Fenomena Equinox, Suhu di Bali Normal 33 Derajat Celcius
INDEX

BISNIS-27 491.129 (6.19)   |   COMPOSITE 5612.42 (49.05)   |   DBX 1062.36 (-0.64)   |   I-GRADE 161.886 (2.05)   |   IDX30 478.794 (5.98)   |   IDX80 126.714 (1.36)   |   IDXBUMN20 355.426 (3.6)   |   IDXG30 131.028 (0.91)   |   IDXHIDIV20 432.126 (4.06)   |   IDXQ30 139.823 (1.88)   |   IDXSMC-COM 243.691 (1.17)   |   IDXSMC-LIQ 294.252 (2.73)   |   IDXV30 122.487 (1.93)   |   INFOBANK15 946.8 (16.1)   |   Investor33 412.464 (5.31)   |   ISSI 165.112 (0.72)   |   JII 597.802 (2.79)   |   JII70 206.187 (1.22)   |   KOMPAS100 1134.88 (12.89)   |   LQ45 883.061 (10.42)   |   MBX 1552.46 (15.74)   |   MNC36 308.511 (3.58)   |   PEFINDO25 308.232 (5.44)   |   SMInfra18 281.756 (1.89)   |   SRI-KEHATI 352.482 (4.61)   |  

Fenomena Equinox, Suhu di Bali Normal 33 Derajat Celcius

Senin, 21 Maret 2016 | 23:42 WIB
Oleh : I Nyoman Mardika / HA

Denpasar – Wilayah Indonesia termasuk Bali mengalami fenomena astronomi yang disebut Equinox pada Senin (21/3), dimana matahari tepat melintasi garis khatulistiwa, yang membuat durasi malam/gelap dan siang/terang akan sama, yakni masing-masing 12 jam.

Beredar berita bahwa temperatur atau suhu udara akan mengalami peningkatan jadi lebih panas saat fenomena Equinox berlangsung.

Namun demikian, data yang dhimpun SP dari Balai Besar Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar menyebutkan, temperatur hari ini di Bali pada umumnya dan Kota Denpasar khususnya diprediksi masih sama seperti beberapa hari belakangan ini. Secara rata-rata, selama bulan Maret ini suhu udara di Bali berkisar 32-33 derajat Celcius.

“Secara historis, suhu terpanas di Bali maksimal 37 derajat Celcius. Jadi, kalau ada berita bahwa fenomena Equinox akan membuat suhu di wilayah khatulistiwa seperti Bali akan lebih panas bahkan sampai 40 derajat Celcius, itu tidak mungkin,” kata Kepala Balai Besar BMKG Wilayah III Denpasar, Wayan Suardana.

Menurut Wayan, ketika posisi matahari tepat berada di garis khatulistiwa bumi antara 20 Maret dan 21 Maret, memang bisa terjadi suhu udara lebih hangat. Namun itu tidak berarti suhu akan sampai 40 derajat Celcius.

Sementara itu, dalam penjelasannya yang diterima, Deputi Bidang Meteorologi BMKG Pusat, Dr Yunus S. Swarinoto menjelaskan, fenomena Equinox secara periodik berlangsung dua kali dalam setahun, yaitu pada tanggal 21 Maret dan 23 September.

Menurut Yunus, peningkatan suhu tak akan mencapai 40 derajat Celcius seperti isu yang beredar.

"Equinox bukan merupakan fenomena seperti gelombang panas atau heat wave yang terjadi di Afrika dan Timur Tengah yang dapat mengakibatkan peningkatan suhu udara secara besar dan bertahan lama," imbuh Yunus.

Menurut BMKG, peristiwa heat stroke (serangan panas) di India beberapa bulan lalu yang membuat suhu di sana sampai di atas 45 derajat Celcius, juga tak akan terjadi di Indonesia.

"BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak perlu mengkhawatirkan dampak dari Equinox sebagaimana disebutkan dalam isu yang berkembang," tandas Yunus.

Secara umum, jelas dia, kondisi cuaca di beberapa wilayah Indonesia cenderung kering. Beberapa tempat seperti Sumatera bagian utara mulai memasuki musim kemarau. Oleh karena itu, ada baiknya masyarakat tetap mengantisipasi kondisi cuaca yang cukup panas dengan meningkatkan daya tahan tubuh dan tetap menjaga kesehatan keluarga serta lingkungan.

Fenomena Equinox muncul karena sumbu utara-selatan bumi tidak tegak lurus terhadap garis lintasan orbit bumi terhadap matahari. Sumbu bumi yang tegak lurus terhadap garis khatulistiwa sesungguhnya miring 23,5 derajat dari lintasan orbitnya.

Karena itu, saat bumi berputar mengelilingi matahari terkadang ada daerah di belahan utara Bumi yang terpapar lebih banyak sinar Matahari daripada daerah di belahan selatan bumi.

Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Fenomena Equinox, Medan Panas Tapi Tak Ekstrem

Suhu panas Kota Medan paling maksimal adalah 37 derajat Celcius, terjadi pada Juni 2015.

NASIONAL | 21 Maret 2016

Airlangga Ingatkan Mahar Politik Buat Orang Benci Parpol

"Bagaimana mau menang kalau uang sudah habis untuk bayar mahar?"

NASIONAL | 22 Maret 2016

PPP Djan Faridz Kecam "Campur Tangan" Parmusi

"Kami sangat serius apa yang disebut dengan islah."

NASIONAL | 22 Maret 2016

Airlangga: Ketum Golkar Baru Tentukan Suara Pemilu

Saat ini, pemilih lebih melihat figur perorangan daripada parpol.

NASIONAL | 22 Maret 2016

Presiden Fokus Pemberantasan Pencucian Uang

BI dan OJK diminta bekerjasama mengawasi sektor-sektor yang rawan pencucian uang.

NASIONAL | 22 Maret 2016

Program PNPM Dinilai Sengaja Dijadikan Bancakan

Sejumlah fasilitator program eks PNPM tersangkut kasus hukum, sedangkan aset PNPM pun masih tidak jelas.

NASIONAL | 21 Maret 2016

Lagi, Politisi PDIP Kembalikan Uang Suap kepada KPK

Uang sebesar SGD 240 ribu yang dikembalikan di luar dari uang sebesar SGD 33 ribu yang disita tim penyidik saat menangkap Damayanti beberapa waktu lalu.

NASIONAL | 21 Maret 2016

Heli yang Jatuh di Poso Bukan Ditembak Jaringan Santoso

"Lokasinya bukan pada daerah yang rawan, daerah itu sudah di perkotaan dekat bandara,” kata Kapolri Jenderal Badrodin Haiti.

NASIONAL | 21 Maret 2016

Kembali, BNN Bekuk Sindikat Peredaran Narkoba di Medan

Sebanyak enam tersangka, berhasil ditangkap bersama barang bukti sebanyak 11 kilogram sabu-sabu dan 4 ribu pil ekstasi.

NASIONAL | 21 Maret 2016

TNI Berikan Penghargaan kepada 13 Prajurit Korban Heli Jatuh

Menurut Panglima TNI Gatot Nurmantyo, para prajurit tersebut gugur dalam menjalankan tugas.

NASIONAL | 21 Maret 2016


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS