Pasca-Restrukturisasi, Pertamina Konsisten Layani Masyarakat Hingga Pelosok
INDEX

BISNIS-27 450.657 (-2.41)   |   COMPOSITE 5126.33 (-19.64)   |   DBX 964.304 (-0.77)   |   I-GRADE 140.573 (-0.45)   |   IDX30 429.149 (-1.96)   |   IDX80 113.629 (-0.3)   |   IDXBUMN20 294.159 (-1.91)   |   IDXG30 119.586 (-0.68)   |   IDXHIDIV20 382.889 (-2.36)   |   IDXQ30 125.935 (-0.96)   |   IDXSMC-COM 219.954 (0.03)   |   IDXSMC-LIQ 256.971 (-0.98)   |   IDXV30 106.718 (0.08)   |   INFOBANK15 842.264 (-3.11)   |   Investor33 375.573 (-1.66)   |   ISSI 150.643 (-0.06)   |   JII 545.954 (0.87)   |   JII70 186.804 (0.16)   |   KOMPAS100 1025.81 (-4.03)   |   LQ45 790.454 (-3.71)   |   MBX 1419.3 (-6.07)   |   MNC36 282.56 (-2.11)   |   PEFINDO25 281.129 (-0.86)   |   SMInfra18 242.071 (-1.26)   |   SRI-KEHATI 317.648 (-1.22)   |  

Pasca-Restrukturisasi, Pertamina Konsisten Layani Masyarakat Hingga Pelosok

Rabu, 29 Juli 2020 | 21:21 WIB
Oleh : HA

Jakarta, Beritasatu.com - PT Pertamina (Persero) memastikan tetap berkomitmen dan konsisten fokus melayani masyarakat, termasuk kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dan gas hingga seluruh pelosok negeri.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman menjelaskan pasca-restrukturisasi perusahaan yang dilaksanakan sejak Juni 2020, Pertamina berkomitmen penuh untuk melayani masyarakat dan memberikan manfaat lebih besar kepada seluruh pihak yang berkepentingan.

“Pertamina pastikan dengan restrukturisasi ini pelayanan kepada masyarakat akan semakin baik, karena akan semakin fokus dalam menjalankan service and operation excellence. Penugasan ini termasuk penyediaan dan penyaluran BBM PSO (pubic service obligation) maupun implementasi BBM Satu Harga,” ucapnya.

Menurut Fajriyah, IPO atau penawaran umum perdana saham yang rencananya dilakukan pada subholding atau pun anak perusahaan merupakan salah satu alternatif cara Pertamina Group mendapatkan pendanaan untuk pengembangan usaha ke depan, selain mekanisme lain seperti kemitraan maupun pendanaan obligasi dan perbankan.

Rencana IPO pun tidak akan diterapkan di level Pertamina, tetapi di anak perusahaan yang bersifat operasional. Penugasan-penugasan dari pemerintah akan tetap menjadi tanggung jawab Pertamina dan Pertamina akan terus berkomitmen menjalankannya melalui fungsi di internal Pertamina maupun secara operasional di subholding dan anak perusahaan, ujarnya.

"IPO adalah salah satu alternatif cara mendapatkan pendanaan untuk pengembangan usaha dan tidak akan mempengaruhi kinerja penugasan pemerintah kepada Pertamina," tegasnya.

Sebagai wujud komitmen, lanjut Fajriyah, sepanjang 2017-2019 Pertamina telah berhasil menyalurkan BBM di 161 titik BBM Satu Harga di seluruh Indonesia. Sementara pada tahun 2020, lembaga penyalur BBM Satu Harga akan bertambah dengan target 83 titik.

Per Juli 2020, pelaksanaan BBM Satu Harga dengan progres 77 persen sedang dalam proses pembangunan dan 15 persen dalam proses perizinan.

"Bahkan pada akhir bulan Juli ini, dijadwalkan akan ada penambahan lima titik BBM Satu Harga yang akan beroperasi yaitu di Nias Barat - Sumut, Dompu - NTB, Tojo Una-Una - Sulteng, Angkinang - Kalsel, dan Seram Bagian Timur - Maluku," jelas Fajriyah.

Mengenai pelayanan gas yang dilakukan Perusahaan Gas Negara (PGN) sebagai subholding gas, Pertamina menegaskan seluruh penugasan dari pemerintah tetap berjalan sesuai target.

IPO Pertama
Seperti yang diketahui, PGN menjadi subholding pertama yang melaksanakan implementasi IPO sejak tahun 2003. Sejak saat itu, pembangunan infrastruktur transmisi dan distribusi gas bumi semakin meningkat hingga saat ini.

Pengembangan distribusi yang meluas ke beberapa wilayah baru diikuti dengan pengembangan jaringan gas rumah tangga di sekitar pusat ekonomi yang ditumbuhkan oleh adanya pipa distribusi.

Bahkan sejak IPO, khususnya pengembangan jaringan gas (jargas)PGN telah menunjukkan kenaikan sambungan rumah yang signifikan.

Dari sekitar 64.800 Sambungan Rumah (SR) menjadi sekitar 399.600 SR pada tahun 2019. Pembangunan jargas juga telah melayani daerah pelosok seperti Aceh, Kalimatan Utara (Tarakan), Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Sorong.

“Dari tahun 2000– 2019, sebaran penugasan jargas mandiri maupun jargas APBN yang dibangun PGN Group sebanyak 399.600 SR di 17 provinsi dan 60 kabupaten/kota di Indonesia, dengan total infrastruktur pipa sekitar 3.800 km,” ungkap Fajriyah.

Di tahun 2020, meski sempat terkendala oleh pandemi Covid-19, PGN konsisten untuk melanjutkan pembangunan jargas rumah tangga, dengan target 127.800 SR di 23 kabupaten/kota.

Selain untuk ketahanan energi dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat, program jargas juga memberikan benefit pada penggunaan TKDN sampai dengan 70%, dan dapat menyerap tenaga kerja lokal sekitar 39.000 pekerja.

PGN ikut andil dalam menempatkan jargas rumah tangga sebagai prioritas utama, sesuai dengan target RJPMN pemerintah untuk mewujudkan 4 juta SR, penghematan subsidi elpiji sebesar Rp 3,3 triliun, dan pengurangan impor LPG sebesar Rp 17,25 triliun di tahun 2024.

"Penugasan BBM Satu Harga dan pembangunan jargas merupakan komitmen Pertamina Group dan merupakan bukti komitmen dalam memberikan kemudahan akses, kehandalan dan pelayanan dalam penyediaan energi bagi seluruh masyarakat Indonesia," pungkas Fajriyah.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BRIsyariah Gandeng 170 Ponpes Kembangkan Ekonomi Syariah

Potensi pondok pesantren sangat besar dalam pengembangan ekonomi syariah.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Juli, BPJamsostek Bogor Kota Cetak Rekor Klaim Tertinggi

Klaim JHT tertinggi ada di bulan Juli sebanyak 8.292 kasus, dengan total nilai pembayaran Rp 102 miliar.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Bank DKI Dorong Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif

Pemerintah tempatkan dana program percepatan pemulihan ekonomi nasional (PEN) senilai Rp 2 triliun di Bank DKI.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Libur Iduladha, ASDP Prediksi Volume Penyeberangan Naik 30%

ASDP memprediksi terjadi kenaikan traffic hingga 30 persen dibanding hari normal.

EKONOMI | 29 Juli 2020

PGN Komitmen Andil Dalam Rangka Pemulihan Perekonomian Nasional

Pandemi COVID-19 berdampak signifikan terhadap seluruh sektor, terutama penurunan perekonomian dalam negeri. Oleh karena itu, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN)

EKONOMI | 29 Juli 2020

Pos Indonesia Gandeng KSP Nusantara Integrasikan Layanan Jasa Keuangan

Pos Indonesia dan KSP Nusantara optimistis dapat meraih potensi market pensiun Taspen dan Asabri.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Untungkan Indonesia, Pemerintah Serius Kembangkan Kendaraan Listrik Berbasis Baterai

Perpres Nomor 55 Tahun 2019 ini menandakan kebangkitan Indonesia untuk menjadi produsen kendaraan listrik.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Satgas Pemulihan Ekonomi Siapkan 2 Program Utama untuk UMKM

Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional diperintahkan memulihkan sektor UMKM.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Kencana Energy Optimistis Pendapatan Naik Jadi US$ 31 Juta

Kencana Energi Lestari juga memiliki pendapatan berulang jangka panjang berdasarkan kontrak power purchase agreement (PPA) dari PLN.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Sektor Perumahan Diyakini Mampu Pulihkan Ekonomi

Pemerintah telah memberikan berbagai stimulus untuk mendongkrak sektor perumahan.

EKONOMI | 29 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS