8 Rumah Sakit di Bogor Tak Lagi Layani Peserta BPJSK
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

8 Rumah Sakit di Bogor Tak Lagi Layani Peserta BPJSK

Sabtu, 5 Januari 2019 | 05:24 WIB
Oleh : Vento Saudale / HA

Bogor - Mulai Januari 2019, Badan Penyelengara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJSK) menghentikan kerja sama dengan delapan rumah sakit di Bogor. Penghentian kerja sama disebabkan, delapan rumah sakit tersebut belum memenuhi syarat akreditasi sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 99 Tahun 2015 tentang Pelayanan Kesehatan pada Jaminan Kesehatan Nasional.

Delapan rumah sakit di Bogor yang tidak lagi melayani peserta BPJSK adalah RS Citama, RS Bina Husada, RSIA Annida, RS dr Sismadi, RSIA Permata Pertiwi, dan RS Asysyifaa yang berada di Kabupaten Bogor serta RSIA Bunda Suryatni dan RSIA Sawojajar yang berada di Kota Bogor.

Kepala Humas BPJS Kesehatan Iqbal Anas Ma’ruf mengatakan rumah sakit harus memenuhi syarat akreditasi jika ingin bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Hal itu diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 99 Tahun 2015 tentang Pelayanan Kesehatan pada Jaminan Kesehatan Nasional.

“Artinya tahun 2019, syarat terkait akreditasi menjadi mutlak harus dipenuhi apabila bekerja sama dengan BPJS kesehatan,” ujar Iqbal dalam keterangannya, Jumat (4/12).

Dengan begitu, rumah sakit yang belum mengantongi akreditasi harus segera mengurusnya. Akreditasi itu bukan berdasarkan atau tidak dipengaruhi oleh tipe rumah sakit, seperti tipe A, B, dan C.

“(Tipe RS) tidak terpengaruh sebenarnya. Di Permenkes 71 Tahun 2013 dulu disyaratkan wajib setelah tiga tahun. Tapi, kemudian direvisi menjadi lima tahun pada Permenkes 99 Tahun 2015, jatuhnya di 2019,” tegas Iqbal.

Maka seharusnya, kata Iqbal, waktu lima tahun sudah cukup bagi rumah sakit untuk mendapatkan sertifikasi akreditasi. Tujuannya, sertifikasi akreditasi menjadi indikator jaminan pelayanan pada pasien. Ia pun melihat persoalan ini terkait standar layanan kesehatan dengan keamanan pasien.

Untuk menyeleksi fasilitas kesehatan yang ingin bermitra dengan BPJS antara lain sumber daya manusia (tenaga medis yang kompeten), kelengkapan sarana, dan prasarana, lingkup pelayanan, dan komitmen pelayanan. Akreditasi merupakan cerminan dari kriteria tersebut, tegasnya.

Dalam melakukan seleksi, BPJS Kesehatan melibatkan dinas kesehatan kabupaten/kota setempat dan asosiasi fasilitas kesehatan.

”Artinya, akreditasi itu tidak BPJS Kesehatan sendiri tetapi juga melibatkan pemerintah kota/kabupaten,” paparnya.

Dengan demikian rumah sakit yang dikontrak BPJS Kesehatan harus sudah terakreditasi untuk menjamin pelayanan kesehatan yang bermutu untuk masyarakat, kecuali ada ketentuan lain.

Dalam proses ini juga mempertimbangkan pendapat dinas kesehatan setempat. Baik BPJS Kesehatan maupun dinas kesehatan memastikan bahwa pemutusan kontrak tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

Iqbal menambahkan, adanya anggapan bahwa penghentian kontrak kerja sama dikaitkan dengan kondisi defisit BPJS Kesehatan adalah informasi yang tidak benar.

”Sampai saat ini pembayaran oleh BPJS Kesehatan tetap berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambahnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Polisi Pastikan Bripka Matheus Tewas Bunuh Diri

Polisi memastikan Bripka Matheus tewas akibat bunuh diri. Bripka Matheus menembakan sendiri pistol ke kepalanya.

MEGAPOLITAN | 4 Januari 2019

Sopir Angkot di Bekasi Keluhkan Penurunan Jumlah Penumpang

Sebagian ingin beralih profesi menjadi sopir bus Transpatriot.

MEGAPOLITAN | 4 Januari 2019

Begal Sadis "Gengster Jakarta" Dibekuk Polisi di Bekasi

Meski para pelaku masih di bawah umur, mereka tak segan-segan membegal dengan ancaman senjata tajam jenis golok, celurit dan samurai besar.

MEGAPOLITAN | 4 Januari 2019

Polrestro Bekasi Kota Ancam Tembak Pelaku Begal Bersenjata

Polisi mengimbau warga untuk tidak segan-segan melaporkan kejadian yang mencurigakan kepada aparat kepolisian setempat.

MEGAPOLITAN | 4 Januari 2019

Korsleting, 5 Kontrakan Hangus Terbakar di Rawa Buaya

Objek terbakar kontrakan lima pintu. Luas area kurang lebih 7 meter x 15 meter atau 105 meter persegi.

MEGAPOLITAN | 4 Januari 2019

Kematian Bripka Matheus, Polisi Masih Cari Selongsong Peluru

Sebelumnya, Bripka Matheus ditemukan terkapar bersimbah darah dengan luka tembak di bagian kepala, di sekitar TPU Mutiara, RT 01 RW 13 Pancoran Mas, Depok.

MEGAPOLITAN | 4 Januari 2019

Ungkap Penyebab Tewasnya Bripka Matheus, Polisi Gelar Perkara

Berdasarkan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan sementara, barang-barang korban masih utuh atau tidak ada yang hilang.

MEGAPOLITAN | 4 Januari 2019

Tinjau Lokasi Kebakaran, Sekda DKI Janji Bantu Logistik Hingga Urus Dokumen

petugas PPSU telah dikerahkan untuk membantu warga membersihkan puing-puing sisa kebakaran dan menyiapkan pembangunan rumah kembali.

MEGAPOLITAN | 4 Januari 2019

Uji Kepatutan Cawagub DKI Digelar Pekan Ini

Anies mengharapkan loyalitas wagub pada kepemimpinan Gubernur, bukan kepada pihak yang lain.

MEGAPOLITAN | 4 Januari 2019

PKS dan Gerindra Pastikan Cawagub DKI Sudah Ada Sebelum Pilpres

Tim uji kepatutan dan kelayakan tidak berwenang menentukan dua nama dari tiga nama yang diajukan. Tetapi hasil penilaian tim akan diberikan kepada PKS.

MEGAPOLITAN | 4 Januari 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS