Firli Akui Bertemu TGB di Lapangan Tenis
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Firli Akui Bertemu TGB di Lapangan Tenis

Kamis, 12 September 2019 | 23:41 WIB
Oleh : Robertus Wardi / HA

Jakarta, Beritasatu.com - Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Irjen Firli Bahuri mengakui pernah bertemu dengan mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB).

Namun menurutnya, pertemuan yang terjadi di lapangan tenis itu tidak membicarakan soal kasus.

"Tidak ada pembicaraan kasus. Itu kebetulan saat kami bermain tenis, bapak Gubenur datang. Saya tidak bisa menghidar karena gubenur yang datang," kata Firli dalam uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III, gedung DPR, Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Ia menjelaskan pertemuan itu dilakukan tanggal 13 Mei 2018. Pada tanggal 6 Agustus 2018, KPK mengekspos perkara terhadap TGB terkait penyertaan modal di PT Newmont. Jika dirinya membicarakan kasus, tentu ekspos perkara terhadap TGB tidak dilakukan. Namun nyatanya tetap dijalankan.

"Tidak ada efeknya dengan pertemuan saya karena memang bukan bicara kasus. Saya hadir dalam ekspos kasus pak TGB. Saat itu saya sampaikan silakan pimpinan putuskan," jelas Filri yang saat ini menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan.

Dia menegaskan hasil ekspos perkara adalah meminta audit ke Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Namun BPKP menyarankan agar minta audit ke Badan Pemeriksa Keuangan karena BPK pernah mengaudit perusahan tersebut.

Dia mengemukakan karena pertemuannya dengan TGB dia telah dipanggil oleh lima pimpinan KPK. Hasilnya, pimpinan KPK tidak memberikan sanksi pelanggaran etik kepadanya.

"Saya sendiri menghadapi lima pimpinan tidak ada satu pun pimpinan mengatakan saya melanggar. Saya diperingatkan, iya," ungkap Firli.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Jika Terpilih, Firli Ingin Bentuk Perwakilan KPK di Daerah

Perwakilan itu penting karena Indonesia sangat luas.

NASIONAL | 12 September 2019

Pengusaha di Surabaya Keluhkan Efektifitas Tol Laut ke Papua

Tarif pengapalan barang untuk tujuan Papua dinilai masih sangat tinggi.

NASIONAL | 12 September 2019

Revisi UU KPK, Saut Tantang Pemerintah dan DPR Perang Data

KPK siap beradu pustaka, dan beradu naskah akademik.

NASIONAL | 12 September 2019

Mantan Deputi IV Kempora Dihukum 4,5 Tahun Penjara

Putusan terhadap Mulyana lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum KPK yaitu 7 tahun penjara.

NASIONAL | 12 September 2019

Laode Syarif Pertanyakan Kegentingan yang Buat Revisi UU KPK Dikebut

Dalam Rapat Paripurna, Kamis (5/9/2019) pendapat seluruh fraksi tidak terbuka dan hanya disampaikan secara tertulis.

NASIONAL | 12 September 2019

Kapolda Papua Pastikan Kondisi Jayapura Aman

Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf A. Rodja memastikan keadaan di Jayapura sudah kembali kondusif pascarusuh yang terjadi pada 29 Agustus 2019 lalu.

NASIONAL | 12 September 2019

Audisi PB Djarum, Moeldoko: Tak Ada Eksploitasi Anak

Menurut Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, yang ada justru eksplorasi anak melalui latihan agar menjadi atlet bulu tangkis profesional.

NASIONAL | 12 September 2019

Ekonomi Sirkular Jadi Kunci Keberhasilan Pengelolaan Sampah

Metode ekonomi sirkular bisa memungkinkan sampah kemasan memiliki daya guna dan nilai ekonomis.

NASIONAL | 12 September 2019

Puluhan Rumah Rusak Dihantam Angin Puting Beliung

Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, petugas BPBD langsung turun ke lokasi kejadian.

NASIONAL | 12 September 2019

Kapitra Ampera Minta KPK Tak Bunuh Karakter Orang

Minta klarifikasi Saut Situmorang soal dugaan pelanggaran etik berat mantan Deputi Penindakan KPK, Firli Bahuri.

NASIONAL | 12 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS