Masinton Kecam Pimpinan KPK yang "Lempar Bola" ke Presiden
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Masinton Kecam Pimpinan KPK yang "Lempar Bola" ke Presiden

Sabtu, 14 September 2019 | 03:48 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / HA

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu mempertanyakan tindakan sejumlah komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tiba-tiba membuat pernyataan menyerahkan mandat dan nasibnya kepada Presiden Joko Widodo, Jumat (13/9//2019).

Bagi Masinton, pernyataan itu sebenarnya membuktikan kegagalan para pimpinan KPK, ketidakmampuan memimpin institusi antikorupsi yang dibentuk oleh pemerintah dan DPR itu.

"Mereka kan disumpah, ini termasuk dalam kategori pelanggaran sumpah jabatan. Karena ini mundurnya tidak lazim," kata Masinton.

Dia lalu menyoroti Komisioner Saut Situmorang yang mengundurkan diri hanya beberapa jam setelah lima komisioner baru terpilih di DPR. Setelah itu, dua komisioner lainnya yaitu Ketua Agus Rahardjo dan Wakil Ketua Laode Syarif menyerahkan mandat sembari menunggu arahan dari presiden.

Masinton menilai manuver pimpinan KPK itu adalah tekanan baru kepada Presiden Jokowi atas kegagalan mereka sendiri. Kegagalan sejumlah oknum pimpinan KPK itu adalah mengelola sistem dan mengatur kelembagaan KPK berikut sumber daya manusianya.

"Sekarang mereka melempar bola ke presiden dengan alasan diserang sana-sini. Di mana serangannya? Karena ada revisi UU KPK? Apa yang salah dengan revisi? Mereka membangun narasi, seakan-akan revisi ini akan menghancurkan pemberantasan korupsi, kan nggak benar," kata Masinton.

"Revisi ini kan untuk mengatur, dan ini kan bukan tiba-tiba. Presiden juga bukan pengusul revisi. Presiden hanya merespons usulan dari DPR. Dan yang sudah diusulkan lama di DPR, itu pun terbatas. Revisi itu juga sudah menyampaikan poin-poinnya yang dijadikan deal pemerintah ke DPR. Jadi bagi kami, ini ada upaya kekacauan yang coba mereka ciptakan dalam agenda pemberantasan korupsi itu sendiri," beber Masinton.

Sebelumnya, Agus Rahardjo menyerahkan mandat pengelolaan lembaga antirasuah itu ke Presiden Joko Widodo.

"Oleh karena itu setelah kami mempertimbangkan situasi yang semakin genting, maka kami pimpinan sebagai penanggung jawab KPK dengan berat hati, kami menyerahkan tanggung jawab pengelolaan KPK ke Bapak Presiden," kata Ketua KPK Agus Rahardjo dalam konferensi pers, Jumat (13/8/2019).

Agus mengatakan, pimpinan KPK menunggu tanggapan Presiden apakah mereka masih dipercaya memimpin KPK hingga akhir Desember atau tidak.

"Mudah-mudahan kami diajak Bapak Presiden untuk menjawab kegelisahan ini. Jadi demikian yang kami sampaikan semoga bapak Presiden segera mengambil langkah penyelamatan," katanya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Saut Situmorang: Saya Bukan Kembali, tetapi Berkunjung

Saut menegaskan, kehadirannya ini bukan karena dirinya kembali lagi sebagai Wakil Ketua KPK.

NASIONAL | 14 September 2019

Agus Raharjo: KPK Seperti Dikepung

Agus mempertanyakan kenapa KPK tidak dilibatkan dalam pembahasan revisi UU no. 30/2002.

NASIONAL | 14 September 2019

Padukan Kebudayaan dan Alam, Festival Jatiluwih Siap Digelar

Terdapat beberapa rangkaian dalam Festival Jatiluwih 2019 yang memadukan kebudayaan dan kesenian tradisional.

NASIONAL | 13 September 2019

Pemkot Balikpapan Klaim Unggul Sebagai Ibu Kota Negara Baru

Pemkot Balikpapan mengklaim memiliki keunggulan dalam kriteria pemindahan ibu kota negara sebanyak 75 persen.

NASIONAL | 13 September 2019

Dapat KPU Award, Ketua KPU Kenang Pengaruh Habibie dalam Pemilu

Penghargaan ini diberikan karena peran BJ Habibie pada pemilu pertama era reformasi tahun 1999.

NASIONAL | 11 September 2019

"Riset, Riset, Riset!" Kata Inilah Jantung dari Universitas

Diakui atau tidak, aktivitas riset sangat penting dalam perkembangan kehidupan dan peradaban manusia

NASIONAL | 13 September 2019

Tokoh Pers Kaji Kesiapan Kaltim Sebagai Ibu Kota Baru

Kepadatan Jakarta menduduki peringkat 9 di dunia.

NASIONAL | 13 September 2019

TP4 Kejaksaan Efektif Cegah Korupsi

TP4 merupakan salah satu cara preventif yang dianggap lebih berhasil ketimbang menggunakan cara-cara represif.

NASIONAL | 11 September 2019

Pemerintah Dorong Revisi UU Otsus Papua

pemerintah akan mendorong revisi UU 21/2001 masuk program legislasi nasional tahun 2020

NASIONAL | 12 September 2019

OTT KPK Membuat Investor Takut Masuk Indonesia

Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang biasa dilakukan oleh KPK membuat takut investor, baik itu investor dalam maupun luar negeri.

NASIONAL | 12 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS