Permintaan Komoditas Melemah, Ekonomi RI Bakal Tertekan
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Permintaan Komoditas Melemah, Ekonomi RI Bakal Tertekan

Selasa, 30 Juli 2019 | 21:19 WIB
Oleh : Monica Dina Putri / HA

Jakarta, Beritasatu.com – Melemahnya permintaan dunia terhadap ekspor komoditas Indonesia bisa berdampak pada pelambatan pertumbuhan ekonomi tahun ini, menurut analisis Center Of Reform On Economics (CORE).

CORE memperkirakan pertumbuhan ekomoni tahun ini akan berada pada kisaran 5,1% - 5,2%.

Direktur Eksekutif CORE Mohammad Faisal mengatakan berdasarkan pengamatan terhadap kondisi enam bulan terakhir hingga akhir tahun nanti, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini akan sedikit lebih rendah dibandingkan tahun lalu.

“Yang jelas untuk kuartal II kami perkirakan pertumbuhannya juga tidak akan jauh dari kuartal I yaitu 5,01 persen," kata Faisal di acara CORE Midyear Review 2019 di Hong Kong Cafe, Jakarta, Selasa (30/7/2019)

Kondisi yang relatif lemah itu, menurutnya, tak lepas dari dampak pelemahan permintaan global serta perang dagang yang turut menekan ekonomi Indonesia.

“Melemahnya permintaan dunia berakhibat pada penurunan komoditas termasuk minyak sawit dan juga batubara yang merupakan andalan ekspor Indonesia. Harga rata–rata minyak sawit pada bulan Juni 2019 hanya US$ 552,19 per metrik ton, atau kurang dari separuh harga rata- rata Januari 2018 yang mencapai US$ 1.265 per metrik ton," bebernya.

"Harga batubara rata–rata pada bulan Juni 2019 sebesar US$ 72,49, jauh dari rata–rata bulan Juli 2018 yang mencapai US$ 119,57 per metrik ton. Selain itu juga, lemahnya permintaan global berdampak juga pada harga minyak dunia yang secara rata–rata dari bulan Januari sampai Juni 2019 masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.”

Sejumlah badan internasional termasuk Dana Moneter Internasional (IMF) melakukan koreksi tajam terhadap pertumbuhan ekonomi dunia 2019. Pada Oktober tahun lalu IMF sebenarnya masih optimistis ekonomi dunia akan tumbuh lebih cepat dari 3,6% pada tahun 2018 dan menjadi 3,94% pada 2019. Namun, pada April 2019 IMF mengkoreksi pertumbuhan ekonomi global menjadi hanya 3,33%.

“Perlambatan ini terutama dipicu oleh melambatnya perumbuhan tiga ekonomi terbesar yaitu Amerika Serikat, Tiongkok, dan Uni Eropa,” Kata Faisal.

Faisal menilai prediksi itu masih dimungkinkan mengalami perbaikan. Asalkan, ada keseriusan dari pemerintah dalam mengimplementasikan kebijakan.

"Khususnya tim ekonomi pada Oktober nanti, juga akan bergantung pada keseriusan Presiden Jokowi dan tim ekonominya dalam menjalankan agenda ekonominya, serta sejauh mana konsistensi dalam mengimplementasikan kebijakan-kebijakan tersebut," kata Faisal.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PGN Perluas Pemanfaatan Jaringan Gas Bumi di Surabaya

Penjual Rawon Pecel di Surabaya menghemat pengeluaran Rp 2 juta per bulan dengan memanfaatkan jargas PGN.

EKONOMI | 30 Juli 2019

ALFI Minta Pembatasan Angkutan Barang Dievaluasi

Kerugian akibat pembatasan kendaraan angkutan barang ditaksir mencapai Rp 6 miliar.

EKONOMI | 30 Juli 2019

3 Startup Indonesia Dapatkan Kesepakatan Penyertaan Modal Ventura Singapura

Kesepakatan penyertaan modal dapat menjadi benchmark untuk tumbuh berkembangnya industri teknologi dan digital di Indonesia.

EKONOMI | 30 Juli 2019

Pengangguran Usia 25-29 Tahun Meningkat

Padahal ini merupakan usia paling produktif di dalam kehidupan.

EKONOMI | 30 Juli 2019

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diprediksi Dekati Angka 5,1%

Tekanan global ikut memengaruhi tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia.

EKONOMI | 30 Juli 2019

Link Net Catat Penambahan Pelanggan Tertinggi Sejak 2017

Link Net akan mengadakan RUPSLB pada 29 Agustus untuk meminta persetujuan mengurangi modal.

EKONOMI | 30 Juli 2019

Ada "Negeri Sakura" di Transpark Mall Bintaro

Di Transpark Mall Anda akan merasakan pesona alam dan budaya Jepang dari masa ke masa yang diwujudkan dalam interior mal.

EKONOMI | 28 Juli 2019

Tempo Scan Pacific Kuasai Pasar Produk Perawatan Tubuh

Marina menjadi salah satu kontributor terbesar penjualan Tempo Scan pacific.

EKONOMI | 30 Juli 2019

Rupiah Ditutup Tergerus saat Mata Uang Asia Menguat

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.104- Rp 13.964 per dolar AS.

EKONOMI | 30 Juli 2019

Semester I-2019, Pelangi Indah Canindo Raih Penjualan Rp 407 Miliar

Perusahaan juga berencana untuk melakukan penambahan pabrik baru di daerah Marunda Jakarta Utara.

EKONOMI | 30 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS