Bos Petronas Segera Mundur
INDEX

BISNIS-27 448.452 (2.34)   |   COMPOSITE 5112.19 (31.86)   |   DBX 973.986 (8.67)   |   I-GRADE 139.714 (1.48)   |   IDX30 428.304 (2.58)   |   IDX80 113.764 (0.56)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.17)   |   IDXG30 119.182 (0.2)   |   IDXHIDIV20 379.228 (3.03)   |   IDXQ30 124.656 (0.92)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.7)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (-0.32)   |   IDXV30 107.478 (0.14)   |   INFOBANK15 831.648 (11.11)   |   Investor33 374.125 (2.2)   |   ISSI 151.171 (0.09)   |   JII 550.867 (-0.37)   |   JII70 188.056 (-0.11)   |   KOMPAS100 1022.34 (4.05)   |   LQ45 789.815 (4.4)   |   MBX 1412.7 (8.24)   |   MNC36 280.331 (1.41)   |   PEFINDO25 282.464 (2.47)   |   SMInfra18 241.575 (1.13)   |   SRI-KEHATI 316.512 (2.46)   |  

Bos Petronas Segera Mundur

Minggu, 7 Juni 2020 | 01:12 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com – Direktur utama dan chief executive officer Petronas, Wan Zulkiflee Wan Ariffin, akan segera mundur setelah memimpin perusahaan migas Malaysia itu selama lima tahun, menurut kantor berita Bernama, Sabtu (6/6/2020).

Seperti banyak perusahaan minyak lainnya, saat ini Petroliam Nasional Bhd, nama resmi Petronas, tengah dilanda kesulitan likuiditas akibat anjloknya harga minyak dunia di tengah pandemik Covid-19.

Namun, tidak disebutkan alasan pengunduran diri Wan Zulkiflee. Bernama hanya menyebutkan bahwa dia akan diganti oleh kandidat internal perusahaan.

Sejak Muhyiddin Yassin menjabat perdana menteri pada Maret lalu, dia gencar melakukan perombakan di lembaga-lembaga pemerintah.

Jabatan CEO Petronas, yang sepenuhnya dikuasai pemerintah, diputuskan lewat penunjukan oleh perdana menteri. Masa jabatan Wan Zulkiflee diperpanjang selama tiga tahun pada 2018 lalu.

Wan Zul, sapaan akrabnya, adalah pegawai veteran di Petronas, di mana dia sudah mengabdi sejak 1983 sebagai insinyur produksi.

Karirnya kemudian melesat hingga menjabat CEO pada 2015 dan memimpin Petronas di tengah gejolak harga minyak yang tidak pernah berhenti.

Saat dia mulai memimpin, harga acuan minyak mentah Brent anjlok ke nilai terendah dalam 12 tahun sehingga Petronas harus memangkas biaya hingga senilai US$ 12 miliar (Rp 169 triliun) dan juga memecat ribuan karyawan untuk pertama kalinya.

Wan Zul kemudian merangkul Saudi Aramco untuk menggarap proyek pengilangan minyak dan petrokimia senilai US$ 27 miliar (Rp 380 triliun) di negara bagian Johor. Di bawah kepemimpinannya, Petronas tumbuh menjadi perusahaan multinasional yang disegani.

Tahun ini, harga minyak mentah kembali runtuh di bawah US$ 20 per barel dan laba Petronas ikut anjlok sebesar 68% di kuartal pertama.

Petronas adalah pengelola tunggal sumber daya migas di Malaysia dan menjadi salah satu sumber pendapatan utama pemerintah.



Sumber:Reuters


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Lukman Edy Jabat Wakil Komisaris Utama Hutama Karya

Lukman Edy memang lebih dikenal di dunia politik, namun Pria jebolan teknik sipil Universitas Brawijaya ini pernah lama malang-melintang di dunia konstruksi.

EKONOMI | 6 Juni 2020


Menperin Dorong Peran Pengusaha Wanita Pulihkan Ekonomi Nasional

Kemperin beri apreasi kepada Iwapi bangkitkan ekonomi Indonesia.

EKONOMI | 6 Juni 2020

Kemkop dan UKM Percepat UMKM Go Digital

Pemerintah percepatan UMKM terapkan praktik bisnis digital.

EKONOMI | 6 Juni 2020

Komut: PNM Menjawab Tantangan di Era New Normal

PT PNM kebal pandemi ini ditandai dengan menjadi satu dari 12 emiten yang menambah ratusan pegawai baru di tengah pandemi Covid-19.

EKONOMI | 6 Juni 2020

Pemerintah Diminta Fokus Selesaikan Pandemi Covid-19

Rendahnya stimulus yang diberikan pemerintah akan berdampak serius bagi pertumbuhan ekonomi dan defisit dalam APBN.

NASIONAL | 6 Juni 2020

Minimalisir Kontak, Armada GrabaBike Dilengkapi Partisi Plastik

Grab menyiapkan partisi plastik dan menyediakan peralatan kebersihan kepada lebih dari 8.000 kendaraan GrabBike.

EKONOMI | 6 Juni 2020

Industri Asuransi Gencar Jual Polis Secara Digital

Produk asuransi yang menawarkan investasi pada umumnya memiliki risiko yang disebabkan oleh fluktuasi portofolio investasi.

EKONOMI | 6 Juni 2020

Ekonomi Kerakyatan Harus Jadi Andalan Kebangkitan Ekonomi Pascapandemi

Kunci utama untuk menjaga daya beli masyarakat dengan menggerakkan sektor riil dengan melibatkan koperasi, pelaku UMKM, dan pekerja sektor informal.

EKONOMI | 6 Juni 2020

Korban PHK Banjiri Kantor BPJS Ketenagakerjaan Tangerang

Dalam sehari bisa melayani 200-300 peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengambil klaim.

MEGAPOLITAN | 6 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS