Ini Saran LIPI untuk Kenali dan Waspadai Serangan Tawon
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-6.35)   |   COMPOSITE 5059.22 (-59.86)   |   DBX 933.73 (-7.01)   |   I-GRADE 135.366 (-2.1)   |   IDX30 427.201 (-7.13)   |   IDX80 111.513 (-1.85)   |   IDXBUMN20 284.629 (-6.37)   |   IDXG30 118.405 (-1.6)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-6.43)   |   IDXQ30 125.347 (-2.16)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-2.56)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-4.83)   |   IDXV30 105.043 (-1.69)   |   INFOBANK15 803.622 (-8.33)   |   Investor33 371.182 (-4.92)   |   ISSI 148.056 (-1.95)   |   JII 539.107 (-10.07)   |   JII70 182.679 (-3.16)   |   KOMPAS100 996.599 (-14.96)   |   LQ45 780.316 (-12.34)   |   MBX 1404.61 (-17.5)   |   MNC36 278.843 (-3.77)   |   PEFINDO25 265.576 (-5.11)   |   SMInfra18 242.356 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-3.93)   |  

Ini Saran LIPI untuk Kenali dan Waspadai Serangan Tawon

Jumat, 6 Desember 2019 | 01:00 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / HA

Bogor, Beritasatu.com - Serangan tawon di sejumlah daerah Jawa Tengah seperti Klaten hingga menelan korban jiwa diharapkan ke depan tidak terjadi lagi. Masyarakat pun perlu mengenali sifat tawon, potensi sengatan dan tanda-tanda terganggunya habitat tawon di lingkungan.

Peneliti tawon di Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Hari Nugroho, mengatakan tawon (vespidae) merupakan predator atau pemangsa alami larva lepidoptera dan coleoptera. Tawon jenis vespidae ini ada sembilan jenis di Indonesia. Serangan tawon yang terjadi di Klaten merupakan jenis vespa affinis yang tergolong ganas sengatannya.

"Tawon ini aktif sepanjang hari atau diurnal. Pada siang hari meninggalkan sarang untuk mencari makan," kata Hari di Pusat Penelitian Biologi LIPI, Cibinong, Bogor, Kamis (5/12/2019).

Hari menambahkan, tawon jenis ini sangat agresif jika dalam kondisi terganggu. Oleh karena itu jika akan dilakukan pemindahan dan pemusnahan sarang lebih baik dilakukan di malam hari atau kalau siang hari dilakukan dalam kondisi mendung atau hujan.

"Hanya tawon betina yang punya bisa untuk menyengat karena memiliki zat feromon atau zat untuk menyerang," ucapnya.

Hal lain yang perlu diketahui masyarakat, ratu tawon bisa saja menelorkan tawon tanpa kawin.

Terganggunya habitat atau lingkungan tempat sarang tawon membuat ketidakseimbangan ekosistem hingga tawon membuat sarang di sekitar permukiman.

Selain itu, tawon jenis affinis ini bisa menjadi berkembang biak dengan pesat ketika ada banyak sumber pakan, kenaikan temperatur suhu yang semakin panas dan ketidakseimbangan rantai makanan di alam.

"Tawon vespa affinis ini selain memakan larva kupu-kupu, juga bisa makan sisa-sisa daging atau ayam serta buah busuk yang sudah terfermentasi di tempat sampah yang terbuka," paparnya.

Serangan tawon affinisumumnya terjadi di awal musim hujan seperti bulan November. Beberapa laporan kasus serangan banyak masuk di bulan tersebut.

Masyarakat harus waspada jika melihat ada sarang tawon di dalam plafon rumah, lingkungan sekitar atau di bangunan tertentu, lanjutnya. Jika sarang masih kecil seukuran buah mangga bisa dimusnahkan sendiri dengan cairan insektisida. Sisa sarang pun harus benar-benar dibersihkan dengan cairan menyengat seperti minyak tanah dan solar.

Jika tidak, tawon betina atau ratu tawon bisa saja kembali membuat sarang di tempat yang sama.

Namun jika ditemukan sarang tawon berukuran besar, masyarakat diminta melaporkan ke petugas yang sudah dibekali keahlian khusus untuk melakukan pemindahan atau pemusnahan.

"Saat mengalami serangan tawon affinis ini sebaiknya segera mendapatkan pertolongan medis," imbuhnya.

Petugas medis juga perlu lebih cermat karena durasi pascaserangan di dalam tubuh bisa terjadi lebih dari 24 jam.

"Kadang diberi obat dan disuruh pulang dari perawatan medis karena kondisi dinyatakan normal, tapi ketika di rumah akhirnya nyawanya tidak tertolong karena tingkat alerginya bisa jadi masih ada," paparnya.

Selain di Klaten, serangan tawon juga dilaporkan terjadi di Boyolali, Karanganyar, Sukoharjo, Demak, Semarang, Pemalang, Tegal, Kudus dan Garut.

Menurut data Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Klaten, selama kurun waktu 2017 hingga November 2019 sudah ada 10 korban meninggal sedangkan jumlah korban yang dirawat di rumah sakit akibat sengatan tawon affinislebih dari 250 orang.

Dosis kecil dari sengatan satu atau dua ekor tawon mungkin hanya akan menimbulkan reaksi alergi lokal dengan gejala bengkak, rasa sakit, gatal. Jika tawon yang menyengat berjumlah banyak, maka bisa menyebabkan anafilaksis (reaksi alergi berat), cedera ginjal akut (acute kidney injury), rhabdomyolysis, gagal ginjal serta kegagalan multi organ lainnya.

"Apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat akan mengakibatkan kematian," kata Hari.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Percepatan Ekonomi Sirkular Butuh Kerja Sama Berbagai Pihak

Konsep Packaging Recovery Orgnization (PRO) masih menghadapi sejumlah tantangan di Indonesia.

NASIONAL | 5 Desember 2019

MPR Apresiasi Digelarnya Forum Social Democracy Asia di Jakarta

Pertemuan kaukus anggota parlemen dari berbagai negara Asia dan beberapa negara Eropa menghasilkan keputusan merespons isu-isu strategis yang dihadapi dunia.

NASIONAL | 5 Desember 2019

Pro-Kontra UU KPK, BEM Trisakti Dukung Penyelesaian Secara Konstitusional

BEM Trisaksi dukung perubahan UU KPK melalui jalur konstitusional.

NASIONAL | 5 Desember 2019

Skandal Dirut Garuda, Polri Serahkan ke Bea Cukai

Meski ada unsur kerugian negara, menurut polisi hal tersebut masih ranah bea cukai.

NASIONAL | 5 Desember 2019

Bikin Terobosan, Taspen Raih Penghargaan Public Relations Strategy of The Year

Taspen meraih penghargaan ini karena dinilai memenuhi kriteria teknik dan konsep marketing dan publikasi yang efektif sehingga informasi layanan yang dimiliki Taspen dapat diterima oleh seluruh peserta.

NASIONAL | 5 Desember 2019

Penyelundupan di Garuda, Erick Minta Direksi yang Terlibat Mundur

Dalam kesempatan yang sama, Erick memutuskan memberhentikan Dirut Garuda Indonesia, Ari Ashkara.

NASIONAL | 5 Desember 2019

Delapan Tahanan Kabur dari Polsek Pangkalan Kerinci Ditangkap

Mereka sebelumnya melarikan diri dengan cara menjebol tembok rutan Polres pada Jumat (29/11/2019) pukul 03.00 dini hari.

NASIONAL | 5 Desember 2019

KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Lampung Utara

Tak hanya Agung, KPK juga memperpanjang masa penahanan tersangka lainnya kasus ini, yakni Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara, Syahbuddin.

NASIONAL | 5 Desember 2019

Bekal Pemimpin Benahi Isu Pengelolaan Sumber Daya Alam

SDA merupakan sektor strategis yang menjadi modal utama pembangunan sekaligus satu penopang perekonomian.

NASIONAL | 5 Desember 2019

BPPT Siapkan Penghargaan Bagi Inovator

BPPT menyiapkan penghargaan khusus bagi inovator yang bermanfaat besar bagi masyarakat.

NASIONAL | 5 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS