Tiga Hari Jelang Pilpres Amerika, Trump Mulai Pangkas Jarak
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Tiga Hari Jelang Pilpres Amerika, Trump Mulai Pangkas Jarak

Sabtu, 31 Oktober 2020 | 12:07 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com – Sejumlah indikasi awal menunjukkan bahwa kubu Presiden Donald Trump mulai mengurangi kesenjangan dari kubu lawan Joe Biden yang sangat diunggulkan untuk memenangi pemilihan presiden (pilpres) tiga hari lagi.

Perlu disampaikan di sini bahwa 82 juta pemilih sudah memberikan suara lewat mekanisme pemilihan dini -- baik melalui pos maupun datang ke tempat pemungutan suara (TPS). Angka itu sudah lebih dari setengah jumlah pemilih total pada pilpres 2016.

Meskipun suara masuk itu belum akan dihitung sampai hari-H, tetapi preferensi sebagian pemilih bisa diukur dari afiliasi partai politik mereka. Pemilih yang terdaftar sebagai anggota Partai Republik bisa diasumsikan memilih Trump dan mereka dari Partai Demokrat sangat besar kemungkinannya akan memilih Biden.

Dari kelompok pemilih yang memiliki afiliasi politik tersebut, terlihat bahwa Republik mulai mendekati Demokrat di empat negara bagian penting yang menjadi rebutan, atau battleground states, yang sudah mendapat 12 juta suara masuk sampai dengan Jumat (30/10) waktu setempat.

Data dari lembaga riset Catalist, seperti dikutip CNN, menunjukkan peningkatan pesat partisipasi pemilih Republik.

Berikut gambarannya:

Florida
Pekan lalu, Demokrat unggul 9 percentage points di suara masuk, sekarang sudah berkurang menjadi 4 poin.

Pada 2016 Trump menang 1 poin lebih di negara bagian ini.

North Carolina
Suara masuk Demokrat awalnya unggul 12 poin di atas Republik, sekarang tinggal 8 poin.

Trump menang 3 poin lebih di North Carolina pada 2016.

Iowa
Awalnya suara masuk Demokrat unggul 17 poin atas suara Republik, pekan ini tinggal 4 poin.

Ini juga milik Trump empat tahun lalu, dia unggul di atas 9 poin. Ketika itu, Demokrat juga unggul dalam suara masuk sebelum hari H.

Nevada
Pekan lalu di negara bagian yang terkenal lewat kota Las Vegas ini, Demokrat unggul 12 poin, pekan ini tinggal 7 poin.

Pada 2016, Hillary Clinton menang 2 poin di sana.

Sebagai tambahan, para pemilih Republik sudah sangat sering mengatakan mereka lebih senang memberikan suara pada hari-H 3 November nanti. Jadi, hasil akhir pemilihan akan sulit diprediksi sekarang ini.

Kenapa battleground states dianggap penting? Itu karena sistem politik di Amerika yang membuat suara nasional justru tidak penting dalam pilpres. Clinton unggul telak 3 juta suara dari Trump pada 2016 tetapi perempuan itu kalah.

Untuk terpilih presiden, seorang kandidat harus mendapat minimal 270 dari total 538 suara elektoral yang tersebar di 50 negara bagian plus District of Columbia. Sebagian besar negara bagian sudah secara tradisi cenderung pada salah satu parpol, tetapi ada sebagian lagi yang disebut battleground states -- di mana peluangnya 50:50 bagi semua kandidat dan menjadi fokus mereka.

Itulah kenapa Trump tidak berkampanye di Alaska karena sudah bisa dipastikan akan menang di sana. Demikian juga Biden -- untuk apa membuang waktu di Alaska kalau toh akhirnya tidak mendapat suara elektoral di sana?

Di sinilah pentingnya peran battleground states karena mereka yang merebut suara elektoral di sana akan mencapai ambang batas 270 suara elektoral.

Jumlah battleground states tidak bisa dipastikan, saat ini antara tujuh sampai 12 negara bagian yang dianggap masuk kategori ini.



Sumber:CNN


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sheikh Sudais: Islam Agama yang Toleran dan Penuh Kasih Sayang

Karena Islam adalah agama toleransi, kasih sayang dan merapatkan antara satu sama lain," ujar Sheikh Sudais.

DUNIA | 31 Oktober 2020

Pelaku Teror Prancis Sempat Hubungi Keluarga Sebelum Beraksi

"Adik saya adalah orang yang ramah dan tidak pernah menunjukkan ekstremisme. Dia menghormati semua orang dan menghargai perbedaan sejak masih anak-anak".

DUNIA | 31 Oktober 2020

Siaga Serangan Teror, Prancis Tingkatkan Keamanan Dalam dan Luar Negeri

Presiden Emmanuel Macron mengerahkan ribuan pasukan untuk menjaga tempat beribadah dan sekolah-sekolah.

DUNIA | 31 Oktober 2020

Ini Ucapan Macron yang Diduga Menyinggung Umat Islam

"Hari ini, Islam adalah agama yang sedang mengalami krisis di seluruh dunia," kata Macron.

DUNIA | 31 Oktober 2020

Republikan Perkirakan Stimulus Fiskal Tercapai Awal Tahun Depan

Republikan dan Demokrat hingga kini belum mencapai kesepakatan seberapa besar stimulus yang perlu digelontorkan.

DUNIA | 31 Oktober 2020

Pandemi Covid-19 Pengaruhi Kesehatan Mental Pemuda Australia

Pandemi Covid-19 telah berdampak buruk kepada kesehatan mental dari 75% pemuda Australia berusia 18-24 tahun.

DUNIA | 30 Oktober 2020

BMKG: Gempa dan Tsunami Yunani Tidak Berdampak ke Indonesia

BMKG menyebutkan bahwa tsunami yang ditimbulkan akibat gempa magnitudo (M) 7,1 di Yunani tidak berdampak ke Indonesia.

DUNIA | 30 Oktober 2020

Kemlu: Tidak Ada Korban WNI dalam Serangan Gereja di Prancis

Serangan teror yang berpusat di Gereja Notre-Dame Basilika telah menyebabkan tiga orang meninggal dunia.

DUNIA | 30 Oktober 2020

Biden dan Trump Bentrok di Florida

"Semua orang tahu siapa Donald Trump. Kita harus tunjukkan ke dia siapa kita."

DUNIA | 30 Oktober 2020

Dubes RI di Tiongkok: Sarang Burung Walet Indonesia Menjanjikan

Saat ini Indonesia memproduksi 40% sarang burung walet dunia.

DUNIA | 30 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS