Spesimen Satu Pasien Uji Covid-19 di RSUD Medan Hilang
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Spesimen Satu Pasien Uji Covid-19 di RSUD Medan Hilang

Kamis, 28 Mei 2020 | 19:58 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / HA

Medan, Beritasatu.com - Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) mengungkap dugaan hilangnya spesimen untuk swab test pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pirngadi Medan.

Kepala Ombudsman Sumut Abyadi Siregar mengatakan sampel yang hilang itu diambil dari seorang pasien anak berusia 12 tahun pada 8 Mei 2020. Namun, sampai dua pekan kemudian, hasil pemeriksaan belum keluar.

"Kita mengetahui masalah ini setelah mendapatkan laporan dari orang tua si anak. Atas dasar laporan itu, kami melakukan penelusuran dan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk dengan pihak laboratorium RS USU dan pihak RS Pirngadi Medan," ujar Abyadi, Kamis (28/5/2020).

Abyadi mengungkapkan pihaknya telah melakukan penelusuran dan menerima keterangan bahwa sampel atau spesimen anak itu ternyata hilang.

Oleh karena itu, pengambilan spesimen kembali dilakukan pada 27 Mei 2020. Sampai hari ini, hasil uji swab atau sampel jaringan saluran pernapasan belum keluar.

Anak itu sudah dirawat sejak 4 Mei dan meskipun sudah menunjukkan kepulihan tetapi belum bisa pulang karena hasil uji swab belum keluar.

"Saya kaget mendengar informasi bahwa spesimen atau sampel untuk swab test anak itu hilang. Mereka tidak mengetahui sampelnya di mana. Ini merupakan koreksi buat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang harus diperbaiki," ungkapnya.

Abyadi menduga kasus sampel yang hilang ini tidak terjadi pada satu orang saja. Kinerja buruk seperti ini bila tidak diperbaiki justru akan merugikan masyarakat, keluarga dari pasien terkait Covid-19 tersebut.

Dia menambahkan ada 30 laporan masyarakat yang masuk ke Ombudsman Sumut, tetapi tidak merinci lebih jauh.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, Aris Yudhariansyah mengatakan, hilangnya spesimen bisa terjadi karena menumpuknya spesimen yang masuk secara bersamaan sampai menjelang Lebaran kemarin.

"Bila hilang kan bisa dilakukan uji swab ulang. Sampel yang masuk sangat banyak, dan untuk pemeriksaannya di laboratorium pun terpaksa antre," sebutnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemkot Semarang Genjot Tes Massal Sambut New Normal

Tes massal Covid-19 digelar di pusat perbelanjaan dan keramaian.

NASIONAL | 28 Mei 2020

Anggaran Kesehatan Rp 75 Triliun Diyakini Terserap Optimal

Anggaran sebesar Rp 75 triliun itu untuk penanganan dan pengendalian Covid-19.

NASIONAL | 28 Mei 2020

Sebelum Buka Kembali Sekolah, MPR Minta Kemdibud Konsultasi ke IDI dan Pakar

Sebelum mulai membuka kegiatan belajar-mengajar, pemerintah harus melakukan sosialisasi serta simulasi penerapan protokol kesehatan di lingkungan sekolah.

NASIONAL | 28 Mei 2020

Eks Komisioner KPU Juga Didakwa Terima Rp 500 Juta

Wahyu Setiawan didakwa menerima uang Rp 500 juta terkait proses seleksi calon anggota KPUD Papua Barat.

NASIONAL | 28 Mei 2020

Tiga Hari Arus Balik ke Jakarta Turun 69 Persen Dibanding 2019

Jasa Marga mencatat volume arus balik ke Jakarta pada 25-27 Mei 2020 turun 69 persen, dibandingkan dengan lalin periode yang sama di Lebaran 2019.

NASIONAL | 28 Mei 2020

Duel ala Gladiator, Dua Pemuda Tewas

Pertarungan maut dua pria menyerupai duel maut gladiator berakhir dengan kematian.

NASIONAL | 28 Mei 2020

Kapolri Keluarkan Surat Telegram Penerapan New Normal

Polri tetap mengedepankan upaya persuasif kepada warga selama new normal, namun bagi yang melanggar atau melawan petugas dapat dikenai sanksi pidana.

NASIONAL | 28 Mei 2020

PT PPI Terapkan Protokol Normal Baru dalam Jalankan Bisnis

Untuk menunjukkan kesiapan perusahaan menjalankan tatanan normal baru atau new normal, PT PPI telah merilis Pedoman Tata Laksana Protokol.

NASIONAL | 28 Mei 2020

Pemerintah Tetapkan Tahun Ajaran Baru Mulai Juli

Pemerintah memastikan tahun ajaran baru 2020/2021 tetap sesuai dengan kalender akademik pendidikan, yakni sekitar pertengahan Juli 2020.

NASIONAL | 28 Mei 2020

700 Anggota Polres Metro Depok Jalani Rapid Test

Tak hanya para anggota, seluruh perwira dan petinggi polres juga mengikuti rapid test.

NASIONAL | 28 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS