Dituduh Adu Domba Polri-TNI, Iwan Klaim Tak Punya Motif
INDEX

BISNIS-27 503.122 (7.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (89.25)   |   DBX 1066.46 (9.81)   |   I-GRADE 166.255 (3.05)   |   IDX30 491.004 (8.8)   |   IDX80 129.735 (2.65)   |   IDXBUMN20 364.991 (9.26)   |   IDXG30 133.352 (2.1)   |   IDXHIDIV20 441.973 (8.53)   |   IDXQ30 143.512 (2.54)   |   IDXSMC-COM 247.38 (3.5)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (8.02)   |   IDXV30 127.096 (4)   |   INFOBANK15 976.214 (12.27)   |   Investor33 422.656 (6.59)   |   ISSI 167.54 (3)   |   JII 607.336 (12.69)   |   JII70 209.626 (4.39)   |   KOMPAS100 1162.4 (23.4)   |   LQ45 904.834 (17.52)   |   MBX 1587.29 (26.24)   |   MNC36 315.598 (5.98)   |   PEFINDO25 317.232 (4.1)   |   SMInfra18 287.626 (7.78)   |   SRI-KEHATI 361.444 (5.7)   |  

Dituduh Adu Domba Polri-TNI, Iwan Klaim Tak Punya Motif

Selasa, 14 Mei 2019 | 17:33 WIB
Oleh : HA

Bandung, Beritasatu.com - Pelaku pembuat video yang berisi ujaran kebencian Iwan Adi Sucipto, 49, telah diringkus oleh tim gabungan Kepolisian Daerah Jawa Barat dan Kepolisian Resor Cirebon, di wilayah Kuningan.

Iwan mengatakan dia tidak punya motif apapun saat mengunggah video tersebut di akun Facebook miliknya.

“Situasi pemilu sekarang membuat saya menjadi tidak terkendali, dan membuat saya terpancing,” ujarnya di Markas Polda Jabar, Selasa (14/5/2019).

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, tersangka membuat video yang dinilai provokatif dengan mengadu domba antara TNI-Polri.

“Tugas pokok TNI dan Polri itu menjaga kedaulatan negara. Berarti yang bersangkutan ada ketidak-keinginan dengan solidnya kedua institusi ini,” ujar Truno.

Tersangka membuat dan mengunggah sebuah video berdurasi 1.53 detik di akun Facebook miliknya, dengan konten berisi ujaran kebencian dan provokasi, di antaranya mengajak masyarakat untuk "tidak takut dengan ancaman Kapolri".

Unggahan itu diunggah sebanyak tiga kali di akun yang sama.

“Selain itu, ada kalimat-kalimat yang memprovokasi untuk membenturkan intitusi TNI dengan Polri,” ungkap Truno.

Akibat aksinya, tersangka dijerat Pasal 45a ayat (2) jo Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta Pasal 14 ayat (1) Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Dirinya terancam hukuman penjara maksimal enam tahun.

Truno mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi atau berita-berita yang beredar. Pihaknya juga meminta supaya warga tidak membuat berita hoax yang tujuannya untuk memprovokasi.

“Kita baru melalui pesta demokrasi yang diselenggarakan sesuai undang-undang. Sekarang mari kita kembali ke kehidupan sosial seperti sebelumnya,” seru Truno.

Iwan, warga Blok Kolem, Kelurahan Watubelah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, ditangkap Senin (13/5/2019) kemarin dan kasusnya dilimpahkan ke Polda Jawa Barat.

Saat pemeriksaan di Polres Cirebon, dia diberikan 30 pertanyaan seputar video yang dibuatnya hingga menjadi viral dan bermasalah dengan hukum. Kasatreskrim Polres Cirebon AKP Kartono Gumilar mengatakan pemeriksaan IAS berlangsung selama 4 jam, ditambah keterangan lima saksi.



Sumber:RRI


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Ratna Sebut Publik Figur Boleh Bohong

Ratna menyatakan bahwa figur publik boleh melakukan kebohongan.

NASIONAL | 14 Mei 2019

Jika Diajak People Power, Pakar: Tolak Saja

Masyarakat diimbau untuk menolak jika diajak untuk mengikuti gerakan "people power" atau pengerahan kekuatan massa.

NASIONAL | 14 Mei 2019

Ratna Dinilai Tidak Konsisten Berikan Keterangan

Ratna Sarumpaet dianggap tidak konsisten dalam memberikan keterangan dalam persidangan.

NASIONAL | 14 Mei 2019

Polisi Jadwalkan Pemanggilan Kedua Permadi dan Lieus

Penyidik Badan Reserse Kriminal menjadwalkan pemanggilan kedua untuk politisi Permadi serta aktivis Lieus Sungkharisma pada Jumat (17/5/2019).

NASIONAL | 14 Mei 2019

Ramadan Bulan untuk Kuatkan Daya Rekat Persaudaraan

Makna jihad adalah memperjuangkan nilai Islam berupa perdamaian, kesejahteraan, dan keadilan.

NASIONAL | 14 Mei 2019

Permadi Akan Penuhi Panggilan Polisi

Permadi mengatakan akan memenuhi panggilan pertama pemeriksaan Polda Metro Jaya sebagai saksi terkait dugaan tindakan makar pada Rabu (15/5/2019).

NASIONAL | 14 Mei 2019

Pembangunan Jembatan di Nduga Tak Terganggu Kontak Tembak

Kontak tembak antara TNI dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB), tidak mempengaruhi pembangunan jembatan di Kabupaten Nduga.

NASIONAL | 14 Mei 2019

Rumah Murah Amindotek Group di Serang Sudah Terbangun 185 Unit

Pihaknya akan membangun 800 unit rumah di Serang.

NASIONAL | 14 Mei 2019

Rano Karno Melenggang, Miing Gagal ke Senayan

Miing dikepung oleh sejumlah caleg yang mumpuni atau memiliki modal sosial serta modal finansial yang cukup besar.

NASIONAL | 14 Mei 2019

Pemprov Sulteng Jamin Ketersediaan Armada Angkutan Lebaran

Meski terjadi peningkatan arus mudik Lebaran, namun jumlah armada yang ada masih mampu mengatasi lonjakan arus mudik di Sulawesi Tengah.

NASIONAL | 14 Mei 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS