kelahiran Moskwa dan masih berusia 18 tahun.

Korbannya, menurut surat kabar Le Monde, adalah seorang guru sejarah dan geografi. Dalam sebuah pelajaran, dia membahas kebebasan berpendapat dengan menggunakan kartun dari Charlie Hebdo.

Diberitakan bahwa guru itu meminta siswa Muslim untuk keluar ruangan jika mereka merasa tersinggung.

Awal bulan ini, sejumlah orang tua murid mengeluhkan tindakan guru tersebut yang menggunakan kartun-kartun Nabi ketika membahas persidangan kasus Charlie Hebdo.

Namun, seorang wali murid mengatakan guru itu “sangat baik dan ramah".



Sumber:BBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Putri Pengacara Pribadi Trump Umumkan Dukungan ke Biden

Putri Rudy Giuliani sejak awal cenderung memilih capres Partai Demokrat, bahkan ketika ayahnya sendiri berusaha terpilih sebagai capres Partai Republik.

DUNIA | 17 Oktober 2020

Pandemi, Defisit Anggaran AS Tembus Rekor Tertinggi

Defisit tahun fiskal 2020 mencapai US$ 3,13 triliun, naik lebih dari tiga kali lipat defisit tahun sebelumnya US$ 984 miliar.

DUNIA | 17 Oktober 2020

Erick Thohir: Apresiasi Kepercayaan Negara Lain terhadap Indonesia

Indonesia dan negara sahabat semakin memperkuat komitmen kerja sama dengan prinsip saling menghormati.

DUNIA | 16 Oktober 2020

Menlu: PM Jepang Kunjungi Indonesia 20-21 Oktober

PM Jepang Yoshihide Suga dan Ibu Mariko Suga akan berkunjung ke Indonesia pada 20-21 Oktober 2020.

DUNIA | 16 Oktober 2020

1.637 WNI Terinfeksi Covid-19 di Luar Negeri

Angka tertinggi WNI terinfeksi dan meninggal karena Covid-19 berada di Arab Saudi yaitu 267 WNI dengan perincian 62 sembuh, 106 stabil, 99 meninggal.

DUNIA | 16 Oktober 2020

Duel Town Hall: Dua Kandidat Beri Respons Menarik soal Covid-19

"Dia mengatakan dia tidak memberi tahu siapa pun karena dia takut orang Amerika akan panik. Orang Amerika tidak panik. Dia yang panik," kata Biden.

DUNIA | 16 Oktober 2020

Duel Town Hall: Biden Akan Perhatikan Kebutuhan Warga Kulit Hitam

Biden menilai, pendidikan sebagai “kunci” untuk kemajuan warga kulit hitam Amerika.

DUNIA | 16 Oktober 2020

Duel Town Hall: Trump Bantah Berutang ke Rusia

“Saya tidak berutang uang kepada salah satu dari orang-orang jahat ini,” ujar Trump.

DUNIA | 16 Oktober 2020

Biden Ingin Debat Berikutnya Ada Perlindungan Covid-19

Bidenn memastikan, dirinya akan "mematuhi apa yang ditetapkan dalam aturan komisi" dalam debat berikutnya yang dijadwalkan pada 22 Oktober.

DUNIA | 16 Oktober 2020

Duel Town Hall: Jika Terpilih, Biden Akan Menyatukan Warga Amerika

"Anda tidak akan mendengar saya memecah. Anda akan melihat saya mencoba untuk menyatukan,” kata Biden.

DUNIA | 16 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS