Ini Negara Bagian yang Harus Dimenangi Trump untuk Terpilih Lagi
INDEX

BISNIS-27 491.129 (11.99)   |   COMPOSITE 5612.42 (112.33)   |   DBX 1062.36 (4.11)   |   I-GRADE 161.886 (4.37)   |   IDX30 478.794 (12.21)   |   IDX80 126.714 (3.02)   |   IDXBUMN20 355.426 (9.57)   |   IDXG30 131.028 (2.32)   |   IDXHIDIV20 432.126 (9.85)   |   IDXQ30 139.823 (3.69)   |   IDXSMC-COM 243.691 (3.69)   |   IDXSMC-LIQ 294.252 (6.8)   |   IDXV30 122.487 (4.61)   |   INFOBANK15 946.8 (29.41)   |   Investor33 412.464 (10.19)   |   ISSI 165.112 (2.43)   |   JII 597.802 (9.53)   |   JII70 206.187 (3.44)   |   KOMPAS100 1134.88 (27.52)   |   LQ45 883.061 (21.77)   |   MBX 1552.46 (34.83)   |   MNC36 308.511 (7.09)   |   PEFINDO25 308.232 (9)   |   SMInfra18 281.756 (5.87)   |   SRI-KEHATI 352.482 (8.96)   |  

Ini Negara Bagian yang Harus Dimenangi Trump untuk Terpilih Lagi

Senin, 26 Oktober 2020 | 14:13 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com – Sebagai calon petahana, Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebetulnya cukup berkonsetrasi mengulangi keunggulannya di sejumlah negara bagian seperti pada pemilihan 2016 untuk dapat terpilih lagi. Namun, popularitasnya yang merosot dan ekspansi dukungan terhadap kubu lawan, Joe Biden, membuatnya harus bekerja ekstra keras seolah ini adalah pencalonannya yang pertama.

Rangkuman dari jajak pendapat oleh berbagai lembaga survei kredibel menunjukkan bahwa Biden unggul -- dengan selisih 5% ke atas atau di luar margin of error -- di semua negara bagian yang dimenangi Hillary Clinton empat tahun lalu, ditambah Michigan, Pennsylvania dan Wisconsin.

Jika Biden benar menang di negara bagian yang diindikasikan dalam jajak pendapat itu, dia akan mendapat 278 suara elektoral. Untuk terpilih sebagai presiden Amerika Serikat, seorang kandidat harus minimal mendapatkan 270 suara elektoral.

Jika Biden gagal di Pennsylvania, dia juga masih diunggulkan menang di Arizona dan Nebraska untuk mengganti suara elektoral yang hilang. Namun, keunggulan Biden di Arizona hanya berkisar 4%, sedikit saja terpaut dari margin of error.

Pendek kata, pada hari ini Biden punya lebih banyak jalan menuju 270 suara elektoral dibandingkan Trump, menurut jajak pendapat.

Apalagi misalnya, jika Biden merebut Florida dan North Carolina dan mempertahankan semua negara bagian yang dimenangi Clinton, maka dia tidak butuh Michigan, Pennsylvania dan Wisconsin -- tiga negara bagian kawasan Great Lake yang menjadi perebutan sengit (battleground states) antara Partai Demokrat dan Partai Republik.

Faktanya menurut survei, Biden memang unggul di Florida dan North Carolina, tetapi rata-rata hanya 3% atau masih dalam ranah margin of error. Dengan kata lain, Trump masih sangat berpeluang membalikkan keadaan di sana.

Fokus Trump
Pertama dia harus memastikan agar Florida tidak lepas ke Biden. Florida penting karena memiliki 29 suara elektoral, dan menang di sana lebih berkualitas dari kemenangan di Michigan (16) dan Wisconsin (10) sekaligus.

Di Florida, Trump berpeluang membalikkan keadaan karena meskipun di sana masih kategori swing state (mengambang), tetapi sebetulnya condong ke Republik. Trump juga sangat populer di Florida yang dia pilih sebagai kediaman pribadinya.

Lalu North Carolina, di mana rata-rata hasil survei adalah 3% keunggulan Biden, masih dalam batas error. Di sana terdapat 15 suara elektoral dan condong ke Partai Republik, meskipun sayangnya popularitas Trump sebagai pribadi mulai tergerus.

Trump adalah kandidat yang sangat unik -- dia bukan seorang politisi dan banyak pendukungnya tidak melihat dia sebagai representasi Partai Republik.

Setelah dua negara bagian itu, berlanjut ke perjuangan sangat berat untuk mempertahankan keunggulan di tiga negara bagian Great Lake, karena menurut rata-rata jajak pendapat lembaga survei kredibel Trump tertinggal di atas 5 poin.

Dana kampanye dan upaya lainnya harus fokus ke Michigan, Pennsylvania dan Wisconsin dalam pekan terakhir menuju pemungutan suara. Kalau dia gagal mempertahankan keunggulan di sana pada 2016, selesai sudah era kepresidenan dia.

Kondisi Trump terjepit karena meskipun menang di tiga negara bagian Great Lake, akan percuma juga kalau Florida dan Arizona lepas.

Ada 14 battleground states di mana pemilih secara tradisional tidak punya kecenderungan pada salah satu partai politik sehingga menjadi arena pertarungan sengit dua kandidat. Menurut rangkuman semua jajak pendapat sampai 25 Oktober, Trump hanya menang di dua di antaranya.



Sumber:CNN


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Desra Percaya Dilantik Jadi Duta Besar Inggris

Presiden Jokowi melantik 12 duta besar.

DUNIA | 26 Oktober 2020

Kemkes Singapura Hentikan Sementara Pemakaian 2 Vaksin Influenza

Dua dari tujuh merek vaksin flu yang diduga membuat sejumlah orang meninggal di Korea Selatan beredar Singapura.

DUNIA | 26 Oktober 2020

Semakin Gawat, Kasus Covid-19 di AS Tembus Rekor

Pada hari Jumat, AS mencatat 83.757 kasus baru, menembus rekor sebelumnya 77.300 kasus pada 16 Juli. Pada hari Sabtu, AS kembali mencatat 83.718 kasus baru.

DUNIA | 26 Oktober 2020

Bos Samsung, Lee Kun-hee Wafat

Lee Kun-hee, bos perusahaan raksasa teknologi Korea Selatan Samsung Electronics, meninggal di Seoul pada Minggu (25/10).

DUNIA | 25 Oktober 2020

FDA Izinkan AstraZeneca Lanjutkan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Akhir tahun ini, AstraZeneca berharap dapat mengetahui apakah vaksin yang dikembangkannya ampuh atau tidak melawan Covid-19.

DUNIA | 25 Oktober 2020

Brasil Izinkan Impor Sinovac dari Tiongkok

Butantan Institute, bekerja sama dengan Sinovac Biotech Ltd, diberikan izin pengecualian untuk mengimpor 6 juta dosis Coronavac.

DUNIA | 25 Oktober 2020

Di Asia, Menlu AS Galang Dukungan untuk Melawan Tiongkok

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo terbang ke India minggu depan.

DUNIA | 24 Oktober 2020

Dokter Pelajari Kemungkinan Covid-19 Memicu Diabetes

Penderita diabetes telah diketahui memiliki risiko penyakit yang lebih parah bahkan kematian, jika mereka terinfeksi Covid-19.

DUNIA | 24 Oktober 2020

Tiongkok Ancam Balas AS karena Jual Senjata ke Taiwan

Tiongkok mengancam akan membalas penjualan senjata terbaru Amerika Serikat (AS) ke Taiwan.

DUNIA | 24 Oktober 2020

Sinopharm Siap Produksi 1 Miliar Dosis Vaksin Covid-19

Perusahaan farmasi milik negara Tiongkok, Sinopharm Group, sedang menyiapkan jalur produksi untuk memasok satu miliar dosis dua vaksin Covid-19

DUNIA | 24 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS